You Now Here »

UAS, Mohon Jangan Usik Tanah Kami  (Read 89 times - 113 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,924
  • Poin: 21.000
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
UAS, Mohon Jangan Usik Tanah Kami
« on: November 15, 2019, 01:00:58 AM »




Zero:
Yg anehnya..., kok ada aja orang yg ngebet ngundang perkara..?!?! ????
Apa tdk pernah nonton berita di internet dan dengar dari TV akan kiprahnya...

Fsasosi:
Yg ngundang ngebet mau poligami unlimited

Delavian Panggabean Sidabutar:
⏩ mr.abdullllll ??? ??? ??? ??? ??? ?????

(click to show)


Zero:
Wahhh..., masuk akal bgttt itu sob..!!!
Kehhh... Kehh... Kehhh.. Kehhh

Indri Giber:
People like to hear what they want to hear. UAS offers that. Apalagi ada yg percaya ikut pengajian dan dengar ceramah kan berpahala. Win-win dong.

Zero:
Yahhh..., paling tdk bg pembaca sepak terjang UAS spt yg srng di kuliti di seword, ceramahnya itu sdah tdk menarik.

mad gilbird:
Bacod UAS sih cm laku d provinsi2 tertentu yg terkenal dgn...well, you know lah (g usah disebut pun dah tau). Kl dijual d skala nasional, mayoritas masyarakat pasti dgn tegas menolak, terutama di area timur Indonesia dan di daerah yg banyak non-muslimnya. Meski sebagian masyarakat Muslim adalah pemuja UAS, saya yakin masih banyak saudara2 Muslim d luar sana yg masih waras dan lebih mementingkan toleransi beragama dan kehidupan bermasyarakat yg damai. Semoga para Muslim yang moderat dan toleran tidak ikut2an diracuni oleh bacod fitnah setan yg ngaku2 ustad ini. Amin

xenakis2:
ASAP,....... tinggal bumi saja yang akan menolak kehadiran UAS dalam waktu dekat ini

Delavian Panggabean Sidabutar:
????...om "abdul bedul" tonggos pamerrrr ⬇️
(click to show)


Didi MJ:
Gapapa Lae kasihlah UAS kotbah di Karo, kasian dia ditolak dimana-mana. Kalau dia sampai di Karo terimalah dia seperti tamu agung, gelar karpet merah sambil disambut dengan tarian khas Karo. Ajak dia ke rumah adat Karo untuk beristirahat sejenak. Sebelum dia berangkat kotbah suguhkan lebih dahulu makanan khas Karo...yaitu BPK. Harus itu, kalau dia tidak mau makan BPK dulu tidak boleh dia pergi kotbah. Tidak mau makan artinya menghina tuan rumah yang sudah mengundang nya. Buat dia sampai kenyang makan BPK supaya kotbahnya lebih memberikan pencerahan bagi pengikutnya. Semoga saran ini bisa memberikan damai bagi semua pihak.
Horasss...

Odank Sagala:
kenapa harus "memohon"? menolak atau menerima itu kan hak anda!!! kalau tidak setuju ya tolak saja, suara brisik para hantu belau mah g usah didengerin

Paian Marulitua:
Bung! Saat kasus Ahok, seorang teman muslim di kantor "memperingatkan" saya tentang 4 hal yg tidak boleh diusik mengenai 'mereka'. Saya jawab, "kami bukan kaum bodoh yg tidak paham itu". Sekarang saya perhatikan ada usaha membuatnya 5, dengan tambahan narasi - menghina atau kriminalisasi ulama. Sekalipun kalangan eks muslim atau muslim yg kritis di aras internasional mendukung adanya  sikap kritis pada "clericalism", apabila deradikalisasi gagal yg ke 5 ini bisa gol di negeri ini. Tidak menjadi soal orang seperti UAS 'expert' atau tidak, membuat ceramah menyejukkan atau tidak, bersuara keras atau halus selama 'cap' ulama mereka miliki usaha misleading dengan narasi ke 5 itu harus tetap diwaspadai dengan sikap tidak reaktif atau takut.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel UAS, Mohon Jangan Usik Tanah Kami yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/uas-mohon-jangan-usik-tanah-kami-VbB7fh1YfU

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: