You Now Here »

Penindasan Kebebasan Perempuan Dalam Berpakaian Dengan Mengatasnamakan Tuhan  (Read 82 times - 91 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,132
  • Poin: 22.209
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Prasojo:
Aku ngikut komen Mbak Him:
Memang iya ya, sering diajarkan di pengajian-pengajian; bahwa kelak di neraka penduduknya kebanyakan perempuan.  Aku kok belum sampe ke tahap memahami kalo lebih banyak perempuan yang jahat and evil, so that hasilnya lebih banyak penduduk neraka adalah perempuan. 

Tapi aku pake nalar biologi-genetika saja: bahwa di alam memang peluang lahir perempuan (XX) lebih banyak ketimbang laki laki (XY).  So, populasi perempuan lebih banyak dari laki laki.  Kebetulan aku kerja di kantor Dukcapil, dan sering nyatat jumlah penduduk perempuan (selalu) lebih banyak ketimbang penduduk laki-laki.
Jadi pasalnya adalah jumlah populasinya, bukan level jahatnya ?

Kampret212:
masalahnya pahala dan dosa tidak berbanding lurus dengan jumlah populasi, karena itu penghuni surga dan neraka juga gak bisa pake hitung-hitungan matematis. Klu mau itung-itungan, justru dosa-dosa besar paling banyak dilakukan laki-laki. ajaran yang mengatakan perempuan paling banyak itu adalah akal-akalan untuk mengatakan bahwa perempuanlah penyebab segala dosa laki-laki. Bullshit!!

Orang beragama (beriman) itu maksudnya menemukan jalan ke surga dan menjauhkan neraka, bukan malah mencari-cari (bahkan yakin bisa menentukan) siapa-siapa yang akan masuk neraka!!

Barkah Adi:
Nah, belon lama di tipi ada berita anak muda ditangkep, kena OTT sisitipi, naik motor sempet²nya sengaja ngrogoh t*tek emak² tua yang pakeannya sangat rapi, pake kerudung lagi. Jadi, apa pakaian yang bikin otak mesum laki²?
Semua kayanya karena moral wis entek. Nggak ono lagi pelajaram budipekerti kaya dulu.

firman proindo:
Haditsnya emang begitu mau gmn lg

Hima Bintu Madani:
Naaaah... ini komen paling keren ??? ??? ??? ???

Amies Blas uEdan:
Mbak Hima, coba lepaskan Hijab nya sebentar saja, lalu ke luar rumah. Kalau ragu2, lakukan di tempat lain yg jauh dr komunitas nya. Teman Islam saya banyak kog yg makan Babi juga. Setelah melakukan itu, termasuk makan babi teman saya, coba dirasakan apakah hidup mbak berubah atau apa. Hidup cuma sekali coba dirasakan pengalaman nya.

Relasi Agama dg manusia tuh sederhana:
Agama menjual Sorga dan Neraka (dan itu sejatinya ciptaan manusia, tunggu penjelasan saya, krn dalam kitab agama Samawi ttg proses penciptaan dunia, tidak ada kejadian yg menjelaskan Tuhan menciptakan surga dan neraka - coba dicek).

Lalu patokan siapa masuk surga atau neraka, adalah pahala dan dosa. Lalu disusun lah seperangkat aturan dr agama agar memisahkan siapa berdosa dan siapa dapat pahala. Sehingga akan ada kerumitan antara berat pahala nya atau dosanya (khas hukum dagang - krn Muhammad adl seorang pedagang sebelum menjadi Nabi, makanya ada timbangan semacam ini). Sementara di agama Kristen, jika penjahat bertobat sebelum mati, maka dia akan masuk surga, demikian kira2.

Agar manusia terpola dg dua hal itu, diciptakan bhw sorga merupakan antitesa dr dunia ktk manusia hidup. Apa antitesa surga: hidup kekal, tidak ada kesengsaraan dll (plus di Islam: ketemu 72 bidadari yg selalu perawan, lah kalau wanita akan ketemu 72 bidadara gitu? Lalu jd gangbang?- kalau ada bidadari dan bidadara, dan bisa seks dg manusia, berarti akan ada potensi bidadari seks dg bidadara dong).

Sementara Neraka diciptakan sbg tempat penyiksaan, lah apa yg disiksa wong jasad nya sdh gak ada, hanya roh nya yg tanpa jasad, lalu dibuatlah cerita bhw jasad orang2 mati dibangkitkan kembali (wah bakalan ketemu dg orang2 dr jaman purba). Lalu siapa yg melakukan penyiksaan, iblis! Oh berarti Iblis bekerja untuk Tuhan dg menyiksa manusia di neraka. Bukankah Iblis katanya berusaha merebut manusia dr Tuhan. Kalau manusia sdh sampai neraka, mustinya Iblis gak menyiksa si Manusia ttp bikin pesta besar2an krn berhasil mendapatkan manusia dr Tuhan. Bahkan kalau perlu iblis akan kampanye bhw di neraka akan ada 100 wanita seksi dan selalu perawan agar manusia pindah ke neraka.

Jika manusia tidak percaya lagi adanya surga neraka, maka gugurlah konsep ttg dosa. Jika manusia sdh tidak percaya sorga neraka, maka agama tidak ada peran apa2 bagi manusia, jika itu terjadi, siapa yg kehilangan kekuasaan atau peran: para ulama. Berapa banyak ulama yg kehilangan status dan bukankah menjadi ulama adl salah satu jalan mencari penghasilan, berarti penghasilan sbg ulama hilang ktk manusia tidak percaya kepada surga/neraka vis a bis tidak percaya kpd agama. Sehingga kelompok Ulama akan mempertahankan posisinya untuk mempertahankan penghasilan mereka. Simple.

Agar kondisi ini menjadi terjaga, diciptakan lagi kata2 kiamat. Seolah2 itu sesuatu yg menjadi bumi hangus kpd dunia. Bhk ktk kisah Nabi Nuh dibuat, manusia belum tahu bhw bumi bulat dan sebesar ini. Kebayang jika seluruh bumi terendam banjir spt cerita Nabi Nuh, dari mana air sebanyak itu datang? Lalu kemana air itu mau dipindahkan? Musti dipompa ke luar angkasa wkwkwkwk. Setelah ribuan tahun, kiamat tidak pernah terjadi, ttp tetap dipelihara sbg ketakutan yg ditanam ke dalam alam bawah sadar manusia.

Jadi Surga/neraka merupakan jualan dr agama2 Samawi, patokan nya pahala/surga, manusia ditakut2i dg konsep Kiamat. Supaya umat selalu menaati agama (ulama), diciptakan serangkaian aturan untuk menjaga nya. Tidak boleh ini itu, nanti berdosa, nanti masuk neraka.

Saya bisa detailkan lagi betapa banyak manipulasi yg dilakukan oleh Agama kepada manusia selama ribuan tahun. Tapi gak ada perlunya.

Menurut pendapat saya, Manusia paling bahagia di dunia adl manusia yg tidak mengenal dosa (berarti tidak mengenal surga neraka), dan tidak kenal agama. Manusia semacam ini akan hidup diarahkan oleh hati nurani nya dan hidup dengan pikirannya, keduanya memang sdh diberikan Tuhan ktk manusia lahir ke dunia.

Itu pendapat saya saja. Bagi yg masih mau beragama dan meyakini sbg pegangan hidup, sah2 saja krn hidup ini milik kita sendiri. Saya gak berhak menentukan hidup orang lain. Sejatinya hidup juga bukan milik ulama yg berhak mengendalikan apa yg kita pakai, apa yg boleh atau tidak seolah2 ulama lebih tahu ttg kehidupan, pdhl ulama juga manusia yg sama dg kita, bisa salah dan benar.

John Lie Kwee:
Dlm konsep gereja Katholik, masuk Sorga itu sepenuhnya hak Allah, bukan kewajiban Allah untuk memberikan reward kepada manusia atas perbuatan baik. Jadi, manusia diajarkan berbuat baik, karena Allah lebih dahulu berbuat baik kepada manusia. Menjadi hak Allah kalo ada org yang dipandang jahat oleh manusia bisa masuk sorga. Bisa saja karena entah suatu saat, tuh orang bertobat sepenuhnya kepada Allah dan hal itu tidak diketahui manusia lain. Itulah dlm ajaran Kristen, manusia tidak diberi hak untuk menghakimi orang lain, karena manusia tidak akan mampu melihat secara holistik dan secara adil.

John Lie Kwee:
Well, kalau Dik Hima mempercayai makan babi itu haram, sebaiknya jgn diojok ojokin dong. Dlm KS Kristen dikatakan kalau kita yg halal makan babi, lalu menyebabkan org yg mengharamkan babi, jadi makan babi karena kita, dosa itu kita yg tanggung lho... Baca Surat Paulus tentang Batu Sandungan (Surat Korintus kalo ngga salah).

Amies Blas uEdan:
Masalahnya saya gak percaya sorga neraka ciptaan agama Samawi sob.
No offense.

Edwin Hendra Kusuma:
Jadi Surga/neraka merupakan jualan dr agama2 Samawi



Kalau yang anda maksud agama Samawi itu agama Abrahamic, memang nggak salah. Tapi perlu juga diperhatikan bahwa itu bukan cuma monopoli agama Samawi. Umumnya agama lain jualannya sama.

Kampret212:
yep. Sama aja. Hindu dan Buddha juga jualan agama, sampai berani melakukan tindakan kekerasan dan pembunuhan atas nama agama...

John Lie Kwee:
Dlm ke kristenan juga sama..... Semua agama pada jaman ekstrimnya (jaman gelapnya) dlm sejarah pernah juga koq melakukan tindak kekerasan terhadap org lain atas nama agama. Katolik ke Kristen, maupun sebaliknya Kristen ke Katholik juga secara sejarah pernah terjadi.

Amies Blas uEdan:
Itulah, Islam saat ini adl sama persis spt Katholik berabad2 lalu

Zombie dongook:
Apa iya selembar kain menutup kepala bisa menyeret manusia ke neraka
Tapi tak sanggup....
Menyadari kebencian yg menyelimuti tubuh, jiwa dan pikiran nya akan mengantar pada kebinasaan kekal

firman proindo:

(click to show)

Jilbaber jg protes

John Lie Kwee:
Kaum kadrun takut gerakan feminis, tapi mengharapkan dukungan feminis yg disebut emak-emak. Lebih tepatnya feminis yg udah dicuci otak... Jeng.. Dlm Kitab Suci Kristen dikatakan Allah menciptakan baik wanita maupun laki laki itu telanjang koq. Mrk hidup dlm kondisi telanjang juga, tapi ga ada otak ngeres si Adam terhadap Hawa. Sejak makan buah dari pohon yang dilarang (pohon pengetahuan jahat dan baik), baru mereka menutupi bagian tubuh yg syensyitif.. Artinya, manusia berpakaian justru karena merampas hak Allah dlm menilai yg jahat dan yang baik.

Edwin Hendra Kusuma:
Jadi opini soal cara berpakaian wanita, ada kelompok ekstrim kiri, ada kelompok ekstrim kanan, ada kelompok tengah.



Jadi penasaran, Mia Khalifa itu termasuk kelompok yang mana ya.... ??? ??? ??? ???

John Lie Kwee:
Kelompok tengah pinggir atau kelompok pinggiran tengah kalee... wkwkwkwk

Edwin Hendra Kusuma:
selama 4 tahun bergabung di seword, saya sudah banyak ditinggalkan oleh
teman teman saya, karena menurut mereka cara pandang saya, cara berpikir
 saya sudah kelewat batas, dan benar benar jauh dari kata normal



You lose some, you win some. C'est la vie.

C Jon:
Sejak awal manusia diciptakan, diberi akal dan nurani utk dipakai dalam membuat keputusan.
Ekstrem kanan dan ekstrem kiri hanya wujud pembenaran teori2 bikinan manusia yg di luar nalar yg sehat.
Maka dalam memilih berbusana, gunakan nalar kita sendiri, jangan biarkan orang lain yg buat keputusan.

Julius DS:
Ekstrim kanan adalah yang meyakini disyorga nanti ada pesta s3x, dimana kaum laki2 dilayani 72 bidadari yg perawan terus dan keperkasaannya terjaga terus. Sedangkan kaum wanita tidak diceritakan karena sudah divonis pasti masuk neraka.

Ekstrim kiri adalah yang meyakini kenikmatan duniawi harus dihabiskan sepuasnya selama hidup, termasuk urusan birahi dan s3x. Karena baik disyorga maupun dineraka sudah tidak ada lagi.

Netralitas, dimana segala sesuatu ada makna dan maksud. Manusia diciptakan untuk berpikir. Jilbab yang berkembang saat ini adalah memang berkonotasi urusan birahi, lain tidak.
Berbanding terbalik dengan sejarah budaya busana wanita diseluruh dunia sangat beranekaragam, spt busana budaya Rusia yang berjilbab atau suku Eskimo dengan busana tebalnya juga bangsa tibet.

John Lie Kwee:
Nah, kalo kaum wanita yg jadi pembom bunuh diri seperti yg di Surabaya tempo hari, itu masuk sorga apa engga yah?? Dianya perawan terus dan ditemani oleh 72 malaikat yg kuat kuat tanpa perlu minum viagra...

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Penindasan Kebebasan Perempuan Dalam Berpakaian Dengan Mengatasnamakan Tuhan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/penindasan-kebebasan-perempuan-dalam-berpakaian-I2UKIHKUfX

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: