You Now Here »

Benarkah Makan Babi Adalah Penyebab LGBT?  (Read 144 times - 99 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,441
  • Poin: 23.518
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Benarkah Makan Babi Adalah Penyebab LGBT?
« on: January 13, 2020, 08:06:58 AM »




waterlemorange:
Janggut aja lu tebelin! Bahlul bahlul, ckckck.......speechless ??? ?????

Bayu Aji Nugroho:

(click to show)


Leo Nardo:
Kalau akal sehat sudah dipunggungi begitulah jadinya.

Di:
Lucu juga, dengan predikat seorang dr. tetapi mengeluarkan pernyataan yang tidak berdasar sama sekali.
Tidak bisa dibuktikan atau tidak ada pembuktian secara ilmiah, terkait omongannya sendiri.
Pembodohan publik !!

Tercengang !! Ada politikus dari salah satu partai yang konon katanya, partai dakwah, partai Islam, lha kok 'seneng' cuitan berbau ELGEBETE !!
Emang najis partai PEKAES ini.

John Lie Kwee:
Sejak kapan pula ada babi yang LGBT.. ??

Bayu Aji Nugroho:
Jangan lupa tanyakan padanya, mana buktinya makan babi adalah penyebab seseorang menjadi LGBT…

Kasih tahu dia juga bahwa jumlah LGBT terbanyak di Indonesia berada di provinsi Sumatera Barat dan mereka tidak makan babi tuh!

Seharusnya LGBT banyak tumbuh dan berkembang di daerah yang mayoritas saudara2 kita yang non muslim.
Kalau merunut hasil survey dan pernyataan tuh dokter upildajal...

Apakah ada kemungkinan mereka makan babi secara diam2, bukankah semakin dilarang ya semakin besar semangat untuk mencobanya.... ????
??? ??? ??? ???

Rosita:
Terima kasih umNafys, kok bisa ya pernyataan dari seorang dokter,  perlu ditelisik kampus mana, titel dokter nya.
Tidak usah jauh 2, menginap di pesantren atau panti2, betapa tak berdaya nya murid2 yg dilecehi

John Lie Kwee:
Itu dia... kebanyakan minum kencing onta, otaknya jadi otak onta...

BritneyYang:
wah bisa Di usulkan dr Zaidul Dan walkot tangerang terima hadiah Nobel.
IDI ngomong dong tuh dr Zaidul ngoceh
ga karuan.

Budi P.:
Kalau yg ini kebanyak makan kambing, makanya muka dan mulutny (omongannya) mirip kambing

Oen:
Gelar dokternya resmi atau abal abal dari Universitas mana sob Nafys,  makan babi pasti menjadi Siluman babi kawan SUN GOKONG siluman monyet wuahahaaaaaaa

John Lie Kwee:
Di Forum internasional ane pernah denger argumen dari seorang (maaf) muslim dari arab yg bilang orang akan menjadi seperti apa yg dimakan. Waktu ane tanya kenapa ane suka makan sate kuda, koq ga pernah bisa lari kenceng kaya kuda... eh dia malah mingkem diem seribu bahasa...

Oen:
Lari kaga kenceng tapi barang ente jadi besar dan panjuanggg kaya punya kuda opo ora hebattt

John Lie Kwee:
Hus.. itu mah senjata pamungkas sob...

Bayu Aji Nugroho:
Berarti sepakan anda sehebat kuda sob...
Bisa daftar buat jadi pemain timnas renang Indonesia sob..
??? ??? ??? ???

Harangan Toras:
ntah teori apalagi yg akan muncul setelah ini....tp saya punya teori buat si za ni..."kebanyakan makan kambing an minum pipis onta mengakibatkan anda mirip dengan kambing dan onta...contohnya anda dan para petinggi kadrun" ...

Sita W:
Bung Nafys...kayaknya artikel ini perlu dikirim ke dia ya...segera!

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Benarkah Makan Babi Adalah Penyebab LGBT? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/benarkah-makan-babi-adalah-penyebab-lgbt-bFOQATxNsl

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: