You Now Here »

Uighur, Kadrun Ogah Belajar Dari Pengalaman  (Read 189 times - 122 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,229
  • Poin: 23.306
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Uighur, Kadrun Ogah Belajar Dari Pengalaman
« on: December 20, 2019, 01:02:52 PM »




Santun:
kADRUN MANA BISA MIKIR WONG OTAKNYA BERISI KOTORAN SEMUA

Wanda Bagus Sebastian:
Isu Uighur sudah mereda setelah perwakilan beberapa ormas diundang untuk menyaksikan langsung apa yang sedang terjadi di Xinjiang. Sebab hasil pengamatan beberapa ormas Islam, tidak ada kejahatan kemanusiaan yang terjadi di sana. Yang ada adalah semacam pendidikan vokasi untuk meningkatkan keterampilan penduduk Xinjiang agar mereka juga tidak mudah terpengaruh radikalisme.
Mikiirrr, Kadrun! Cari tahu siapa yang bikin "gorengan" isu yang sesungguhnya!? ???

John Lie Kwee:
Amrik kalah perang dagang lawan Cina, sekarang goreng goreng isu Uighur buat mencari simpati dunia menekan Cina.

Bossi Thian:
Kok mereka ngak mau pusing soal susahnya minoritas dlm beragama di beberapa wilayah di negeri ini

Givern Miricle:
bolehlah bendera hitam diasosiasikan dengan kekacauan mulai sekarang

Fsasosi:
Para Ndrun belajar pengalaman kalo pengalaman persenggamaan aja....

John Lie Kwee:
China memusuhi Islam?  Koq bisa Islam berkembang si Shanghai?? memang Shanghai bukan Cina??

Oen:
Mudahan mudahan diundang 100 orang peninjau oleh pemerintah Cina  meninjau ke Uighur 2 jam ditambah wisata religi selama 7 hari di Cina wuahahaaaaaaa

Juan:
memanfaatkan kebodohan dan kebencian masyarakat yg tidak bisa membedakan WNI keturunan Tionghoa dan WNA China asli... herannya Wowo bisa aja kepincut gabung ama kelompok beginian...

John Lie Kwee:
Yang Phd lulusan Amrik juga sama tuh....

TMP2:
China - Muslim - Pribumi, adalah kata-kata yg sexy utk digaungkan. Apalagi dg kombinasi Pemerintah China membantai rakyatnya yg Muslim, sangat sexy dan ampuh utk menggerakan dan membangkitkan kebencian dinegri mayoritas Islam terbesar ini.

Berulang-ulang solusinya adalah meningkatkan pendidikan mayoritas rakyat yg masih rendah, dimana dg tampilan pemimpin agama dan penafsirkan ayat-ayat serta dilakukan terus-menerus, sdh mampu membuat rakyat dg mudahnya terombang-ambing, karena menghormati, cinta, tunduk, mengikuti yg dianggap sbg patronnya.

Dan berulang-ulang pula NEGARA tdk mengambil perannya secara terbuka, konsisten dan  menyeluruh dlm hal2 spt ini, bahkan menjad gamang dan cenderung mendiamkan rakyat/umat menghadapi/memilih sendiri.

Dan dg sadar pula telah menciptakan/menyediakan negri ini menjadi ladang subur utk kaum pengguna dan penikmat SARA serta gerombolan pencoleng politik kekuasaan melakukan pembodohan terus-menerus, baik dlm hal politik, ekonomi, hukum, serta termasuk urusan shawat. Bahkan sampai digunakan utk mempertahankan dan memperluas kebencian dan pembelahan antar kelompok diakar rumput.

Entah menunggu apa...pdhal hal2 spt ini sangat nyata, yg dg proses murah meriah dan waktu yg singkat dan secara terbuka, sangat mampu utk merongrong/mengerus ketahanan/stabilitas negri ini, yg akan diwariskan kpd generasi selanjutnya.

#NegaraKemana #SudahTanpaBeban

deetopia:
Benar gak sih katanya kalau sibuk muncul isu kayak Uighur dan sejenisnya ini, tandanya teroris lagi butuh uang? Karena emang kayaknya tiba-tiba aja isu ini muncul. Mendadak jadi ada beberapa teman FB yang ngomongin soal Uighur.

Mappakella Silalahi:
Haha, kasihan penulis ini digerogoti oleh ketidakpercayaan dirinya sendiri. Ketotolannya tak tertahankan. Bisanya hanya mempertontonkan kebodohan, kebencian dan intoleransi. Bahkan untuk masalah Uighur pun tak mampu memakai nalar sehat, malah menonjolkan sinisme dan kebrutalan logika. Negeri ini bisa hancur jika terus menetas orang seperti saudara. Untungnya hanya segelintir saja, tapi suaranya kenceng banget kayak kodok di musim penghujan. Bhahaha.

firman proindo:
"Ketotolannya"
Ente nuduh penulis dungu padahal ente betul betul dungu dalam mengetik sebuah komen
Dan komentar ente pun kelihatan kali dungunya, komen asal asalan yg penting komen mau Gak nyambung gak masalah. ????

rio:
yo koen sing goblok...!!!!!!!!!!!!! hhahahahahaha.......asuuuuuuuuuuu

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Uighur, Kadrun Ogah Belajar Dari Pengalaman yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/uighur-kadrun-ogah-belajar-dari-pengalaman-oKQO626Kjy

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: