You Now Here »

Nadiem Mau Menghapus Ujian Nasional?  (Read 51 times - 112 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,924
  • Poin: 21.000
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Nadiem Mau Menghapus Ujian Nasional?
« on: December 01, 2019, 10:29:05 AM »




cak yadi:
Aku termasuk yg pro penghapusan UN utk jenjang SD dan SMP. Karena utk melanjutkan ke SMP dan SMA lebih baik menggunakan sistem ujian kenaikan kelas dan masuk ke SMP/SMA terdekat (sama dg sistem zonasi sekarang). Harusnya UN hanya diberlakukan di SMA. Nilai UN dipakai utk melanjutkan ke Perguruan Tinggi (gak perlu lagi ada SBMPTN atau Ujian Mandiri). UN SMA dirancang utk bisa memperlihatkan bakat siswa. Jadi yg masuk ke Perguruan Tinggi adalah siswa yg memiliki bakat yg mumpuni. Bagi yg kalah bersaing meskipun berbakat dapat disalurkan ke Balai Pelatihan Kerja.

Seabook Arno:
Kalau saya lebih setuju UN dihapuskan sampai ke tingkat SMA, untuk ke jenjang yang lebih tinggi (perguruan tinggi) lebih baik menggunakan SMBPTN. Buat saya yang membuat UN menjadi beban adalah jerih payah belajar di sekolah selama masa didik masing2 jenjang pendidikan sangat bergantung dengan UN yang hanya seminggu ini, gagal di UN maka otomatis gak bisa lulus meskipun nilai total di sekolah seharusnya mencukupi untuk si anak lulus. Belum lagi beban mental yang diberikan oleh guru dan orangtua, secara kultur pendidikan di Indonesia masih terlalu bergantung dengan nilai. Nilai UN bisa digunakan sebagain standar pendidikan si anak? Tidak juga, nyatanya untuk lulus UN pun harus bisa "curang" untuk minimal mencapai batas kelulusan, dan ini sudah bukan rahasia lagi. Memang ada yang bisa melewatinya dengan cara jujur, tapi yang terpaksa menggunakan trik untuk lulus lebih banyak. Belum lagi soal faktor x yng bisa menyebabkan si anak gagal UN.

Dan yang menyedihkan adalah, mereka yang kontra kebanyakan adalah orang2 yang sakit hati dan dendam atas UN, dan mereka berpikiran kalau yang di bawah mereka pun harus merasakan hal ini.

putra dwisatriya:
Iya setuju, kalau udah ada UN harusnya SBMPTN atau ujian mandiri ngga perlu lagi kan

bren:
UN ga perlu rasanya, ujian masuk universitas wajib.

putra dwisatriya:
Itu jam sekolahnya aja GAK JELAS, ini adik saya yg SMA pulang jam 3 masih juga dikasih PR!! TERUS  WAKTU BUAT ISTIRAHAT NYA KAPAN?!
Sekolah itu ga usah lama2 jam belajarnya, percuma juga kalau gak masuk ke otak apa yg diterangkan oleh guru, yg penting efektif!! Tujuan sekolah itu kan biar anak kita jadi pintar, bukan menyiksa mereka!!

DC:
Harus diketahui juga bahwa sistem single examination system ala Cina, Korea dan Jepang sudah dinyatakan buruk dalam mempromosikan mobilitas sosial. Sudah terlalu banyak bukti bahwa jika orang kaya sedikit saja akan mengikuti les - les dan lainnya untuk menaikkan nilai. Sedangkan orang miskin yang harus bekerja sampingan tidak memiliki waktu untuk belajar tidak akan bisa mendapatkan nilai tinggi karena tidak memiliki waktu untuk belajar. UN tidak dapat membuktikan apakah seseorang smart atau tidak. Diperlukan sistem ujian baru untuk meratakan keadilan sosial.

Zeffanya N Zeevanka:
Saya setuju wacana UN dihapuskan!
Ciptakan terobosan baru dldunia pendidikan
Kasian anak2 dibebani ulangan demi ulangan
Prestasi bisa jg jalurbakat & hobby

violet lavender:
Ujian Nas sebaiknya tingkat SLTA, itu juga yg mau ke perguruan tinggi negri, kecuali swasta yg juga butuh pengakuan dari pemerintah atau publik (yg tahunya kalau negri is the best). bagi yg lulus slta mau lgs nguli atau buka usaha sendiri gak perlu ikut unas, kecuali anaknya mau sendiri.
unas bisa jadi syarat untuk yg mau ke perguruan tinggi, jadi ada spare waktu sampai 3-5 thn. misal lulusan slta thn 2019 bisa daftar ikut unas max thn 2022-2024 tergantung universitas/fakultas yg dituju.

Opini Tadeus:
Ujian itu secara prinsip perlu...untuk mengetahui sejauh mana para siswa memahami dan menyerap apa yang diajarkan...

Hanya mungkin bentukannya yang harus diubah..dan berhenti menilai prestasi hanya berdasar nilai di atas kertas...

Opa patompo:
Selama kurikulum belum bisa menaikkan potensi siswa, UN jgn dihapus...
UN juga bisa diliat sebagai standard pendidikan di Indonesia... apalagi kalo sebagai syarat dari sekolah favorite...

Bila kurikulum sdh oke, pendidikan sdh oke, barulah wacana UN dihapus saya dukung....

Barkah Adi:
Yups, kurikulum yang pokok, bukan ujian. Nilai nggak penting, yang diperlukan adalah sanggup menjawab dan menyelesaikan semua pertanyaan dengan benar.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Nadiem Mau Menghapus Ujian Nasional? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/pendidikan/nadiem-mau-menghapus-ujian-nasional-JBw8O7oflG

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: