You Now Here »

Ketika Anies Dikalahkan Khofifah Kang Emil Ganjar Di Ajang Penghargaan Kemendikbud!  (Read 54 times - 44 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,951
  • Poin: 21.027
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Alex Rustandjaja:
Buat Anies penghargaan dalam negeri itu kecil. Beliau sedang fokus mengejar penghargaan internasional dengan mengundang ajang balap Formula E.

Ruslan Keren:
" Bagi si MANIS Penghargaan no 101 yang penting mah ANGGARA BESAR biar bisa bagi2 sama TeamSES....!!!?? "

Ari:
Pendidikan ga penting yang penting itu penyelenggaraan Formula E, ini sangat penting butuh dana dan komitmen yang khusus demi kesuksesan pribadi dimata internasional, demi nanti 2024 jadi tolonglah dipahami... :D

Agung Nugroho:
Jangankan pendidikan unt warga dki, mendidik diri sendiri aja gak mampu.
Bisanya si anuis menguntai kata2.

Ari Kurnia:
Disaat teknologi "e" sedang polpuler Dan terbukti bagus, gabener malah mau menggantinya, takut ketahuan lagi ya? Hahahaha

Didi MJ:
Teknologi informasi dan komunikasi?? Mana faham gabener Aibon ini. Mangkanya RAPBD bengkak anggaran nya untuk alat-alat tulis. Maklum gabener Aibon lebih suka seperti jaman dulu ga pakai komputer apalagi namanya e-budgeting. Belio lebih suka bikin anggaran ditulis manual pakai pulpen, kertas dan dilem ditembok. Karena itu maklum aja anggaran alat tulis begitu besarnya karena digunakan untuk pekerjaan tulis menulis secara manual tanpa perlu teknologi!
Kalau perlu nulis pakai arang atau dipahat di kayu sekalian, balik maning jaman batu seperti otaknya yang isinya cuma batu.

Andy Gunawan:
Coba kita flashback ke Pilkada DKI 2017, pernahkah si anies manies ataupun para pendukungnya selama kampanye dan debat, mengungkapkan prestasi si gabener itu saat menjadi Mendikbud maupun rektor Univ.Paramadina? Gak ada! Artinya apa? anies itu memang hanya mulutnya yg manies, tapi eksekusinya nol koma nol, kita akui bacoetnya yg manies itu pintar membujuk, mempengaruhi, mengajak org, dsb. tapi bukan itu yg kita butuhkan bukan? Kalau hanya bermodal moeloet manies maka yg terjadi adalh kecenderungan anti kritik, ngeles2, cari kambing hitam, mempermainkan emosi daripada menggunakan akal sehat, dst. Bukan hanya Indonesia sulit maju tetapi berpotensi hancur dgn pemimpin model anies si gabener manies parah abis.

C Jon:
Penghargaan Ki Hajar ngga penting buat si badut Yaman, selama dia masih bisa membegal APBD utk modal nyapres.
Lagian ngapain juga bikin JKT58 terdidik, ntar jadi pada pinter kritik Gabener nya.

Joni Gunarco:
Ngapain si wan aibon ngurus pendidikan? Wong dia menang pilkada gara2 pemilihnya bodoh2 koq..

Sableng:
Anies pantas mendapatkan jaket kuning. Penghargaan kihajar ya lewat jauh.

Bisro:
" Guvener " ìbu kota dpt kok penghargaan " penghargaan kata kata mutiara buaian manis sebelum tidur "sehingga rakyat " jkt58" tertidur pulas ..biarpun banjir dan tergusur"
yang penting " semua happy".hahaha

Honorius Kumala:
Buat Anus ngapain mikirin pendidikan di DKI,  dia mau seterusnya masyarakat tetap bodoh dan gampang di bohongin buat modal doski maju pilpres 2024.....ngimpi basah aja terus kau Anus,  semoga tercapai semua mimpi basahhmuu itu

Zeffanya N Zeevanka:
Masalahnya sistemnya yg salah krg smart bkn orgnya? ??? ????cape deh

Sniper of Siantar:
Bagaimana ceritanya seorang pecatan menteri dari kementerian yang melakukan penilaian dan penghargaan itu diberi penghargaan kementerian tersebut?

Wanda Bagus Sebastian:
Pecatan menteri ini gak ingin teknologi 4.0, tapi pakai zaman 0.7 alias zaman jahiliah ????

Paijo:
Maluku Tenggara, Gunungkidul, Gowa, Deli Serdang, Bankarbaru MANTAPPP!! mari bangun Indonesia dari pinggiran

Wiro waras:
Saya sudah berkeliling ke manca negara, kolombia, zimbabwe, haiti. Saya selalu memaparkan visi life education dan open governance yang telah berhasil saya lakukan, selalu dihargai oleh international society.
Kalau penghargaan level lokal dan nasional saja, saya serahkan pada pemain² baru saja. ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Ketika Anies Dikalahkan Khofifah Kang Emil Ganjar Di Ajang Penghargaan Kemendikbud! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/ketika-anies-dikalahkan-khofifahkang-emilganjar-a83grM2YYQ

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: