You Now Here »

Travel, Kampoeng Kurma, Rumah Syariah : Mudahnya Kita Ditipu Trik Marketing Berkedok Agama  (Read 48 times - 123 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 20,951
  • Poin: 21.027
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Oma Acel:
Terlepas ada yang ternyata menjadi modus penipuan,  tapi skrg ini jualan apapun dg embel2 istilah agamis pasti laris. Trend kehidupan religius tapi serba superficial dan kegandrungan terhadap simbol2 agamis jadi santapan pebisnis cerdik. Dan siasat ini ternyata ampuh. "shampoo utk hijaber", "kosmetik halal pertama", "gaun hijabers", "saatnya hijrah/pasta gigi sasha", bahkan "kulkas halal" dari sharp... pokoknya apapun asal ada embel2 halal,  hijrah,  syariah...malah "kurma" ....

Opini Tadeus:
Fokusnya jangan di apa agamanya...saya percaya mau di agama apa saja sama saja kok...ada oknum yang sellau mencari keuntungan..ini kebetulan saja agama mayoritas di +62

Didi MJ:
Label halal dijadikan bisnis nih. Lama2 ada 'babi halal' untuk menjawab rasa penasaran umat yang mabok agama

Opa patompo:
Yg halal dan syariah, kalo buat bisnis, alamaaakkk, ga da untung...
Tp kalo buat tipu2, wehhhh bisa kaya mendadakkkk

Opini Tadeus:
Dan ini juga akibat peraturan yang abu2 jika menyangkut urusan bisnis dibalut kedok agama...lagi2 kurangnya ketegasan, baik dr peraturan yg ada dan pemerintah, menjadi lahan basah bg sebagian oknum utk mencari keuntungan pribadi...

Seharusnya kasus first travel sdh cukup menjadi dasar bg pemerintah untuk menerapkan fungsi kontrol yg tegas...

Tetapi nantinya malah akan muncul wacana pemberangusan ekonomi ummat...serba repot...

Opini Tadeus:
Karena agama dan logika sering berseberang jalan...karena agama adalah ranah emosi, bukan logika....

Wiro waras:
... akan dibangun permukiman syariah yang di dalamnya akan dibangun kolam renang, pacuan kuda, dan area memanah

Di kolam renang lihat body basah nyeplak², di pacuan kuda buat pasang taruhan², di area memanah belajar membunuh dengan panah..

Syariah nya dimana??

Jesse Sihombing:
Setelah wan prestasi yg dituntut pemerintah yg bayar

bambang:
Miris memang. Tapi kalau soal properti bodong, nggak usah syariah, developer biasapun banyak yang kendor dananya di tengah jalan.

TUgiyo:
Saya serius nanya yak...kalo memang ekonomi syariah itu sempurna knp selama eksistensinya sdh 15 abad ada kok ga ada yg pernah jadi superpower kekuatan ekonomi dunia dengan sistem itu ?

Opini Tadeus:
Karena kemungkinan syariah bukan untuk "berlebih"... Tapi untuk "mencukupkan saja"....karena berlebih sepaket dgn tamak dan serakah

IndoA:
masih mending semua yg ditulis ada objek nya, model "maya" kayak dimas "pengandaan uang " kanjeng saja... seorang prof aja bilang itu karomah. Walah

Dudung Kertawijaya:
Kadrun adalah spesies orang beragama yang hanya mentok di level kulit dan tampilan lahir saja. Segala sesuatu yang berkesan syar'i dan kelihatannya memberikan tampilan soleh/ solehah akan terjual laris manis. Beragama secara superficial atau mementingkan kulitnya saja tentu saja tak bakal menyentuh hakikat dari agama. Mereka akhirnya terjebak memakan kulit yang pahit, padahal sebenarnya agama kalau dijalankan sampai kepada hakikat, maka akan berasa manis dan memberikan rahmat dan keberkahan hakiki kepada mahluk disekitarnya. Tapi ya begitulah jebakan setan...  Mereka terus-menerus memakan kulit yang pahit dan tidak pernah sampai kepada manisnya hakikat agama karena diberi reward berupa pujian oleh manusia dan setan yang menutup mata hatinya hingga mati dan gelap gulita.

Zeffanya N Zeevanka:
& berulang & berulang entah sampai kpn ...
Mba'e APA cm di Indonesia bisnis berbau agama laris?

bill bit:
suka dgn topik tulisannya. lanjutkan trus kak ????

Nawadi Zheng:
Hadeuh.. omaigot kok gak sadar- sadar juga yah ??? ?????

RaGagasBlas™:
Yah begitulah. Saya nggak bakalan terkejut jika nanti masih muncul semacam kek gitu, e.g. Peternakan Onta Bersyariah.
Wallahuallam...

harriz salim:
Harus ada yg berani menyadarkannya ,terutama yg seiman dan para ulama , jika yg lain menasehati dianggap zholim...karena Dunia sdh tanpa batas halal-haram jgn tergantung kepada daging babi saja...

Nawadi Zheng:
Semoga semakin banyak yang sadar dan mampu berpikir dg jernih lan waspada biar gak tertipu lagi macam model2 beginian ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Travel, Kampoeng Kurma, Rumah Syariah : Mudahnya Kita Ditipu Trik Marketing Berkedok Agama yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/travel-kampoeng-kurma-rumah-syariah-mudahnya-V9yfKL3MCC

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: