You Now Here »

Murid SMP Menolak Hormat Bendera Dan Dikeluarkan, Lha Kok Malah Dibela Oleh Komisi X?  (Read 73 times - 49 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,949
  • Poin: 21.025
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Agung Nugroho:
HARAP PEMERINTAH MENERBITKAN UU BHW SETIAP PERMOHONAN KTP BARU/MEMPERBAHARUI HARUS HORMAT PD BENDERA RI DAN MENERIMA PANCASILA SERTA MENYANYIKAN LAGU INDONESIA RAYA

Edwin Hendra Kusuma:
SETUJU!!!

Harangan Toras:
"Mengeluarkan anak dari sekolah tidak akan memecahkan persoalan mendasarnya. Bagaimana pun juga hak semua anak WNI untuk mengenyam pendidikan dasar," kata Hetifah dilansir dari DETIK (26/11)"

mudah2an kalimat
diatas sudah disadur dengan benar tidak ada yg ditambah atw dihilangkan....
kalo sudah benar...bu dewan ter........ perlu sekolah deradikalisasi.

Ruddy Kurniawan Gymkhana:
cari popularitas bu dewan caranya tidak tepat, anak didik berbuat salah kok dibela.

iam hêylêl:
Tidak hormat dan menyanyi krn dia anak PKI, gimana reaksi hetifah? Ahaha

GabenerEdan:
lgsng bilang sekeluarganya musti dipenjara sambil ngepal tangam

Edwin Hendra Kusuma:
Jaman saya masih sekolah dulu, minimal dua kali setahun pihak sekolah memutar film perjuangan dengan menyewa salah satu gedung bioskop di kota kami dan semua siswa diwajibkan nonton rame-rame. Film-nya pun bukan yang cenderung propaganda macam G30S/PKI atau Janur Kuning, tapi yang cenderung lebih ngepop macam Kereta Api Terakhir, Singa Lodaya, bahkan juga yang lebih dominan ke action macam Pasukan Berani Mati dll. Jadi rasa patriotisme dibangun dengan cara yang rada ngepop, bukan cuma dengan pelajaran di kelas.



Sekarang ini masih dilakukan nggak ya?

ivanhoo:
kalo mmg tdk bisa disadarkan lagi, cabut aja kewarganegaraannya,selesai

BritneyYang:
Yah begitulah kaum radikal
Cuma mikir HAK
tapi ga mau laksanakan KEWAJIBAN!
anggota DPR cuma SOK Bela hak
tapi ya gitu deh lupa KEWAJIBAN.
Nah sekolah GA mau Di atur ya Di rumahkan lah

Maanaa Taahaan:
perlakukan khilafahisme sebagai komunisme,
identifikasi orang2 yg terpapar khilafahisme baik di asn, bumn, swasta, masyarakat sampe ke pengajian dan mesjid

"cuci otak" orang2 yg terpapar khilafahisme dgn ikuti semacam pelatihan ilmu pancasila dan bela negara juga ilmu agama yg diakui pemerintah, bukan agama ala suriah isis

berikan stigma negatif pada pendukung khilafahisme, sperti stigma negatif pada orang2 yg terlibat komunis

sadarlah, INDONESIA DARURAT IDEOLOGI

Albert Adlyn:
saya tidak ngerti otak org2 tolol yg menolak menghormati bendera negara.
apakah hormat pada bendera membuat iman kalian luntur dan tidak diterima Tuhan?
hormat pada bendera itu adalah ibarat menghormati negaramu. bendera itu sekedar bentuk fisik pengganti negara.
masa mau disuruh cium tanah sebagai bentuk menghormati negaramu?

Edwin Hendra Kusuma:

(click to show)


Harangan Toras:
pas untuj sekali duakali kejadian....kalo dah setahun...56 minggu...kita kurangi libur...40 minggu...40 kali upacara....toh tidak mau... ???
mending buat sekolah sendiri aja dah

Edwin Hendra Kusuma:
Nah, itu. Pertanyaannya, dalam kasus ini terutama, sudah sejauh mana pihak sekolah berusaha "menyadarkan" si murid, dan pendekatan macam apa yang dipakai?

Widodo SP:
Bagus nih bung @disqus_fKzVwnvcFb:disqus tapi sussaaah banget nerapin pengajaran tersebut kalo udah berurusan dengan "kadrun" :-)

Edwin Hendra Kusuma:
Memang. Justru karena itu saya sempat menanyakan sejauh mana tindakan sekolah sebelum memutuskan mengeluarkan si siswa. Anak ini kan mestinya terpengaruh orang lain, kemungkinan besar ortunya sendiri atau sekolah sebelumnya. Faktor lain yang perlu dipertimbangkan saya kira usia SMP masih memungkinkan untuk dibina. Kalau udah SMU atau udah kuliah sih udah mulai alot otaknya. Yang dicari bukan lagi kebenaran tapi pembenaran.

GabenerEdan:
sapi bukan?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Murid SMP Menolak Hormat Bendera Dan Dikeluarkan, Lha Kok Malah Dibela Oleh Komisi X? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/murid-smp-menolak-hormat-bendera-dan-dikeluarkan-af68LAyAa0

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: