You Now Here »

Saya Dan Seword : Tiga Tahun Perjalanan (bagian 3)  (Read 72 times - 56 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,131
  • Poin: 22.208
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Saya Dan Seword : Tiga Tahun Perjalanan (bagian 3)
« on: January 22, 2020, 12:09:09 PM »




Opa patompo:
1 mg, 1 artikel? Pantesan gw suka ngelu ga nemu2...

Kolik2000:
Maapkan, saya

Sableng:
Mbah, aku kok ngelu moco iki.

nihayatur rohmah:
Semangat mbah masih ada minggu-minggu yg lain
#akukokngelu

Sita W:
Apakah si Mbah sedang tidak semangat mbaak? ????

Kolik2000:
Tenang, ada aku di sisimu

#kata bayang2

Kolik2000:
Tetap semangap

Sita W:
Ini koq seperti artikel perpisahan tho? ??? ?????...yang perlu diingat adalah saya satu-satunya yang memanggil 'Kakak' Kolik di saat yang lain manggil 'Mbah'. Berarti intuisi saya tajaam setajam silet kalo Kakak Kolik masih seimut Iqbal Ramadhan bila dilihat dari puncak Jaya Wijaya. Cuma yang saya kecewa kenapa misteri pemanggilan 'Mbah' itu belum terungkap sampe detik ini?? Ini seperti konspirasi tingkat tinggi penulis-penulis seword, sehingga saya mendesak warga seword membentuk pansus untuk mengulik ini, supaya saya nggak ngeluuuu

Opa patompo:
3 taon kagak bisa maen layangan... soal-nya logo seword kek-nya mo dijadi'kan layangan biar diterbangkannn...

Kolik2000:
Bukan perpisahan lah, cuman kayak semacam flashback

Untuk misteri sebutan "mbah", seperti saya bilang, akan terjawap bila neng Sita join jadi penulis Seword

reinhard pardede:

(click to show)


Edwin Hendra Kusuma:
Dua tulisan ini, berjarak hampir setengah tahun.



Anda dicari George R. R. Martin.

Di:
Terus terang, saya lebih tertarik dengan bagian ini :

judul tulisan saya rata-rata tidak menjual. Why? Saya soalnya sering dikecewakan ketika membaca judul bombastis

Kenapa?!
Sudah bukan rahasia umum lagi. Sudah bukan hal yang baru lagi, apalagi sesuatu yang mengherankan. Lebih-lebih sesuatu yang mengkhawatirkan. Tidak !!

Bahwasanya, setiap tulisan-tulisan yang akan dipublikasikan di ranah umum. Untuk konsumsi masyarakat umum pula.
Tentu bakal banyak dijumpai tulisan-tulisan yang menyematkan. Mendahulukan sebuah judul yang seperti penulis singgung diatas.
Sebuah judul tulisan yang bombastis

Sah-sah saja dan wajar-wajar juga, melakukan tindakan seperti itu bagi para penulis. Tentu saja dengan tidak satu tujuan. Banyak sekali motif dan tendensi dari seorang penulis tersebut.

Bertujuan menarik perhatian dan simpati pembaca misalnya.
Bertujuan agar semakin banyak dilihat calon pembaca contohnya.
Bertujuan untuk meningkatkan/menaikkan 'daya tawar' diri, apa salahnya.
Dan tentunya, masih banyak motif dan tendensi lain dari seorang penulis tsb.
Dan sekali lagi, sah-sah saja serta wajar-wajar juga.
Satu yang paling penting dan tidak bisa dibantah adalah :

Judul sebuah tulisan dengan isi kontennya, mempunyai korelasi satu sama lainnya

Saya yakin, banyak sekali yang berseberangan dengan pendapat saya ini. Banyak pihak yang tersinggung, karena 'kebiasaannya' saya catut disini. Dan saya ulangi sekali lagi, sah-sah saja dan wajar-wajar juga.

Akhirnya...
Teruslah menulis, bukan karena si Anies Baswedan akhirnya dengan legowo turun dari jabatannya.
Teruslah menulis, bukan karena si Rizieq Shihab akhirnya mau mengakui Jokowi sebagai Presiden RI yang sah.
Teruslah menulis, bukan karena si Ratna Sarumpaet akhirnya melangsungkan pernikahan dengan si Rocky Gerung. Berjanji untuk mengikat tali suci pernikahan sampai akhir hayat nanti.
Dan teruslah menulis, bukan karena si empunya seword ini, mau menaikkan 'bayaran' dari sebuah tulisan yang mampu menembus 500k pembacanya.

Dan sekali lagi...
Teruslah menulis, bukan karena 'sesuatu hal' seperti diatas. Tetapi, terus menulislah karena Anda begitu dan sangat mencintai sebuah tulis-menulis itu sendiri.

Mpok Desy:
Lha, ngambek atau opo iki?

Kolik2000:
Ora ora ora

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Saya Dan Seword : Tiga Tahun Perjalanan (bagian 3) yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/saya-dan-seword-tiga-tahun-perjalanan-bagian-3-RCGmhWpJgf

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: