You Now Here »

Menag Sayang FPI, Rizieq Layak Jadi Stafsusnya  (Read 72 times - 87 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,006
  • Poin: 21.082
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Menag Sayang FPI, Rizieq Layak Jadi Stafsusnya
« on: November 29, 2019, 08:07:30 AM »




Tony Gede:
Saya sih suka sama menteri yang satu ini.

Soalnya dia mengerti yang namanya humor kelas tinggi.

Dia tahu bahwa rakyat Indonesia butuh lawakan.  Dan agar tercipta lawakan yang sempurna, kita butuh sasaran ejekan yang paripurna.

Sasaran ejekan ini harus memenuhi beberapa kriteria:
- Hopelessly useless
- Unbelievably stupid
- Unbearably messed up
- Incredibly embarrassing the whole nation to the point that it is extremely  hilarious

Dan FPI-lah sasaran yang memenuhi kriteria2 tersebut.  Bukan hanya memenuhi kriteria, tapi totalitas mereka untuk selalu yang teratas memenuhi kriteria2 tsb benar2 tak tertandingi?

Di mana lagi coba kita bisa nemu ormas koplak yang sok ngaku2 agamis, tapi imamnya ulama bejat berhobi cabul, dan anggota2nya preman-preman begundal idiot yang gemar membebek kata2 si ulama cabul?

Segitu malu2innya FPI, sampai mereka masuk berita internasional pas lagi demo sambil ngerusuh dan lempar2 batu, atau swiping sambil bawa2 pentung, saya langsung pura2 mati.

Soalnya kalo berita gituan nongol pasti ada aja temen LN saya yang nanya, "Itu di negaramu ya?".

Saat udah gitu, saya langsung ngomong kayak Agnes Mo, " Saya ga ada darah Indonesia tuh..."

Benar2 FPI adalah satu2nya ormas yang memiliki komitmen yang total dalam memenuhi kriteria sebagai sasaran ejekan yang paripurna.

Maka saya setuju kalo ijin FPI diperpanjang.

Dan saya suka dengan Menag yang baru.

Hidup Kementrian Komedi.... eh maksud saya Kementrian Agama Indonesia.

Jayalah dunia perkomedian Indonesia.

Dedi Setiadi:
Saat baru diangkat, saya belum tahu harus bersikap apa terhadap menteri satu ini.
Saat dia ngomongin cingkrang & cadar, saya mulai tahu bahwa orang ini gak bener.

Paian Marulitua:
Yah....mas Alif. Setelah pengumuman kabinet jilid 2 Jokowi (belum dilantik) saya diskusi jarak jauh dgn sahabat yg banyak tau mengenai jenderal dan purnawirawan. Walaupun agak kaget juga, sahabat itu maklum kenapa FR ditunjuk jadi menag. Konon FR dekat dengan ulama senior NU sehingga mudah membangun komunikasi dan saling pengertian dengan ulama kalau FR bersih2 bukan hanya ASN radikal tapi juga ormas radikal.  Tapi peristiwa terakhir ini membuat saya berpikir JANGAN2 PURNAWIRAWAN YG SATU INI OMDO dan HANYA PINTAR MENGHAFAL AYAT2 SUCI YG MEMBUATNYA "KELIHATAN" RELIJIUS seperti kata sahabat itu.

Julius DS:
Kesalahan fatal demokrasi adalah memasukkan tim kalah pemilu kedalam manajemen pemenang, sekarang tinggal menghitung hari saja....

DC:
Kesalahan fatal demokrasi adalah mengeneralisasi dan mengidentifikasi diri sebagai kebebasan untuk berbuat semaunya, padahal pondasi demokrasi adalah menyeimbangkan tanggung jawab dan kewajiban individu untuk membela bangsa dan negara dengan kebebasan dalam menjadi manusia.

Alifurrahman:
keren

Padu Delima:
Apakah untuk membasmi tikus,sawah padi akan dibakar,waduh bukan begitu memberdayakan pasukan pemadam kebakaran.

Love NKRI:
Keyakinan Kakak Pembina juga akan jd keyakinan mayoritas "militan" pkdhe. Aktor mesum jd Stafsus.
Bs jd Menag lbh tertarik utk jd Ketum Pe'i krn pernyataannya yg jd org pertama mendukung diperpanjang ??? ?????

Blunder pkdhe krn "pilih Kenek yg ngatur2  Sopir"

Prisca:
Jangan kebanyakan berstrategi dan mendengar elite jenderal. Dengarlah suara masyarakat, ingatlah semua kekacauan yang selama ini dilakukan oleh FPI.

Sangat tepat sekali...!!
Trimakasih artikelnya yg sdh menjelaskan, bahwa ada sesuatu yg abu2 dg menag ini..
??? ??? ??? ??? ????

yuviandi purbodewanto:
Waduhh bibib jd stafsus menag? asiikk bisa keluar foto2 wa jilid-2 ????

DC:
Salah mas Alif, cara idealnya adalah membuka peluang mereka yang beragama minoritas, terutama Hindu-Buddha dan berkompetensi mendapatkan kursi menag dan mendikbud, biarkan NU menguasai MUI. Dijamin semua beres walaupun akan banyak yang protes.

dogol-forester:
gue mah peduli amat latar belakang sang mantri, yg penting visi misi mereka harus sejalan dgn jokowi.
jelas jokowi berkomitmen tdk akan memberikan ruang bagi kaum radikalis, jd seharusnya semua mantrinya tdk memberikan toleransi thdp ormas yg jelas mengusung khilafah.
gue masih percaya sm Yasona dan Tito tdk akan memberikan toleransi kepada FPI.
Soal surat pernyataan vs AD ART FPI, gue rasa itu sih bisa diatur wong cuma sekedar tulisan di atas kertas.
Kalau bang toyib cs ingin terlibat dlm politik ya jadikan saja FPI sbg partai politik dan bertarung di legislatif agar bisa mendirikan negara NKRI bersaria.

proyek kebumen somalangu:
Saya, mungkin adalah salah satu dari SEDIKIT orang atau relawan yang kontra dengan penunjukan beberapa nama menteri.


bukan dari sedikit boss... justru dari BANYAK.


Masalah penulis yang kontra, kalau semua menulis, ya... lebih banyak yang satu-opini dengan boss Alif.


bukan saya kesukuan ya..
tapi kalau dasar nya JKW menunjuk dari militer, karena butuh ketegasan.
harusnya pertimbangannya juga Aceh, keluarga dan kerabatnya adalah Aceh ( sama seperti surya paloh )


ngapain ngurusin hal hal lain..
di kementerian agama coba lah datang ke situ..
hadeeuuhh, kalau di atas jam setelah sholat Dzuhur, banyak yang masih menggenakan sandal jepit, karena alih alih habis sholat. (padahal jam sudah lewat dari jam istirahat) dan masih santai santai makan siang tambahan.

secara ngak langsung ini  adalah korupsi, konversi waktu ke effisiensi kerja lanjut ke kinerja, hasil dan ke financial.
pelajaran agama di sekolah sekolah, di cabut saja.. tapi bisa di gantikan ekstra kurikuler di tempat ibadah, dan bobot penilaian di dalam mata pelajaran 0.
Karena lucu aja, kok ada penilaian agama dari manusia.. itukan hub manusia dengan Yang Maha Esa.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menag Sayang FPI, Rizieq Layak Jadi Stafsusnya yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/menag-sayang-fpi-rizieq-layak-jadi-stafsusnya-DYbhyQUK1T

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: