You Now Here »

#SeriOpiniKampung : Ada Apa Dengan Jokowi? Pembiaran Itu Merusak!  (Read 74 times - 47 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,586
  • Poin: 21.663
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Roedy Siswanto:
Bung Tadeus , sebaiknya anda membaca UU otomomi daerah untuk bisa lbh tahu permasalahan hukumnya .Presiden nggak bisa intervensi kepala daeran yg dipilih langsung oleh rakyat .Peran dprd untuk interpelasi sampai impeachment lbh jelas terlihat.

yuviandi purbodewanto:
Otonomi daerah .. Presiden tdk bisa intervensi, itu yg bikin gabener bisa semaunya dewek ngacak2. Lupakan dprd dki, mestinya kemendagri punya jalan/cara sendiri bwt nendang gabener, out of the box aja krn ini sdh kelewat batas PEMBIARANNYA. Masalahnya, gabener punya jaring2 penyelamat yg dikhawatirkan bikin keributan, bahkan sdh di ring 1 pulak .. Hlaa kalau pusat berani, demi kebaikan, mestinya pit├Ęs aja sekalian!

Opini Tadeus:
Setuju..memang DPRD yg harusnya bergerak...tp apa yg terjadi? Para wakil rakyat sepakat diam tutup mata, mulut, telinga. Bahkan PDI-P pun malu2 kucing....kenyang kebagian anggaran mungkin?

Dan juga..apa yang terjadi kalau semua Gubernur di Indonesia melakukan hal yang sama? Hal ini jadi contoh yang buruk... Gubernur akan jadi raja kecil di daerah masing2...lalu, boleh saja dong melawan instruksi presiden asal didukung dprd....

Bijimane?
Semua tergantung niat..kalau hukum/undang2/ peraturan yg sekarang tdk bisa mengakomodir, apakah tidak bs diganti?

Jaman berubah, apakah peraturan dibiarkan kekal?

Roedy Siswanto:
Ini kenyataannya bung . Sebagian besar anggota dprd dki senang dng Abas karena rejekinya lancar . Untuk merubah UU perlu peran eksekutif dan legislatif ....menurut anda dng anggota legislatif yg ada apakah akan mudah untuk merubah UU ?

Opini Tadeus:
Tampaknya sulit....

Zero:
Pendukung Wan Lamis ini sdah merasuk di segala sendi di masyarakat dan pemerintahan yg militansinya siap membela sebodoh apapun yg dia kerjakan. Membuat keributan dan kerusakan dgn pertaruhkan harta dan nyawa pengikut yg mdh di sulut sumbunya itu sdh biasa, penting mereka masuk surga sob.....
Jadi hrs di preteli dulu scr bertahap sumber2 dananya.

Imam aja:
pak jokowi harusnya membiarkan saja....(otonomi) dan sy pingin jakarta itu tenggelam...bodoh amat

Yaris Djami:
setuju, malah warga nungguin anies dan selfi2an ditengah banjir...pada cinta tu ama gubnya dan sukacita kok dengan keadaan mereka...ngapain seworder pusingin...

Opini Tadeus:
Haha..jangan dong...kesian warganya...

yuviandi purbodewanto:
Super!#DiTungguKelanjutannya

Prihatin Prihatini:
@penulis seword . coba googling hasil PILKADA kemaren per wilayah , dimana pasangan wan aibon , sama wan bango menang , trus tampilin deh photo2 banjir kemaren. Karena pastinya yg menang telak , disana rata2 penduduk JKT58

Di:
Dan seperti biasanya, ayo kita lihat bersama-sama, permainan ciamik dan cantik apalagi yang bakal terjadi kedepan nanti.

Katanya, dalam politik itu tidak serta merta bicara Kepentingan, Kekuasaan dan Keberpihakan semata.
Tetapi, bagaimana si elite-elite politik tsb begitu lihai, terukur, dan tentunya terstruktur dalam menggerakkan/memainkan pion-pion percaturannya.

Menelanjangi kebodohan dan ketidak becusan dari si Gabener DKI ini memang tidak akan ada titiknya.
Kebodohan dan kegagalannya dalam mengemban DKI1 terlalu singkat untuk dibahas dalam 24 jam.
Akan terus terlihat kebodohannya. Akan selalu nampak ketidak becusannya. Dan pastinya, selalu ada seribu cara untuk melakukan pembelaan diri.
Melakukan cuci tangan, lempar kasus kepada pihak lain. Hasilnya?!
Makin tampak BODOH !!

Ada isu berkembang, si Gabener Bodoh ini sampai detik hari ini masih terus diberi keleluasaan, terus diberi panggung pertunjukkan.
Banyak opini menyimpulkan, ini memang sengaja DIBIARKAN.
Lantas ???

Dalam permainan catur, pastinya ada langkah-langkah atau pergerakan, pion putih makan pion hitam, pun sebaliknya. Kemudian pion mana yang harus diumpankan/dikorbankan.
Keterkaitannya dengan situasi dan kondisi sekarang ??

Si Bodoh Gabener sengaja DIBIARKAN melakukan perusakan-perusakan.
Rakyat yang diumpankan/dikorbankan.
Selanjutnya, sambil menunggu waktu yang tepat, di-SKAK lah si Bodoh tadi ( Didepak dan ditendang dari percaturan politik Indonesia )

Opini Tadeus:
Nah...bisa saja dengan dalih ilmu catur politik...trus nyawa rakyat dikorbankan seperti pion gitu? Kan ga gitu juga caranya..

Gajah lawan gajah, pelanduk mati di tengah...

Masih banyak pembiaran lain yang akan saya bahas di artikel berikutnya...#tunggutanggalmainnya ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel #SeriOpiniKampung : Ada Apa Dengan Jokowi? Pembiaran Itu Merusak! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/seriopinikampung-ada-apa-dengan-jokowi-G8Sl66Xd2a

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: