You Now Here »

Menyedihkan! Negara Memaklumi Pelarangan Natal  (Read 59 times - 49 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,730
  • Poin: 21.807
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Menyedihkan! Negara Memaklumi Pelarangan Natal
« on: December 22, 2019, 10:07:01 AM »




Jenny:
Ketakutan org mayoritas thp org minoritas. Ajaran KASIH tdk mengenal agama, suku, ras, warna. Selamat Natal semua penulis Seword dan Pembaca Seword

BritneyYang:
Terus APA gunanya jadi Menteri Agama
 Indonesia?( bukan hanya Islam lho kata sang Menteri )
Kalo ga bisa ngatur ibadah Agama Di Indonesia, kog nurut Sama Bupati.
Shame on you Pak menag.
Mending mundur Aja.

TMP2:
Kenapa mundur...yg mengangkatnya masih anteng2 saja kok...lah jangan2 sesuai visi misi tuh.

asem kecut:
"Pesan saya, Jangan dikira semua orang bisa dibodoh-bodohi. Jangan sampai suara kami lebih keras dari ini! Begitulah kura-kura."

Hemat saya memang perlu untuk di"keras"kan agar gampang masuknya ????

Lain crita kalo model "meteng tuwo" (mlebu tengen metu kiwo) dianggapnya sebagai angin lalu saja

#kerasdiperlukan

TMP2:
Sudah....sudah...minoritas jangan terlalu banyak menuntut sesuatu yg beresiko tinggi bagi yg berkuasa. Teruslah berdoa spy dlm hal2 spt ini, negara bisa mencarikan solusi yg lebih berkeadilan. Mungkin diperiode selanjutnya ya, kalo skrg mungkin blom bisa, karena masih disibukan dg urusan membenahi kebobrokan peninggalan pemerintahan sebelumnya yg banyak sekali.

Yang sabar ya, kan jumlahnya sedikit, hanya 10-15 persen saja. Lebih baik trus berusaha menjadi minoritas yg baik dan benar serta selalu sadar diri, supaya tdk menambah beban negri ini ya.

Lagi2 negara tdk hadir mengambil perannya....Lagi2 negara melakukan pembodohan demi menutupi ketidakhadirannya.

Riwandi Sigalingging:
Saya setuju dgn pemikiran penulis.menteri semua agama,kerja tanoa beban,PRETT ........

Opa patompo:
Jgn dilupakan "asal bapak senang"
Bpk sudah senang, anak buah senang...

Pendobrakan baru di sekitar pemerintahan... semoga cpt selesai, karena yg diluar, tidak hanya di-dobrak, tp perlu di-luluhlantak-kan karena harus membangun dari awal lg...

doodleramen:
Memang sudah ada kesepakatan dan sudah dari dulu begitu.
Sudah jelas itu pelanggaran langsung ke UUD'45 pasal 29 ayat ke-2 dan Deklarasi Universal HAM artikel ke-18. Sejak kapan aturan daerah boleh mengangkangi UUD? Kalau boleh, sekalian saja bikin aturan perbudakan di daerah. Kalau yg level sekelas mentri saja cara berpikirnya kaya orang gak lulus sekolah, saya merasa agak pesimis...

Zero:
Baru denger FPei berjasa bagi negara..?!?
Ceramah pentolanya aja gak jauh dari teriakan merdu dari alam kegelapan smacam " ibeliss, daejall, fantat, funuhh, tafirr, saetonn, kurap, anjuingg" ??? ?????
Yg bilang begitu hrs nya kasih penjelasan secara rinci nihhh...

Padu Delima:
Uncle santa  gue minta hadiah i phone xi ..

Amani Hotbaen:
Jenderal KANCIL.

Tony Sigit:
kesalahan ya tetap kesalahan harus diperbaiki.
=> setuju sekali dengan mas Alif, tetapi kondisi d lapangan seringkali berbeda dengan harapan, pengalaman lalu mengajarkan apabila minoritas menentang "kekuasaan" alamat akan d persulit dalam banyak hal, belum lagi intimidasi bahkan ancaman fisik, semua menjadi wajar ketika "mayoritas dan kekuasaan" bekerja sama. untuk mengubah kondisi NKRI kita tercinta yg d gerogoti scr perlahan lahan dengan "virus radikal dan intoleran" perlu membuka mata semua masy yg selama ini tidak tau bahkan yg taupun seringkali menutup mata karena alasan takut ataupun tidak peduli dan acuh. Semoga dengan semakin banyak orang waras yg berani bersuara akan membuat orang lain yg selama ini takut berani untuk bersuara juga.

Lanina:
Br di awal kerja kabinet br saja sdh begini. 5 thn lg bisa saingin prestasi pemprov dki, apalg skala nasional.

Bagong Setya:
Luar biasa pencerahan dari kakak pembina. Terima kasih atas opininya.

Prisca:
Tapi sejak awal saya sudah menentang mereka. Karena meragukan kemampuannya, dan omong kosong soal narasi membasmi kelompok radikalis....... Bener banget cak.....!! Saya pikir dulu menagnya dari militer ditambah wapresnya seorg kyai, hal2 spt ini akan  hilang... Ternyata tidak.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menyedihkan! Negara Memaklumi Pelarangan Natal yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/menyedihkan-negara-memaklumi-pelarangan-natal-RT5rItS6Xi

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: