You Now Here »

Ternyata, Politik Lebih Cair Dari Yang Kita Yakini  (Read 64 times - 48 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,026
  • Poin: 21.102
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Ternyata, Politik Lebih Cair Dari Yang Kita Yakini
« on: November 10, 2019, 09:04:03 PM »




FAUZi:
Secair apapun tetapi merangkul partai yang induknya sudah dilarang di banyak negara karena diaktegorikan sebagai organisasi teroris adalah hal yang sangat hina

Secair apapun tetapi mendukung manusia yang sudah terbukti gagal dan hanya menghancurkan peradaban yang telah dibangun dengan susah payah oleh pendahulunya adalah hal yang sangat hina, itu saja sih

NoBiTa のび太 ™️ ✅:
Setuju sob... berteman juga harus ada batasnya.

NoBiTa のび太 ™️ ✅:
Manusia bisa berubah... yg sekarang baik suatu ketika bisa berubah jadi tidak baik. yang sekarang tidak baik suatu ketika bisa berubah jadi baik.

Dukung orang yg baik, tapi jangan idolakan yg suatu waktu bisa berubah.

waterlemorange:
parameternya utk mengetahui "yg suatu waktu bisa berubah" itu gimana maksutnya?
thanks? ???

NoBiTa のび太 ™️ ✅:
Yang aku pahami, ????mudahnya : Semua ciptaan yg fana (tidak kekal) itu pasti berubah, satu2nya yang tidak berubah hanya Sang Maha Pencipta sendiri.

Secara Fisika : Sesuai dengan Hukum Kedua Termodinamika menyatakan bahwa pada kondisi normal semua sistem yang dibiarkan tanpa gangguan cenderung menjadi tak teratur, terurai, rusak sejalan dengan waktu. Hukum ini juga dikenal sebagai “Hukum Entropi”. Misal : Es dibiarkan akan mencair. Taman dibiarkan akan semakin acak2an. Semua benda menjadi rusak & mati. Tidak ada satupun hal di dunia ini yg jika dibiarkan tanpa energi dari luar akan menjadi semakin teratur dan baik.

Secara filsafat : ribet sob... Cari tahu / google saja tentang Herakleitos (filsuf Yunani kuno)yg mengatakan "Segala sesuatu berubah, tidak ada yang tinggal tetap. Satu-satunya yang tetap hanyalah perubahan itu sendiri.

Yang aku tahu seperti itu ??? ????? Salam kenal ya ... CMIIW

Budi Aksana:
Gw setuju dg tulisan Cak Alif kali ini....
Memang begitulah seharusnya dari dulu, tdk perlu terlampau fanatik mengidolakan satu dua orang tokoh atau golongan__siapapun ( even itu Pak Jokowi atau Ahok sekalipun, bagi saya pribadi ).

Sangat disayangkan beberapa waktu lalu masyarakat sempat seolah terbelah karena fanatisme yang over, bahkan sampai level teman2 satu alumni, famili, suami-istri, kakak-adik, serta sanak saudara  Sekarang tinggal duduk manis aja melihat semuanya__anggap saja nonton film, buat hiburan.

Imajinasi liar gw, mungkinkah ini salah 1 "cara" utk memberikan pembelajaran kepada kita semua spy hal-hal tersebut ( dan udh diulas oleh Cak Alif ) tersebut tidak terulang lagi ?

Tony Gede:
Yang beginian rasanya udah saya bilang dari lama tuh.

TMP2:
Yg penting adalah tetap terus menjaga kesehatan jasmani dan rohani supaya tetap waras.

Amani Hotbaen:
Iyalah!.

Citra Putri:
Politik itu bukan makanan orang yang punya agama, karena dia bukan bagian dari agama. Agama mengajarkan kebaikan, mempunyai sifat kasih sayang dan tahu diri (punya rasa malu)
Pollitik adalah kejahatan itu sendiri, namun dibungkus dengan kata yg santun. Walaupun didalamnya cuma berujung untuk menguasai dan berbagi kekuasaan untuk memperkaya diri ataupun golongannya.
Politik itu penjahat yang punya legalitas dan bungkus terhormat, tapi isinya bajingan !!!

Simon Yap:
Mungkin politiknya dah kecampur tinner dari sang gabener x cak alif......waakkakakaka

rico:
Jangan lupa ngopi gus alif...hehe

Bersih bersih:
Politik memang mengharuskan perilaku merasa paling benar dan upaya merebut kekuasaan, karena pemikiran dasar partai politik adalah harus jadi pemenang sehingga program miliknya yg paling manjur dapat diimplementasikan utk kesejahteraan masyarakat. Kalau nanti terbukti program tsb bukan yg terbaik ya diperbaiki, oleh penguasa. Yg bukan penguasa ya silakan saja kritik dan teriak, tetapi mengganti program tetap haknya penguasa.
Tanpa menyadari ini mau ikut2an main politik, apalagi mencampurkan politik dg aspek lain kehidupan: agama, moral, adab, ekonomi, dll. apalagi suami istri pasang badan membela jagoan masing2 ya bubar jalan. Lalu mengapa situasi ini yg terjadi di Indonesia, karena politik dan politikusnya sangat liar - betul, liar bukan cair.
Tujuan akhir dari merasa benar dan harus berkuasa itu - untuk kesejahteraan masyarakat - yg pada akhirnya sering atau sengaja dilupakan, karena pepatah orang tua: absolute power corrupts absolutely!
Setelah mereka (termasuk yg kita dukung!) diberi kekuasaan biasanya malah jadi korup.
Makanya dukung saja kebenaran (program), supaya cukup akurat harus punya info yg cukup lengkap, dan alat ukurnya cukup hati nurani.
Jadi kalau ada yg bisa memahami anggaran aibon 82M - liar dia!
Ada yg kasih panggung sama orang ini - liar dia!
Ada yg mencampur-adukkan politik dan agama - liar dia!
Ada yg mencampur-adukkan politik dg primordialisme - liar dia!
Dst. Dst.
Gitu aja.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ternyata, Politik Lebih Cair Dari Yang Kita Yakini yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/ternyata-politik-lebih-cair-dari-yang-kita-yakini-FTsw9woQRY

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: