You Now Here »

Menebak Nasib OGS: Dipecat Sebelum 29 Februari 2020 Atau Bertahan Sampai Akhir Musim?  (Read 81 times - 119 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,205
  • Poin: 22.282
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Pribadi simpel:
Kesialan dimulai saat SAF memilih David Moyes sbg pengganti nya. Ternyata Mr. Moyes cuma pelatih medioker yang hatinya kecil. Gw inget banget ketika dia secara terbuka bilang bhw MU bakal kalah menghadapi rival kuatnya (lupa siapa, klo gak arsenal ya liverpool). Ini suatu kegilaan yg luar biasa!! Rasa pesimis seorang pelatih klub sebesar MU itu ibarat sampar MEMATIKAN DAN MENULAR CEPAT!!

waterlemorange:
Corona om? ????

Bayu Aji Nugroho:
Biarkan OGS selesaikan kontraknya dengan MU...
Sir Alex ketika bergabung dengan MU tahun 1986, kalau tidak salah...juga tidak semulus seperti perkiraan banyak orang, pada tahun 1993 baru MU bisa menjadi juara Liga Inggris, meskipun  tahun 1991 mendapatkan gelar juara Piala Winners dan Europe Super Cup.
Membutuhkan waktu 7 tahun, Sir Alex membuat team yang mumpuni. Memang dengan syarat manajemen klub mendukung penuh apa yang menjadi program sang manager, pastinya.
MU sepeninggal Sir Alex, bisa diumpamakan seperti manusia yang ditinggalkan "ruh"nya. Karier panjang Sir Alex dalam menangani MU membawa dampak positif bagi prestasi klub, tetapi tanpa disadari memiliki dampak negatif dari aspek psikologis, MU seakan2 bergantung pada Sir Alex. Kharisma seorang Sir Alex juga membawa aura positif, pemain2 MU segan berkonfrontasi dengannya, meskipun ada saja yang berani ngeyel.
Tidak banyak terdengar berita2 negatif mengenai hub Sir Alex dengan para pemainnya, meskipun ada beberapa kali ada kabar berselisih dengan Beckham, Stam, tetapi semua berita itu seakan menjadi tak berarti ketika melihat penampilan mereka saat di lapangan yang begitu patuh pada setiap instruksi Sir Alex.
Dalam pembelian pemainpun, klub mendukung segala keputusan Sir Alex, tidak seperti sekarang bahkan sang manager seperti dipaksa menerima pemain yang memang bukan pilihannya tetapi pilihan manajemen klub (yang pasti ada kepentingan bisnis didalamnya)
Begitu hebatnya Sir Alex, kalau boleh saya  menganalogikan Sir Alex adalah MU, padahal dalam kenyataannya MU adalah MU dan MU bukanlah Sir Alex. Itulah yang terjadi sepeninggal Sir Alex, MU bagaikan anak ayam kehilangan induknya.
Maka dari itu, berikan kesempatan pada OGS untuk menggapai mimpinya, manajemen klub harus mendukung penuh program2 sang manager.

Yang perlu disadari,
Sepeninggal Sir Alex MU adalah sebuah klub yang biasa tidak istimewa (seperti Yogyakarta). Diperlukan kecermatan, ketepatan, kesabaran dan kecepatan (supaya tidak bosan hehehe...) dalam proses membangun sebuah permainan team yang mumpuni.


Jadi sebagai penggemar MU kita masih harus bersabar ketika ingin menyaksikan Manchester United tampil sebagaimana Manchester United, bukan MU seperti era Sir Alex.
Kuncinya,
MU harus bisa melepaskan diri dari bayang2 Sir Alex Ferguson

MU adalah Manchester United bukan Madura United.

Glory.... Glory.... Manchester United

San Tuy Wele Wele:
MU susah now karena BELUM MOVE ON dari alex ferguson haha aha aha

waterlemorange:
Tapi eMyU bukan PSS Sleman ????

Di:
Salah satu pekerjaan yang akan membuat Anda terlihat lebih tua satu atau dua dekade selain menjadi Kepala Negara atau Kepala Pemerintahan adalah menjadi pelatih sepakbola liga Inggris. Khususnya pelatih klub sepakbola Manchester United.

Saat ini, menjadi seorang pelatih Manchester United tidak baik untuk kesehatan dan penampilan fisik.
Fakta mencengangkan terjadi setelah eranya dinasti/kejayaan pelatih kharismatik, Sir Alex Ferguson makzul di Old Trafford.

Bukti nyata terkini mengenai hal tersebut adalah perubahan fisik/penampilan si OGS ( Ole Gunnar Solskjaer ).
Dulu, pelatih ini sempat dijuluki Baby Face Assassin, karena kepolosan wajahnya yang tampak selalu kelihatan muda walau usianya bertambah.

Hal tersebut masih terlihat ketika Solskjaer kembali ke Old Trafford sebagai pelatih pada bulan Desember tahun 2018 lalu. Masih kelihatan awet muda dan segar, tidak banyak perubahan dari dirinya dulu.

Tetapi 13 bulan melatih Manchetser United membuat Solskjaer terlihat seperti pria pada akhir usia 60-an tahun! Lusuh, penuh keriput, dan terlihat menyimpan banyak pikiran. Apalagi kalau bukan karena inkonsistensi timnya di Liga Inggris.


(click to show)



Sebelum Solskjaer, tercatat David Moyes yang lebih dulu merasakan penuaan instan ketika dirinya dipercaya melatih klub asal kota Manchester tersebut sepeninggal Sir Alex Ferguson. Keriput dan terlihat penuh tekanan tergambar jelas di wajah Moyes saat itu.


(click to show)



(click to show)


Bahkan, Louis van Gaal dan Jose Mourinho yang terkenal bertangan dingin pun tak mampu menghindari hal tersebut. Khusus untuk Mourinho, periode kepelatihannya di Manchester United adalah yang paling membuat dirinya tampak amburadul.

Haruskah Ole Gunnar Solskjaer meletakkan jabatannya sebagai pelatih di Old Trafford supaya dirinya bisa kembali tampil muda dan bercahaya?

San Tuy Wele Wele:
wah.. anda sungguh pemerhati wajah para coach..
tapi itulah yg namanya kerja keras..
tapi ada juga mantan terindah yg mukanya cepat tua krn stres anaknya gak bisa suksesi dan takut ketahuan boroknya suatu saat.. dan sakit maag pun kambuh lagi dah.. sungguh memprihatinkan

Di:
Harus diperhatikan dan harus dibedakan.
Mana pelatih. Mana pemain. Dan mana wasit. Semuanya harus diperhatikan dan dibedakan.
Jangan salah lihat ya?!

Mantan terindah?!
Nggak usah lagi diurus dan diperhatikan. Sudahlah, lupakan dan kuburkan.
Kalo ngurusin mantan aja, kesehatan bisa jadi taruhan.

waterlemorange:
??? ??? ??? ???

mantan terindah mas Welwel pemain sepakbola?

waterlemorange:
Skincare adalah koentji!


??? ??? ??? ???

waterlemorange:
Tapi baru 7 bulan... Lagi sayang-sayangnya, lagi lucu-lucunya, masaaa harus ditinggal pergi... ????

Sedih sih sama hasil MU musim ini. Tapi bukan semata kekurangan tertumpu di OGS lah, please give him one more chance, sampe slesai kontrak deh, ndak ada yg sim salabim instant, begitu pun saat Sir Fergie dulu...
#GGMU? ???

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menebak Nasib OGS: Dipecat Sebelum 29 Februari 2020 Atau Bertahan Sampai Akhir Musim? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/sport/menebak-nasib-ogs-dipecat-sebelum-29-februari-xkZbA7kHD2

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: