You Now Here »

Sikap MUI Adalah Jawaban Kenapa Wisata Halal Tidak Cocok Di Daerah Mayoritas Kafir  (Read 115 times - 58 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,006
  • Poin: 21.082
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




dogol-forester:
Mba Jemima menunggu puluhan jawaban dan bahkan ribuan jawaban . Sampai matahari terbenam dilumpur pertanyaan itu tidak akan pernah terjawab.
Biarkan saja sesuka hati mereka berkata dan berbuat sesuai keyakinan mereka karena ya itulah mereka, seharusnya kita berdoa saja utk mereka.
Hanya ada satu mahluk di bumi ini yg bisa menjawab dengan tuntas mengapa mereka seperti itu.
Siapa dia ??? ????
coba ketik di mbah google dengan huruf "CP".

Ariki Al:
masyaAlloh,bukti penting nya rezeki sertifikasi halal!Aamin...

Martabak Sweet:
"Kira-kira bisakah Wishnutama Kusubandio selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dan Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada Kabinet Indonesia Maju merealisasikan usulan saya ini???"

Sabar Bu. Kapasitas Wishnutama cuma sebagai EO management ASIAN GAMES, yang memanage sub contractor EO EO.

Martabak Sweet:
"Tragisnya, MUI Pusat menyambut baik imbauan MUI Jatim tadi. MUI menilai, dengan imbauan tersebut, umat Islam menjadi tercerahkan mengenai bagaimana harus bersikap."

Makanya buat saya, Indonesia memiliki Presiden, tapi tidak punya wakil presiden. Menolak kriminal dan bajingan kemanusiaan dan bajingan kebangsaan sebagai wakil presiden.

Martabak Sweet:
"Lebih baik “kalian” pakai waktu dan tenaga untuk menolong saudara sebangsamu sendiri yang saat ini sedang menangis menghiba-hiba tak bisa mendapatkan kebutuhan utamanya mendekatkan diri pada Tuhan karena dihalangi dengan berbagai cara sehingga tak bisa beribadah dengan leluasa di negaranya sendiri."

Logika "mereka", ributlah tentang palestina israel yang dua dunya sama sama punya salah atau diluar negeri apa deh, dari pada ribut tentang TKW Indonesia, dianiaya di Arab Saudi, Malaysia, atau di sandera di Filipina, atau anak yatim di Indonesia.

Martabak Sweet:
"Daripada “kalian” merengek memaksa wisata halal di daerah mayoritas Non Muslim, sementara “kalian” sendiri sudah tahu bahwa berwisata itu cuma kebutuhan tambahan alias kebutuhan mewah. "

Make sense, kebutuhan mewah.
"Merengek" ini kan tabiat islamiah yang selalu ditunjukkan. Selalu merasa kurang padahal sudah jadi anak emas. Minta jatah wakil menteri, jatah ini, jatah itu, jatah pemakaian jalan untuk sholat. Ngemis di jalan raya minta (maksa minta) sumbangan.

Bu Jemima bisa kesal juga ya ternyata.

Martabak Sweet:
""Oleh karena itu, kalau ada orang Islam dan orang yang beriman kepada Allah berdoa dan meminta pertolongan kepada selain Allah SWT, maka murka Tuhan pasti akan menimpa diri mereka. Oleh karena itu, seorang muslim dalam berdoa jangan meminta tolong kepada selain Allah dan atau kepada Tuhan dari agama lain. Apalagi UUD 1945 pasal 29 ayat telah menjamin kita untuk beribadah dan berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan yang kita anut," kata Anwar."

MUI berkata kalau "tuhan"nya islam beda dengan Tuhan Agama lainnya. Pantes paling anarkis dan miring mungkin agamanya? Beda dengan yang adem ayem?

si memble:
Buat jeng penulis ga usah galau, karena semua pasti dibuka jalannya oleh Yang Kuasa.
Sebelum abad ke 4, umat nasrani diburu dan diumpankan kpd hewan buas dalam sirkus bangsa romawi, tapi skrg malah jadi besar.
God works in mysterious ways, all you need is your faith.

violet lavender:
Harusnya wisata halal adanya di Lombok, jadi wisatawan yg mau ke pantai dengan bikini perginya ke bali, sedangkan wisatawan yg mau ke pantai pakai abaya dan cadar trus dipisah antara laki dan perempuan silakan ke lombok.



wisata danau toba itu wisata umum gak usah pake embel2 halal, ramah tuk muslim, dan sejenisnya. tapi kalau ngotot juga pengen wisata di danau, carilah danau di sumatera yg mayoritas penduduknya muslim, kelola wisatanya, saingin danau toba.


masa sesimpel ini menteri pariwisata gak kreatif banget sih.....

salam tepok jidat

si memble:
Yup, di negri dgn umat muslim terbesar, masih adakah tempat yg ga muslim frienly? ????

Albert Adlyn:
kalo sudah mabok agama jadi begitulah, merasa dirinya paling benar dan yg lain salah
pemahaman yg cetek bahwa Tuhan beragama Islam wkwwkkwkwwk
dunia begitu luas dengan berbagai perbedaannya, Tuhan aja dikotak kotak-in apalagi dengan manusia hhehe

Demon In You:
Kalo saya simpel aja, ada yang salah dalam proses berpikir seperti itu. Hukum utamanya selalu salam hingga diujung langit. "Perlakukanlah orang lain seperti kamu ingin diperlakukan oleh orang lain" hukum umum yang utama. Apakah MUI, kita dan yang lain sudah seperti itu?. Kalo belum berarti hanya mau menang sendiri.
Seseorang yang selalu defensif mungkin akan melakukan tindakan ofensif jika terus diperlakukan dengan tidak adil, dan upaya ofensif dari orang yang berpikir jernih jauh lebih berbahaya.

Berbahagialah orang yang bisa berpikir jernih.

rashid netz:
Wujud murka Allah itu salah satunya adl hasil kerja si gabener.

DC:
Ingat saja, problematika anggur wine dimasukkan ke dalam kategori miras walaupun kadar alkohol anggur terlalu rendah, namun karena dianggap maksiat tetap dikatakan miras. Anggur wine adalah esensi, sangat penting di dalam tradisi dan kepercayaan agama Nasrani sebagai pengingat pengorbanan Yesus di kayu salib. Gereja yang tidak memiliki donor sebesar di Jawa terutama di Jakarta tidak bisa membeli anggur wine untuk beribadah karena harga yang terlalu mahal. Padahal banyak umat muslim mengkonsumsi makanan Jepang di mana mirin (rice wine) adalah bahan baku utama masakan Jepang namun tidak pernah dipermasalahkan.

Dengan pengetahuan ini, saya presumsikan banyak tradisi dan ritual agama non muslim lainnya yang harus dihapus demi toleransi. Jika ini adalah kejadian normal, masihkah ini kurang untuk memenuhi ekspektasi? Apakah kalau sudah menghapuskan tradisi agama non - muslim secara menyeluruh, maka baru bisa diterima?

cak yadi:
Kadar alkohol bir = 5%, wine = 12%, wiski = 40%
Kadar alkohol jus duren = 1%
Miras adalah minuman yg mengandung alkohol

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Sikap MUI Adalah Jawaban Kenapa Wisata Halal Tidak Cocok Di Daerah Mayoritas Kafir yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/sikap-mui-adalah-jawaban-kenapa-wisata-halal-tidak-1CGKrpsvkh

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: