You Now Here »

Bau Korupsi Banjir DKI, Pompa Mati, Pagi Sampai Malam Alasan Petugas BELI SOLAR  (Read 80 times - 123 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,555
  • Poin: 21.632
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Daniel Toba:
Malam-Tahun Baru, Baru Beli Solar ??
Apakah Kuping Para Operator Pompanisasi dan Pejabat Pemprov DKI Jakarta Budeg Terhadap Peringatan Dini BMKG Akan Cuaca Ekstrim ??
Tersedia 450 Pompa, 264 Kondisi Rusak, 136 Kondisi Siaga Bergerak/Mobil, Hanya 50 Pompa Aktif.
Dapatkah Kelalaian Berakibat Jatuhnya Korban Nyawa dan Harta Melayang Berakhir di Balik Jeruji PENJARA ??

Love NKRI:
Kebodohan itu jgn dibiarkan, warga hrs sgr sadar

Lanina:
ga nuduh ahok skalian, solar nya di tahan?

Bayu Aji Nugroho:
"Banjir by design"

Saat ini "Banjir Jakarta" menjadi teror yang menakutkan, karena dampak yang ditimbulkan juga beragam.
Kalau memang sengaja dibiarkan, bisa juga dikatakan,
"Pemprov DKI sengaja melakukan teror kepada warganya..."
Jadi..... ?????

San Tuy Wele Wele:
jadi TOLOLIST

Alex R.:
Mana ada cerita rumah pompa kehabisan solar kalau tidak karena dicolong.

Abdul muis:
Melakukan pembiaran dan tidak melaksanakan tugas dan kewajibannya sehingga menimbulkan korban nyawa dan harta, sdh memenuhi dugaan awal pelanggaran hukum, jgn terbuai dgn segala omong kentut yg keluar dari mulut gabener wan aibon bin wan yaman ini, pemeriksaan terhadap bawahannya merupakan pintu masuk menuju pemeriksaan dirinya, kok bisa2 diri sendiri guoblok ngak bisa kerja, akibatnya cuma disebut musibah dari Tuhan, musibah itu kalau si pentolan kadrun ini ketimpa truk kontainer saat menuju balaikota, ini baru disebut musibah, lah ini banjir yg bisa diprediksi pencegahannya tdk dilakukan, tapi hanya diberi kamuflase kata2 indah (naturalisasi , air antri, air masuk bumi, melawan sunatullah)

Alex R.:
Lalai dan malas bilangnya musibah.

Love NKRI:
Yg jlas Musibah itu warga DKI, apes banget pny Gubernur Terbodoh versi Google.
Faktanya mmng Bodoh Natural

Bersih bersih:
Bagus.. bagus..
Makin banyak informasi yg disampaikan ke publik dari sumber yg dpt dipercaya (data atau fakta, bukan cuma kata!), makin jelas kelihatan bahwa urusan banjir kemarin adalah KELALAIAN.(ini msh santun, krn kelalaian yg disengaja - mestinya jg gampang dibuktikan kalau jd perkara di pengadilan - adalah kejahatan!)
Dari 178 titik masalah, ambil gampangnya bahwa yg 62 titik limpasan air sungai dan saluran adalah yg termasuk diributkan normalisasi vs naturalisasi yg kompleks bin ruwet urusannya, ini sdh gampangnya aja ga perlu dipilah2 lg, kasih voor, jadi sisanya yg 116 titik masalah adalah yg kalau rutin dikerjakan dg teratur dan benar seharusnya tidak menjadi masalah!!
Jadi kan tinggal lihat saja apakah yg 116 titik masalah itu betul2 rutin dikerjakan, ada anggarannya, ada personilnya, ada jadwal kerja pemeliharaannya, ada laporannya, dan ada pengawasannya.
Kalau tidak dikerjakan ya KELALAIAN - dengan sengaja tidak dikerjakan, misalnya anggaran solar ada tapi alat keruk dan pompa tidak jalan krn solarnya 'menguap' ya KEJAHATAN.
Gitu aja.

Love NKRI:
Bkn lg Kelalaian kalo merupakan Kewajiban. Itu sdh Kesengajaan.

piter:
arti kata, dari 178 titik hanya titik longsor yang merupakan akibat kerusakan lingkungan. ementara susanya adalah kelalaian pejabat publik tidak mengkontrol, tidak mengeruk, tidak memperkuat tanggul yang jebol. Aapalagi masalah kehabisan solar. Hal2 inilah yang harus kita tambahkan dalam argumentasi hukum gugatan class action

Albert Adlyn:
kayaknya gubernur terbodoh emang tidak peduli soal banjir, banyaknya masalah yg mengakibatkan efek banjir makin parah kemudian dia sibuk menyalahkan pihak lain dan menuai pujian dengan kerja bakti seakan2 sangat peduli korban banjir.
ini bukan lagi gubernur terbodoh tapi gubernur termalas dan gubernur paling tidak peduli warganya

Lanina:
Bukan bodoh, tp sengaja

Agus:
Ini pasti gara2 Ahok terpilih jadi komut Pertamina....begitulah kentut yg dikeluarkan dari para kadrun yg kepalanya terbuat dari septic tank

Love NKRI:
Warga yg dijanjikan Bahagia faktanya di Tenggelamkan, sdh seharusnya mengajukan Class Action thdp Pemda DKI cq Gubernur beserta seluruh jajarannya, ajukan gugatan Ganti Rugi Materil n imMateril.
Ajukan juga gugatan Penggunaan Anggaran yg tdk tepat sasaran. Memangnya ikhlas Ratusan Milyar bahkan Trilyunan hny utk AIBON, Pulpen, Meja Kursi, TGUPP yg gk jelas kerjaannya, Balapan, Bambu p0rn0, Pohon Plastik, Bongkar Pasang Trotoar/JPO. ????
Memangnya beli Motor, Mobil, Perabotan n bangun rumah pake DAUN. ???

Sadarlah warga JKT, saatnya anda semua menghukum Gubernur Terbodoh yg bisanya cuma ngoceh n ngeles.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bau Korupsi Banjir DKI, Pompa Mati, Pagi Sampai Malam Alasan Petugas BELI SOLAR yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/bau-korupsi-banjir-dki-pompa-mati-pagi-sampai-YZR1QmbcYz

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: