You Now Here »

Keuskupan Agung Jakarta, Ada Apa Kog Membenarkan Kesalahan Anies!  (Read 288 times - 53 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,399
  • Poin: 23.476
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Bayu Aji Nugroho:
Saya menganalisa sebagai berikut :
1. Betul apa yang dikatakan oleh Uskup Agung Jakarta, Penyelenggaraan Ilahi, AB datang saat misa masih berjalan. Disitu sebenarnya, Allah mau menunjukkan bahwa AB tidak memiliki etika dan adab.
Sebagai tamu wajar diperlakukan dan disambut baik oleh tuan rumah. Tetapi sebagai tamu yang baik, dia akan melihat situasi sebelum masuk, waupun tuan rumah sudah mempersilakan untuk masuk.
2. Ibadah yang terhenti memang membuat kesakralan menjadi ternoda, tetapi "kenodaan" itu tidaklah mengurangi rasa cinta Allah kepada umatnya.
3. Saya melihat suatu kerendahan hati seorang pemimpin yang memang didasari atas rasa "kepasrahan" yang diluar nalar manusia. Saya juga memahami kegusaran umat katolik atas kejadian itu, karena memang tidak semua bisa menerima apa yang dilakukan oleh Uskup Agung Jakarta.
4. Kita dapat mengambil pelajaran, bahwa adab dan etika seharusnya dimiliki oleh orang beragama. Dari sini kita bisa mencontoh apa yang pantas dan tidak pantas kita lakukan kepada sesama.

Semoga tidak tejadi lagi kejadian seperti itu, kalau kita memiliki pemimpin yang memiliki adab dan etika.

Sniper of Siantar:
Kira-kira apakah akan lebih baik (menurut mereka yang menyesalkan sikap gereja), jika Romo Kardinal mengusir AB dan rombongannya dan kemudian buat nota keberatan kepada gabener..dibanding apa yang dilakukan saat ini walau itu getir?

Bayu Aji Nugroho:
Hanya kardinal yang tahu,
Saya melihat sebuah kebijaksanaan tingkat tinggi yang dilakukan oleh seorang petinggi keagamaan. Memang sangat tipis batas kebijaksanaan dan ketakutan, penjilat, atau apalah bahasanya.
Disitulah mungkin Kardinal, hendak mengajarkan seperti apa yang difirmankan oleh Yesus, "Ketika seseorang menampar pipi kananmu, berikan juga pipi kirimu."
Terlihat memang seperti penghinaan dan ketidakmampuan melawan ksewenangan bagi umat awam, tetapi bagi Yesus itulah ujian dari "kerendahan hati" manusia.

Cuma sebagai umat Muslim, saya menyesalkan kejadian tersebut dan mohon maaf kepada saudaraku umat Kristiani.
Atas sikap dan perilaku Pemimpin Daerah yang jauh dari etika kesopanan.
??? ??? ??? ???

Sniper of Siantar:
Pastinya Romo Kardinal meyakini apa yang beliau lakukan itu yang terbaik..walaupun itu tidak menyenangkan. Dan saya pribadi mendukung itu totally..

Bayu Aji Nugroho:
??? ??? ??? ???

Maanaa Taahaan:
Anies datang di tengah ibadah berlangsung sudah jelas tidak tepat. Di banyak tempat, pemimpin daerah harus mengalah bila datang di tengah ibadah. Kog Anies malah dikatakan tepat waktu. Apalagi kejadian ini sudah yang kedua kalinya datang di tengah ibadah sedang berlangsung di tempat yang sama, yaitu pada Natal 2017.
yg waras kudu ngalah ...
si aibon udah kebelet pengen ngebacot makanya khotbah pun dilabrak.
anggap aja iklan kecap, kalo gak dikasih panggung nanti si aibon dan para kadrun ngamuk

Kardiaman:
Tulisan ini menjadi penting sebagai refleksi kritis atas gereja. Tanpa harus melihat bahwa mengganti kotbah dengan pidato menjadi sesuatu yg legal dan bisa diteruskan. Semua hanya peringatan saja agar tidak terjadi hal yg sama.

B-Over:
Saya protestan dan istri katolik. Buat kami tidak masalah mau gereja dimana karena liturgi buat kami adalah karya manusia namun tidak dengan Firman Tuhan. Oleh karena itu, buat kami khotbah yang disampaikan pada saat ibadah menjadi sangat penting diatas segalanya. Pastinya kecewa dengan pembenaran terhadap suatu hal yang jelas2 salah. Jadi untuk apa kedatangan si wan aibon dijadwalkan kalau memang dibenarkan datang dan menyela khotbah berisikan Firman Tuhan dengan narasi2 ngga pentingnya.

Sniper of Siantar:
Dan AB dengan SUKSES menumbuhkan "benih pertikaian" (walau tidak seheboh benih lobster) di dalam gereja (khususnya KAJ) antara (katanya) umat dengan hirearki gereja (terbidik sosok YM Romo Kardinal)..amazing!

grd91:
katakan benar kalau memang benar dan katakan salah kalau memang salah ..sebagai Gembala seharusnya menberi contoh  kalau cuma ngomong semua orang juga bisa dong jadi Gembala

Roedy Siswanto:
Garam kalau sdh nggak berasa Asin hanya akan dibuang saja. itulah Filosofi yg harus dipegang manusia terutama yg merasa sebagai minoritas .

Opini Tadeus:
#PERDANAX.... KAJ mau ikutan pencitraan? Takut karena minoritas?

dave:
Takut ...?  ga lah...! cuma memang  takut IMB gereja ga keluar  aja wkwkwkwk

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Keuskupan Agung Jakarta, Ada Apa Kog Membenarkan Kesalahan Anies! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/keuskupan-agung-jakarta-ada-apa-kog-membenarkan-4qrG9S0I3I

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: