You Now Here »

Pak Nadiem, Tolong Bikin Anak Indonesia Jadi Pemecah Masalah, Nggak Cuma Jago Hafalan!  (Read 83 times - 28 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,924
  • Poin: 21.000
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




DC:
Dear Pak Nadiem :
1. Mohon hapuskan pelajaran hafalan yang bisa didapatkan dari museum2, adakan kunjungan wajib ke museum.
2. Adakan travelling exhibition dari museum satu ke lainnya.
3. Gratiskan biaya anak sekolah yang orangtuanya tidak mampu hingga SMA untuk masuk ke dalam museum.
4. Tugaskan anak sekolah hingga SMA membuat laporan wajib kunjungan sekolah ke museum
5. Membahas laporan wajib tersebut di museum.
6. Mewajibkan magang pelatihan kerja lulusan sekolah menengah tinggi sebagai pemandu museum di seluruh Indonesia sebagai syarat kelulusan.
7. Mencanangkan program bussing seperti di Amerika

Hal ini lebih efisien untuk memperluas waktu antara pendidikan kurikulum praktikal dengan yang menghafal daripada harus membeli text book dari industri yang dimonopoli perseorangan. Kelebihan lainnya adalah memperluas lapangan kerja di bidang transportasi, mengurangi segregasi SARA dan mengajarkan anak untuk naik transportasi publik.

RaGagasBlas™:
Iya, di Indonesia kebanyakan hafalan.
Kasihan juga sih mereka yang nglanjutin sekolah ke negara lain, karena mereka harus terbiasa dengan metode brainstorming, jadi memicu untuk memecahkan perkara, juga mengajari cara berbagi pendapat, jadi nggak asal model ngeyel dan merasa paling benar.

*pengalaman pribadi*

.:M:.:
Menarik..dan betul, saya mengalaminya.

Waktu pernah ngajar di kelas SD 2, ada murid yang ikut les k*m*n, dan...jago betul hapalan perkaliannya...satu kelas semua tertinggal kalau lagi dikte, tapi pas dikasih soal cerita matematika, clueless tidak tau bagaimana mengerjakan soal.

Hafalan materi. Materi = data
Di zaman yang kian mudah mencari data atau informasi (via internet), harusnya yang dilatih kemampuan mengidentifikasi masalah, klasifikasi, probabilitas alternatif solusi, sampai penyelesaian masalah, sedangkan data tadi hanya sebagai bagian dari kerangka penyelesaian masalah secara keseluruhan, dan erat kaitannya dengan logika berpikir.

Martabak Sweet:
Jelas kenapa banyak radikalisme yang sekolah di luar negeri dan dalam negeri yang dapat beasiswa?

Ngafal alquran kok jadi kriteria mendapatkan beasiswa? Yang diukur kan cuma kemampuan MENGHAFAL?

Mampu menghafal tapi tidak berotak, sudah deh, santapan empuk cuci otak radikalisme.

TUgiyo:
Trus akhirnya ga jago memecahkan masalah tapi jago bikin masalah ??? ??? ??? ???

Martabak Sweet:
Perlu dijadikan puisi "ga jago memecahkan masalah tapi jago bikin masalah"

Widodo SP:
Saya tahu maksud Anda...

Wele Wele:
bagus juga idenya. lama2 budaya nyontek hilang. nyontek itu awal dari sifat maling lho (maling jawaban dan maling nilai) kalau besar nanti jadi maling atau preman atau koruptor haha aha aha

Widodo SP:
Thanks @will_w:disqus ... benar sekali ... orang suka nyontek biasanya suka gampangin dan lakuin segala macam cara demi tujuannya tercapai. Bahaya!

Barkah Adi:
Selain itu juga mesti berkelanjutan, jangan cuma selama 5 taon ini aja diperbaiki, setelah kabinet ini selesai, ganti mantri, ganti kurikulum, mangkin berabe dah!

Widodo SP:
Setuju sekali @barkah_adi:disqus

WIDI:
Pendidikan etika dan moral, pakai hati untuk toleransi dan budaya tinggi, berpikir dan bernalar, pakai otak sebaik-baiknya, bukan hanya hafalan. Setuju sekali. Bahkan pendidikan agama jangan dibuat hanya hafalan dan tatacara, sehingga anak tidak tau bahwa hoax (dusta) dan kafir2an (kebencian terhadap sesama) itu salah. Kalau melakukan tatacara hafalan sangat tuntas tapi hati tetap saja busuk, sebab semua hanya tatacara hafalan, Tuhan itu melihat hati dan niat,  bukan mesin ATM, kalau salah tatacara sedikit terus error

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pak Nadiem, Tolong Bikin Anak Indonesia Jadi Pemecah Masalah, Nggak Cuma Jago Hafalan! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/pak-nadiem-tolong-bikin-anak-indonesia-jadi-Hrl63Nosgo

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: