You Now Here »

Kasus Reynhard Dan Mitos Pakaian Seksi Sebagai Pemicu Pemerkosaan  (Read 115 times - 41 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 21,618
  • Poin: 21.695
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Rebellious Black Swan? ??? ????‍? ???:
Namanya juga manusia, mau lahir di Indo apa di negara manapun kalu memilih menuruti pikiran kotor dan nafsu bejat ya bejat aja ... inilah bukti bahwa tidak ada manusia yg bisa menyombongkan diri dg pendidikan tingginya atau ketampanannya atau kekayaan keluarganya karena pada dasarnya manusia sama saja terdiri dari pikiran dan tubuh yang kalau ga bisa mengendalikan diri ya sudah terjun bebas ke kubangan deh

Roedy Siswanto:
mbak Hima , saya pribadi sangat mengutuk dan dan bersyukur Reinhart tertangkap tetapi dibalik itu saya berharap masyarakat dan pemerintah khususnya kemenkes lbh sadar akan kesehatan jiwa . Orang yg terganggu kejiwaannya tidaklah selalu berarti gila tetapi juga kelainan yg kadang dibawa sejak lahir . Kelainan seksual misalnya . Menurut saya andai sdh terdeteksi sejak awal maka penyembuhan menjadi sesuatu yg sangat bisa diharapkan .

Indri Giber:
Betul.
Orang tua adalah orang terdekat dari anak. RS ini menunjukkan tanda2 psikopat narcisistik yg sangat kentara. Tindak2 tanduk selama di pengadilan, dan dari bukti2 bahwa dia bangga sekali dengan perbuatannya (bragging), apalagi kalo korbannya ternyata straight.


Walau begitu kita gak bisa 100% menyalahkan ortu, though. Karena banyak trait psikopat narsistic mulai muncul ketika mereka tumbuh dewasa. Selain itu RS adalah manusia dewasa, artinya dia sudah melakukannya dengan sadar dan mengerti konsekuensi perbuatannya. Kasihan ortunya kalo 100% disalahkan, kata orang jawa 'anak polah wong tuwo kepradah'.


Kita mulai aware bahwa penyakit mental adalah penyakit yg harusnya ditangai seperti penyakit tubuh yg lain. Harus 'diobati', bukan dianggap sebagai aib. Walau secara pribadi kita harus hati-hati ketika berhadapan dengan psikopat narcisistic, walau mereka tidak selalu berbuat kriminal. IMHO, budaya socmed (+tongsis) sedikit banyak berkontribusi dalam menyuburkan trait narcisistik. Di negara tempat saya IG dan FB lagi dicecar habis oleh pemerintah setempat (mereka diminta utk menghilangkan feature tertentu, misalnya jumlah follower & likes, etc).

Roedy Siswanto:
Sis Indri , saya tdk bermaksud menyalahkan siapapun , tetapi menurut saya ada kondisi di masyarakat yg harus dirubah yaitu kesadaran penyakit kejiwaan . Bukan hanya soal kelainan seksual tetapi banyak yg lain misalnya bila anak anda kejang kejang tanpa panas dan lbh dari satu kali terjadi maka kemungkinan besar anak anda terkena epilepsi .....ini juga salah satu contoh penyakit kejiwaan yg apabila terdeteksi sejak dini akan besar kemungkinannya untuk sembuh .

Indri Giber:
Saya gak menuduh kok, hehe ;-)
Cuman mengingatkan buat yg baca, walau sebagian besar memang salah orang tua, tapi ada  faktor yg diluar kontrol orang tua, krn usia pelaku sudah sangat dewasa.


Dan saya sangat salut dengan mas Roedy yg juga mengadvokasi awareness tentang kesehatan mental. Itu bukan aib, tapi penyakit yg wajib kita deteksi, sembuhkan atau at least kontrol.

Roedy Siswanto:
Waduuh ...topiku jadi sesak nih Sis ....orang kampung dipuji sama  sobat yg di Inggris bikin kepala melar nih sis ... ??? ??? ??? ???

Indri Giber:
ROFL, sobat???
That sounds so classist ;-)

Roedy Siswanto:
yah emang beda Sis , yg berkelas dng aku yg nggak naik kelas ??? ??? ??? ??? ????

Indri Giber:
Weleh2 mas, kita sama2 aja. Dibalik kulit isinya sama. Kita juga sama2 selalu berusaha to do the right thing.

Bayu Aji Nugroho:
Ahhh... Dasar otak manusianya aja yang mesum dan mental yang tidak seimbang dari pelaku pemerkosaan!!!!!
(click to show)


erik:
pesan yg sangat bermakna dari mbak hima ????

Soekojono Goen:

(click to show)


LAKSMANA BINTAN BANDAR BESTARI:
Kasus Reynhart Sinaga ini seyogianya menjadi pembelajaran bagi semua komponen bangsa, bahwa perlu ada perhatian extra di level keluarga kepada anak-anak yang memiliki kemampuan dan kecerdasan khusus agar dibina dengan sebaik-baiknya (termasuk perhatian dan kasih sayangnya). Melepaskan kepergian anak ke luar negeri perlu persiapan dan pertimbangan yang matang, terutama dalam hal kultur yang berbeda antara kita dengan negara tujuan. Jika melihat jumlah korbannya memang membuat sesak di dada, karena sang terpidana membawa embel-embel sebagai "WNI", juga menjadi suatu rekor baru di Inggris. Namun, apa mau dikata, nasi sudah jadi bubur. Pekerjaan rumah berikutnya adalah jangan ada lagi Reynhard Sinaga lain yang muncul dengan perilaku serupa. Semoga ke depannya, generasi penerus Indonesia yang studi di luar negeri dapat selalu membawa nama baik bagi bangsa dan negaranya ini, aamiin Allaahuma aamiin !

Harangan Toras:
di eropa mah dah biasa liat bikini makana gk nafsu..so sasarannya yg pakaian lengkap....full imajinasi kira2 apa ya dibalik pkaian

Padu Delima:
Berapa kali perkosa dikalikan tiga tahun,baru mantap hukumannya

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Kasus Reynhard Dan Mitos Pakaian Seksi Sebagai Pemicu Pemerkosaan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/kasus-reynhard-dan-mitos-pakaian-seksi-sebagai-BXJL5A6g0J

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL:
 

Show query request by visitor on this page (What This?)

rudal indonesia menyerang inggris 195 korban,