You Now Here »

Bukan Ikan Doang, Mungkin Inilah Satu Alasan Kenapa China Incar Laut Natuna  (Read 185 times - 89 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,441
  • Poin: 23.518
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




hari setyawan:
Yang bikin KIA datang kemari itu ya pilihan Pak jokowi sendiri yg mengganti Bu Susi dg edi...

Sebab cina sudah paham, sampai saat ini baru Bu Susi yg sanggup mengimplementasikan visi kedaulatan di laut nya Pak Jokowi.

Dengan adanya beda pendapat dalam menangani insiden di ZEE natuna, ibarat gigi yg sudah lemah tinggal.digoyang-goyang biar lekas copot

Ingat komen luhut yg mengatakan :"boleh saja KIA menangkap ikan di ZEE Natuna asal ada ijinnya"

Bu Susi ketika menjabat, menghentikan ijin penangkapan ikan oleh KIA asing dan melakukan pengusiran thd KIA dari berbagai negara.....100% penangkapan ikan.harus dilakukan oleh bangsa sendiri !!!

ninoy78:
cuma sayangnya bu susi emang ga mau jadi mentri lagi ya, rumor yg muncul?

hari setyawan:
Sayangnya lagi.....saya ga percaya rumor seperti itu ??? ??? ??? ???

Bayu Aji Nugroho:
Gadaikan saja eLBePe, PeeS, EPe saya ikhlas 1000%..., tapi jangan gadaikan kedaulatan NKRI!!!!!

Leo Nardo:
Ternyata Prabowo S dan Luhut BP kalah garang dari ibu Susi Pujiastuti. Jendral tapi pengecut. Malu-maluin!

Noh, lihat Iran, gak kalah gertak sama US meski kemampuan militernya belum sebanding.

Tapi btw, kali ini kenapa ya Jokowi gak gelar rapat dengan Panglima, Menhan diatas kapal KRI macam dulu lagi...?

Harismandingo:
Kenapa tidak dari dulu sblm wilayah ini jadi polemik wilayah  dibangun  untuk pemukiman atau kegiatan2 lain untuk penduduk P.Natuna atau pendatang sebagai bukti bahwa daerah itu milik NKRI.Terlambatkah kalau sekarang mulai digeber pembangunannya yg penting ada bukti kepedulian kita.

oloan sitanggang:
Sejak 10 Nov 1945...sebenarnya yg punya nyali itu cuma : Rakyat. Maaf, jenderalpun hanya nyuruh prajuritnya....kecuali selevel Rommel pd PD 2.....atau Mac Arthur atau Bradley....demi Negaranya....nyawanya dipertaruhkan.

oloan sitanggang:
Natuna lepas.....bahaya deh..

hoetomo:
Terlihat kalau di tempat2 turis mereka2 ini sering nggak aturan he he he he

Andy Wijaya:
Benar, suka main serobot saja kalau antri

Kampret212:
Pak presiden, jgn letoy soal Natuna, salah pilih menteri kacau balau deh. belum lagi gaberner mengacau di ibukota gak ada tindakan tegas.

C Jon:
Akhirnya warna antek Aseng kelihatan jelas pada diri mantan letjen Luhut Panjaitan dan letjen pecatan Prabowo Subianto.
Memalukan, kedua-duanya mantan perwira Kopassus, tapi ngga ada nyali. Perwira pengkhianat macam ini pantas dihukum tembak mati.

s1s1 9elap Quâ„¢:
LUHUT PENGKHIANAT NKRI
TARUH TUH KEPALA TANPA OTAK MU DI BAWAH, BIAR MUKA & KEPALA KAU JADI ALAS KAKI CINA. HARUS NYA KAU SIAP MATI DEMI NKRI BUKAN NYA MENYODORKAN KEPALA KAU BUAT DI INJAK.. JILAT TUH BOKONG NYA CINA DENGAN LIDAH KAU DEMI INVESTASI.. PENGKHIANAT RENDAH KAU

Jack Jersey:
mau perang nih mas hihihi,
perangi hawa nafsu pada diri sendiri aja nggak mampu kononnya mau perangin hawa nafsu komunis?

ustadz sayyid habib yahya

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bukan Ikan Doang, Mungkin Inilah Satu Alasan Kenapa China Incar Laut Natuna yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bukan-ikan-doang-mungkin-inilah-satu-alasan-CyAi9bgoD2

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: