You Now Here »

Buset! Ternyata Konsep Anies Air Hujan Turun Ke Tanah , Cume Diuji Di Satu Rumah!  (Read 208 times - 66 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,210
  • Poin: 23.287
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




WIDI:
Memang wisdom hujan di padang GURUN begitu. Tangkap air hujan, gunakan seperlunya, lalu baru sisanya dibuang ke tanah. Hilang tuh air. Konsep zaman batu di padang pasir yg langka hujan. Kita saja yg tepok jidat.



Kita menghadapi debit 500 meter kubik (500.000 liter) per detik di SATU sungai saja.  Perrnukaan daratan turun terus.... Pindahkan pusat2 bisnis ke tempat lain, pindahkan ibukota secepatnya. Ganti Anies dan TGUPP nya itu. 



Hancurlah kita kalo mencari pemimpin2 padang gurun begini. Jangan2 isinya TGUPP ini orang2 macam begini, wah kacau nih jakarta

Parlindungan Panggabean:
Kenapa ya anjing saya Plekky menjadi begitu beringas setiap kali melihat Anies senyum2 ditelivisi, seperti melihat tikus mencuri makanannya. Saya kesulitan menenangkan si Plekky. Saya tanya dokter hewan, sidokter bingung, ngomong kalau monyetnya juga berperilaku sama.  Mohon bantuannya para mas broh..

ErikaErika:
wkwkkwkwkwkwkw.... buset lu!!! hahahaha

Harismandingo:
Wilayah Jakarta yang berpotensi banjir itu sangat luas bung Muin,bagaimana bisa anda membuat sampel tentang program tangkap hujan itu xuma dirumah anda saja ?memang rumah anda seluas sepertiga Jkt ?,kekonyolan kok dipamerkan.
Kalau penilaian saya team TGUPP itu isinya cuma orang2 bebal yang dibayar mahal,mengapa mereka berani membayar mahal orang2 bebal ? karena mereka orang pekok .

Abu Dias:
kali ini tgupp dipanjangkan jadi tim gubernur untuk pemelintiran pernyataan

Senopati:
coba aja dihitung volume, seberapa luas daerah banjir kalikan kedalaman rata2, sebesar itu pulalah yang harus "ditangkap". Itu baru dari sisi volume, sekarang bahas soal asal-usul airnya.
Logikanya, kalau mau tangkap air maksimal, tentu tidak cukup sumur resapan di tiap bangunan, drainase bangunan juga harus berakhir di sumur tsb. Lalu bagaimana air yang dari luar daerah atau fasilitas umum seperti jalan ?
Untuk singkatnya, kenapa tidak diberikan satu contoh kota yang berhasil terapkan "tangkap air", sepertinya tidak ada di dunia ini. Mungkin akan absurd seperti ide menutup kali item dengan waring.

Immanuel Kelik:
Duh..
Meng-ide tapi tidak tanggung jawab. Kalau memang sumur resapan itu jadi salah satu solusi yang diambil, ya tolong dong dituntaskan sampai bisa dilaksanakan seluruh warga DKI. Tidak ada yang pernah bilang kalau air dimasukan ke tanah itu dalam bentuk sumur resapan? Yang kami tahu kan itu ide nya pak gubernur.

Yang jadi masalah dalam banjir ini kan adanya pengelola kota yang tidak menjalankan fungsinya. Dan tidak pernah ada langkah-langkah pencegahan yang bisa instan dilakukan untuk skala besar seperti kota, apalagi Jakarta. Semua perlu disiapkan matang dan dieksekusi dgn matang.

Nuhun..

Adiva Afsheen Hidayat:
Ealaaaaaaah…. Kirain serius ngoceh soal konsep, taunya cuma mau lempar tanggung jawab!!! Buset dah!! Jakarta benar-benar kena azab!! Ga gubernur ga TGUPP nya, semuanya sama-sama Ng*bloknya!!
-------+--+++++++------++

Dua duanya 11-12, ngedableg, bebal plus oon

xenakis2:
tangkap T41 aja buat warga jakbar aja kagak bisa,
ampe warga dianjurkan silahturahim numpang buang tinja ke antar tetangga...mendingan bikin lobang biopori buat masukin wan aibon bin ogeb masuk ke tanah......

Bayu Aji Nugroho:
Mau lulusan mana kek, kalau sudah berevolusi menjadi "kadal...." otaknya jadi tiarap semua..!!

Ari:
bejek2 aja tuh TGUPP asem tenan ngomongnya...di gaji gede cuma segitu doank pola pikirnya..hadeh...di detik katanya neh orang lulusan ITB , bener ga seh ?? masa iya seh ??

Radensahid:
Kemunduran besar buat ITB kalau kualitas lulusannya macam begini

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Buset! Ternyata Konsep Anies Air Hujan Turun Ke Tanah , Cume Diuji Di Satu Rumah! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/buset-ternyata-konsep-anies-air-hujan-turun-ke-jK9FGvpkYo

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: