You Now Here »

Doa Hilmi Firdausi Minimalisir Kemaksiatan, Malah Petaka Banjir Di Jakarta & Daerah Lain!  (Read 203 times - 93 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,244
  • Poin: 23.321
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




WIDI:
Inilah konsep primitif Yahudi kuno (baca di kitab Keluaran Imamat dll) bahwa Tuhan itu Tuhan yang pemurka, main kutuk dan azab kalau dia marah pada umatNya yang melanggar hukum dan aturan agama. 



Jadi kalo ada bencana, yang menurunkannya atau pelakunya itu Allah. Gegara manusia tidak taat aturan agama dianggap sumber kemarahan Allah.



Padahal ada milyaran orang di negara2 lain di bergembira ria dan bermaksiat ria setiap natal dan tahun baru, tetap saja mereka bahagia aman sejahtera dari dulu ribuan tahun sampai sekarang. Lha ini kok Allah bisa-bisanya dianggap menimpakan banjir luar biasa ini sama rata pada kita yang mayoritas umatNya sendiri yang sudah makin taat beribadah?  Kemaksiatan kita ini jauh di bawah negara2 lain. Contoh, di negara kita tidak ada produsen video maksiat, tapi carilah situs jav Jepang dan apa yang mereka perbuat dalam video2 itu benar2 maksiat, dan itu legal di sana. Apa Allah ini hanya bisa menghukum umatnya sendiri ? Apa Allah nya orang Arab dan Yahudi ini tidak berdaya mengutuki bangsa2 lain yang suka menyalakan kembang api dan tiup trompet? 



Itu anggapan keliru Yahudi dan Arab tentang Tuhan yang sebetulnya Pengasih dan Penyayang. Tuhan semua bangsa. Dan tentang golden rule, karma, siapa menabur menuai secara adil. Ada hukum universal yang pasti di alam ini, sudah diresmikan dan diridhoi Allah, perhitungan akuntansi yang beroperasi diam-diam pada semua perbuatan manusia, yang maksiat atau tidak, semua akan menanggung sendiri akibatnya cepat atau lambat secara pasti. Jadi semua ada sebab akibatnya termasuk bencana banjir itu, tidak bisa kita bilang kemaksiatan sebagai sumber bencana banjir apalagi Allah yang dituduh sebagai tukang menghukumnya.



Kok bisa Belanda yg lebih maksiat lagi dari Jepang itu di bawah muka laut dan tidak kebanjiran?

Lanina:
Ah... dia doa gt krn ga kebagian jatah aja

San Tuy Wele Wele:
gue yakin seyakin2 nya biarpun dai jahat itu gak doain hujan tgl 31 tapi hujan kemarin adalah takdir utk permalukan satu persatu orang yg harusnya malu tapi gak punya malu disaat perlu utk malu

Oen:
Nah terbukti doa pak ustad dikabulkan merendam orang orang yang penuh maksiat dengan air banjir ,ini kan kemauan pak ustad ??!!

Oen:
Nah terbukti dia pak ustad dikabulkan merendam orang orang yang penuh maksiat dengan air banjir ,ini kan kemauan pak ustad ??!!

Fsasosi:
Munafik... pdhl diam2 ngelonte juga...

Agus:
Semoga atap rumahnya si hilmi gak kelihatan ketutup air yg lagi antri ke laut, soalnya gak patuh sama gabener diauruh masuk ke bumi

BritneyYang:
maklum doa orang sirik.

Iq Jongkok:
Mungkin, maksud dia, banjir adalah anugerah karena dapat mengurangi kemaksiatan ????

Ari Kurnia:
Terlalu banyak yg salah kaprah mengenai doa, malah dipake untuk kepentingan diri atau kelimpoknya, malah jadi musibah

Joni Law:
Bukan cuma dia, banyak orang ngaku ustaz yg doanya jelek. Tapi, selamat bekerja gabener bacot, kalau ga banjir, ga keliatan kerjanya.

Claudy Knehans:
jadi gara2 dia ni ujan g brenti2???!!!!
sungguh terlaluh!

FAUZi:
ah........... cuma seekor kadal gurun tak berharga kok di ulas ................

Alex R.:
Jelas banjir kali ini tidak ada kaitannya dengan kemampuan gubernur mengatasi banjir tapi penyebabnya sudah jelas semata-mata karena doa Hilmi Firdausi. Gubernur sepakat tidak apa-apa di sejumlah titik genangan air lebih tinggi dari biasanya yang penting terhindar dari perbuatan maksiat. Dilain pihak tentu beliau ikut prihatin dan mendoakan agar genangan tersebut cepat surut. Kalaupun agak lambat disitulah kesabaran masyarakat diuji tapi yang penting sekali lagi masyarakat terbebas dari perbuatan maksiat, sesuatu yang patut disyukuri.

Radensahid:
Maksiatnya di hotel hotel lantai 2 dan seterusnya tong. Jadi banjir nggak banjir maksiat jalan terus. Gitu aja repot

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Doa Hilmi Firdausi Minimalisir Kemaksiatan, Malah Petaka Banjir Di Jakarta & Daerah Lain! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/doa-hilmi-firdausi-minimalisir-kemaksiatan-malah-D3O6xqrGC2

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: