You Now Here »

Jika Ambon, Papua, NTT, Larang Umat Islam Shalat Ied, Marah Gak?  (Read 96 times - 98 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,688
  • Poin: 21.765
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jika Ambon, Papua, NTT, Larang Umat Islam Shalat Ied, Marah Gak?
« on: December 18, 2019, 10:10:36 PM »




iam hêylêl:
Tidak akan dilarang karena dari ajaran agamanya yang berdasar kasih, ntah yang "melarang" agamanya berdasarkan apa tuh ane kagak tau, ahaha

Mr. D U:
Bang Argo...terimakasih sdh mengangkat mengenai hal ini.
Menurut saya dari dulu mengenai masalah yg satu ini pemerintah tidak pernah tegas.
Bahkan yg hanya dengan ormas semacam F** aja pemerintah tampaknya ga ada statemen yg tegas. Ini memang benar2 menyakitkan bagi kami, karena kami ini seperti warga negara yg indekos aja dinegeri ini.
Maka dari itu, dulu jg sudah pernah sy komentar di kolom Seword ini. Sekali2 lah, masyarakat Indonesia timur itu ditanya. apakah masih betah dlm NKRI atau boleh ada pilihan lain.
Bayangkan saja....bendera bintang kejora di arak waktu mahasiswa Papua demo, mereka di adili sedangkan tetangga sebelah kalau demo pakai segala macam bendera mulai dari bendera Palestina sampai yg bendera dasar warnanya hitam (ada yg putih juga) ga apa2 tuh.
Konstitusi kita jg menjamin bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Papua, NTT, Maluku, Sulawesi Utara itu juga bangsa lho...hanya mereka "mau aja" disederhanakan jadi satu yaitu...Indonesia. Tapi kalau bertahun2 begini terus menurut saya ya repot. Ga ada salahnya perasaan mereka di tanya lagi melalui suatu referendum. Nanti hasilnya akan nampak apakah mereka benar tersakiti atau tidak. Selama ini mereka takut menyuarakannya krn ada trauma jaman orba, dimana mereka takut ditindak secara represif klo ngomong bahkan hanya menulis untuk mengungkapkan perasaannya saja.
Sekali lagi terimakasih bang penulis sdh menuliskan masalah ini semoga pemerintah ini sadar klo minoritas ini diam selama ini bukan berarti mereka setuju dan tidak tersakiti. Kami juga manusia.

harriz salim:
Bagus banget Bang...uneg2 mmg hrs dileluarin biar plong....jgn diragukan lg Bang iman umat Nasrani itu begitu kuat ( ngutip kata Gus Mus) bayangkan sehari lima kali diajak sholat , belum ada takblig akbar , pengajian , sholawatan , pengajian ibu2 , dll.....biasa aja....ga goyah...giliran umat Nasrani mau merayakan Natal yg cuma setaon sekali sdh heboh...fatwa haram dikeluarkan...atur sana sini...dll...sabaar...sabaaar...pasti Bang Argo bilang...sabaar...sabaar pala loe peang....

Sofiyansupri:
Apa mereka pikir(yg melarang)dengan adanya ibadah agama lain kadar keimanan agama mereka jadi berkurang ya?yg saya tau keimanan itu letaknya di hati dan akan berdampak pada perbuatan,saya muslim tapi saya juga tidak setuju dengan adanya pelarangan ibadah agama lain#anukepriwejane

Fsasosi:
Bukan marah lagi... tapi langsung jihat !

Chuck Longthong:
Save minoritas di NKRI!!! Ups, Save uighur!!!! Ups? ??? Jadi harus save yang mana? ??? Pusing ah!!! "Kuman di seberang lautan tampak, gajah di pelupuk mata tidak tampak" Ya, iyalah , gajah kalau ada di pelupuk mata, semuanya jadi ketutup, tidak kelihatan apa2. Tapi anehnya masih bisa lihat kuman di seberang lautan? ????? Yang benar: Save My Arse!!!!! Bahkan walau sdh tidak punya beban sekalipun.

harriz salim:
Beban bagi2 jatah...udah gatel liat actionnya tp filmnya kok ngobrool terus yaaa...

Kurniawan:
Saat inilah iman kristiani diuji kesabarannya sampai titik batas yang diinginkan oleh Tuhan. Saat itulah iblis menjelma menjadi manusia dengan melarang ibadah Natal dan saat itulah iblispun menjelma menjadi pejabat yg memiliki wewenang tinggi hanya duduk membisu..

budiman:
yg melarang dan menghentikan umat lain beribadah mungkin merasa akan mendapatkan pahala. :D

TMP2:
Ini tugas pak Menteri Agama Fachrul Razi untuk menyadarkan, bilamana diperlukan, basmi para radikalis yang meracuni umat Islam lainnya yang berhati bersih dengan pikiran-pikiran radikal dan intoleran yang hanya bikin ketentraman hidup antar umat beragama jadi terganggu.

Jujur saja saya harus mengatakan ini, sejak dilantik, saya belum melihat satu pun gebrakan dan kinerja yang menonjol dari bapak Menteri agama, sedangkan di satu sisi Presiden Jokowi ingin menteri-menteri  di jajaran kabinetnya segera cepat bekerja cepat dan kerja keras.


Loh kok jadi Menetri Agama yg bertanggung jawab...Ya tetap Jokowi dong yg hrs bertanggung jawab. Menteri adalah hanya pembantu yg dianggkat dan bisa dipecat oleh Presiden, bukan oleh rakyat.

Tugas menteri adalah hanya menjalankan visi dan misi Presiden. Jadi jika Menteri Agamanya begitu (menurut kaca mata penulis) sementara Jokowi masih mempertahankannya...itu artinya apa ??

Daniel Toba:
Kalau Rakyat Mayoritas Kristen di Berbagai Kabupaten dan Propinsi Dibebaskan Memilih, Memilih Damai Berpisah Saja..
Merdeka

firman proindo:
Jgn jadi joker biarlah umat Islam saja yg jadi joker

Barkah Adi:
Sesuatu yang gak mungkin terjadi lah.

Abu Delapan:
Pasti tereak jehaaad .... take a beer ..... take a beer ....... sambil membawa benda seadanya ....  dan  menjadikan panci jadi kambing hitem. Itulah kalau nalar sudah tidak berfungsi.

magda pangaribuan:
Mentri Agamanya cuma tau ngebacot. Urusan FPI dan intoleransi lari ditempat

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jika Ambon, Papua, NTT, Larang Umat Islam Shalat Ied, Marah Gak? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/jika-ambon-papua-ntt-larang-umat-islam-shalat-uLbAETOnEh

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: