You Now Here »

ATM Di Labuan Bajo Sering Kehabisan Duit, Bule Pun Pinjam Duit Sama Saya  (Read 253 times - 80 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,421
  • Poin: 23.498
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




harriz salim:
Laaah....itu kata Viktor gubernur NTT  ngomong sangat sesumbar sekali , belagu lagi , katanya NTT ga butuh turis miskin...yg miskin silahkan wisata ke BALI , NTB  stau kedaerah lain...yg banyak duit pd nyesel apalagi yg kere...gubernurnya omdo juga ,  banyak duit juga ogah ke NTT

Lanina:
Dgn keadaan bgt saja, banyak turis dtg. Ngapain di bgs in? Gt x jln pikiran pemda nya.

Rosita:
Di mana pun di RI, pemeliharaan, penataan alam, amburadul dan kumuh. Sepertinya dipaksakan. Bagaimana mau bersaing menarik wisatawan dengan negara seASEAN aja deh...

San Tuy Wele Wele:
labuan bajo mungkin butuh investor yg 100% tidak pernah takut di demo2 FPI dll...
sayangnya... belum ketemu...

malahan investor takut usahanya dinaturalisasi eh salah.. takut dinasionalisasi sama kita...

PT. Karunia Mitra Sukses:
sejujurnya saya sangat marah dan geram sekaligus putus asa melihat keadaan Indonesia sekarang ini ... Pemerintah Jokowi keliatannya bersungguh sungguh ingin merubah wajah Indonesia menjadi lebih maju dan bersaing di masa depan .... tapi pada kenyataannya di bawah,  sungguh amat miris .. seakan akan tidak singkron antara kebijakan pemerintah pusat dan daerah .. belum lagi tingkah pola ormas ormas yang meresahkan .. mulai dari jualan agama dan khilafah sampai berbungkus dengan jubah jawara ... apabila ini tidak segera diselesaikan dengan baik, tegas dan cepat .. 90-100% Indonesia akan menjadi negara SURIAH ke dua

Edwin Hendra Kusuma:
Padahal awal2nya Kabuan Bajo dijadikan hub untuk tour ke Komodo terlihat menjanjikan sekali. Ditambah heboh Homo Floresiensis di Liang Bua menambah promosi gratis. Sayang sekali awal yang bagus ini nggak dimanfaatkan dengan baik...

RakatFlo:
Maaf sebelumnya,bisa jadi artikel ini membuat angka wisatawan di L. Bajo menurun..semoga saja tdk terjadi seperti itu yah..amin

Leo:
Untuk masalah penataan wilayah okelah silahkan protes ke pemerintah.

Ketiadaan minimarket modern dan minim nya atm mau protes ke penerintah juga? Ini serius apa sarcasm sih?

Owh i see, mungkin maksud penulis, pengen kayak di Bali gitu ya? ,minimarket bederet deret, atm tiap beberapa ratus meter ada. Gitu kan?

Sejauh pengatuhuan saya, pemerintah daerah bukan pemilik indo/alfa mart, jadi urusan buka cabang disana bukan jadi urusan mereka. Mestinya kalau melihat daerah potensial, pegusaha yang akan mengisi permintaan pasar tersebut, bukan pemerintah. Bahkan, di Banyuwangi, Pemda nya justru tidak memberi ijin baru utk indo/alfa mart atau minimarket berjaringan lainnya, ini dilakukan sebagai upaya proteksi toko lokal agar tidak kalah saing dgn yang modern.

Lalu masalah atm. Apa urusan nya dengan pemerintah? Serius ini ane nanya.
Atm itu sepanjang pengetahuan saya ya milik bank, entah itu swasta, bumn, atau bumd, lha kok protes ke pemerintah?

DC:
Setuju kalau masalah investasi ekonomi adalah hak pengusaha. Juga betul argumen anda bahwa penulis salah sasaran komplain karena bagaimana pun juga jika ada ATM kehabisan cash dan tidak diisi dalam 30 menit, itu memang kesalahan banknya bukan pemerintah. Begitu juga mengenai pemerintah tidak mampu memaksa sebuah perusahaan menambah jumlah convenience store jika daerah tersebut memang tidak dianggap menguntungkan.
Namun bukankah komplain penulis cukup valid untuk meminta pemerataan status apalagi ketika ingin menaikkan status pariwisata pulau Komodo? Bukankah kenyamanan dalam transaksi finansial adalah salah satu faktor mengapa sebuah tempat pariwisata menjadi populer seperti Jepang dan Singapura?
Anda dan penulis dua - duanya argumennya valid.

Note kepada penulis : semoga lain kali berhati - hati dan mencoba menjadi curigaan sedikit kepada turis karena banyak yang tahu orang Indonesia itu baik hati sehingga mudah untuk dimanfaatkan.

Arie:
Saya tinggal di Labuan Bajo, belum pernah mengalami ATM kehabisan uang. Dan juga mesin ATM di Labuan Bajo cukup banyak. Memang kalau di jalan Soekarno Hatta ada hanya sekitar 7 atau 8 mesin ATM, tapi kiranya mesin-mesin ini tidak pernah kehabisan uang di dalamnya.


Btw, terima kasih telah berbagi pengalaman ini.

Kurara:
Januari dan juni-juli emang musim puncak liburan. Mungkin karena itu atmnya habis uang.

Antara sosialisasi penggunaan edc, gopay, ovo, dana dll di antara penjual atau perbanyakan mesin atm di area turis, karena sekarang budaya sdh ngarah k ga bawa cash byk. Pemda harus memperhatikan hal ini. Tempat yg jadi objek wisata internasional harus pny fasilitas financial yg memadai jg.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel ATM Di Labuan Bajo Sering Kehabisan Duit, Bule Pun Pinjam Duit Sama Saya yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/atm-di-labuan-bajo-sering-kehabisan-duit-bule-pun-gZLr4ZjVd6

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: