You Now Here »

Si Maheer Sakit, FPI PA 212 Ga Laku, Sugik Nur Kapan Dapat Ujian?  (Read 97 times - 97 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,206
  • Poin: 22.283
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Di:
SETIAP orang yang dilahirkan pasti memiliki mulut. Mulut adalah salah satu bagian pada tubuh manusia.  Mulut memiliki fungsi tersendiri yang berbeda dengan fungsi tubuh lainnya. Tidak ada bagian tubuh lain yang bisa menggantikan fungsi mulut selain mulut itu sendiri. Mulut memiliki peran dan kelebihan secara khusus.

Tetapi mulut bukan yang terpenting pada sebuah tubuh. Bagian tubuh lain pun memiliki kepentingan dan kelebihan tersendiri. Jadi setiap bagian tubuh saling menopang dan menjaga keseimbangan.

Apabila salah satu bagian tubuh tersakiti, maka bagian tubuh lain ikut merasakan. Apabila bagian tubuh tertentu melakukan tugasnya, maka bagian tubuh lainnya ikut mendukung.

Fungsi mulut

Fungsi utama mulut menjadi jalan masuknya makanan dan minuman ke dalam tubuh agar tubuh sehat dan kuat. Makan dan minum dilakukan setiap hari sesuai kebutuhan.

Selain itu, mulut pun berfungsi utama dalam berbicara. Berbicara di mana saja, kapan saja, dan dengan siapa saja. Berbicara menjadi alat komunikasi antarmanusia dan alat pergaulan sehari-hari sebagai makhluk sosial.

Mulut yang dipakai untuk berbicara  berkaitan erat dengan hati dan pikiran. Luapan dari hati dan pikiran ini keluar berupa ucapan atau perkataan.

Mulut pun bisa mewakili hati yang sombong atau hati yang merendah. Ucapan atau perkataan ini ada yang sifatnya membangun ada pula yang sifatnya menjatuhkan. Ada yang manis ada pula yang pahit.

Ucapan positif dan negatif

Pernah mendengar orang mengeluh pada diri sendiri? ”Hadeuh, hidup kok makin lama makin susah aja!” atau “Pesaingnya berat, kayaknya aku gak mungkin lolos...” atau ada juga orangtua yang tega mengatakan pada anaknya begini,”Dasar anak bego! Tolol!”

Tanpa disadari ucapan mulut negatif ini sama dengan memupuk kutukan pada diri sendiri atau orang lain. Tetapi banyak orang terbiasa dengan mengucapkan kalimat negatif tersebut karena emosi, marah, dan rasa putus asa.

Sama halnya dengan ucapan atau perkataan bernada positif, misalnya, “Wah, luar biasa, kamu memang hebat!” atau memperkatakan pada diri sendiri: “Aku pasti berhasil! Orang lain bisa, aku pun pasti bisa!”

Ucapan positif seperti ini sama dengan memberikan harapan masa depan yang cerah.  Tanpa disadari bahwa  kata-kata yang keluar dari mulut sesungguhnya memiliki kuasa. Bukan mustahil ucapan tersebut bisa menjadi kenyataan.

Oleh karena itu, mulut yang baik adalah mulut yang memperkatakan hal-hal yang optimistis, membangun, dan penuh keyakinan.

Menjaga mulut

Kita dapat mengukur seseorang melalui lontaran ucapannya yang kerap keluar. Ucapan seseorang bisa jadi cermin dirinya sendiri.

Melalui ucapannya akan terlihat bagaimana pola hati dan pikirannya, seperti ucapan yang sembrono sampai ucapan yang dipertimbangkan baik-baik. Akibatnya, melalui ucapannya seseorang akan dibenarkan atau dipersalahkan.  

Seseorang yang tidak dapat menjaga mulutnya mengeluarkan kata-kata yang tak bermanfaat, memaki, mencela, menghina, memfitnah, berkata kotor, menghujat, meleter.

Bahkan, orang yang “lancang mulut” biasanya sok tahu, senang menuding orang lain dan mengurai kekurangan orang tertentu dari segi negatifnya saja. Model seperti ini hanya memicu perselisihan saja.

Peribahasa mengatakan “karena mulut badan binasa” ini berarti mendapat musibah akibat perkataannya sendiri. Perkataan yang sembrono dan tak dipikirkan segala akibatnya menuai masalah baru.

Menjaga mulut atau memelihara mulut adalah tindakan bijak. Demi kebaikan diri sendiri dan orang lain. Bagaimana dengan mulut Anda?

Zero:
Wahhh..., ada artikel lanjutanya nehhh ??? ??? ??? ???

Bayu Aji Nugroho:
Komentar yang amazing...
??? ??? ??? ??? ????

asem kecut:
Waow rancak bana ??? ??? ??? ??? ??? ?????
Jadi teringek juo ambo ado
(click to show)


Di:
Maka dari itu, mulai dari sekarang, ayo kita jaga mulut dan jaga ucapan.
Setuju bangbroku ?!

Opini Tadeus:
Sama jaga jempol dan jari jemarinya juga... ????

Bayu Aji Nugroho:
Jempol bukankah bagian dari jari jemari, Akang Tadeus? Mengapa hanya jempol saja yang harus dijaga? Semua memiliki peran yang sama kelima jari manusia.
Saya mewakili "jari tengah" merasa dianaktirikan....
??? ??? ??? ??? ????

Opini Tadeus:
Buat ngobel ya? ??? ?????

asem kecut:
Waow siap dilaksanaken
tapi harap dimaklumi ya kadang kumat errormya klo telat ngupi sm ngudut ✌

Opini Tadeus:
Memang lidah tak bertulang...tapi bisa bikin pinggang terangkat ????

Opini Tadeus:
Wes ayo nulis artikel..

Zeffanya N Zeevanka:
Biasa awal tahun Bisnis masih sepi ...jelang pilkada serentak pasti tawaran manggung rame lagi.

Opini Tadeus:
Waduh gitu ya?

Zero:
Wahhh..., gak nyenggol2 klo sdah menelurkan artikel penulisnya nihhh... ????.
Klo sy sihhh..., mendoakan yg terbaik ajalah buat Maher... Smoga dpt order ceramah di rumkit ????.

Mana nihh mb Rohmah Mawadah..??
Artikelnya mirip bgini kok gak mampir ya sob Tadeus... ??? ??? ??? ??? ????

Opini Tadeus:
Hahaha..mbuh mas...

Zero:
Nengok orang sakit masuk anjing kan dpt pahala...,apalagi bawain kucing tuk di emut biar cpt sembuh...

Opini Tadeus:
??? ?????‍♂️? ?????

Zero:
Sindiran bernuansa halus itu sob ☺️☺️

Opini Tadeus:
Haha...jgn nyindir terus...sekali2 nyender napa...

Zero:
Ide bagus...
CU @artikel berikutnya ya... ????️? ???‍♂️? ???‍♂️? ???‍♂️

Heriyanto. ZA:
Mampuslah cepat org2 seperti ini, Soni dan sejenisnya... ????

Opini Tadeus:
Ninu ninu... ????

Bayu Aji Nugroho:
Semua ada waktunya, semua ada masanya. Kita tidak perna tahu bukan tiba2 tuh ustadz sakit, padahal sebelumnya baik2 saja. Sepertinya hukum tabur tuai datang begitu cepat... Tapi itulah yang terjadi.
Banyak pihak mungkin yang tersakiti dari fitnah2 yang dia lontarkan, dia lupa akan petuah bijaksana,
"doa orang yang tersakiti itulah yang dikabulkan Allah."

Julius DS:
Ya gak bakalan jumpa bidadari kalau dirumah sakit dilayani oleh perawat perawat cewek yang bukan muhrimnya...kafir lagi ????

Opini Tadeus:
Mungkin dia minta dirawat suster lelaki... ????

iam hêylêl:
Agar segera dapat bertemu Sang Khalik untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. Setuju?

respond:
Sang Khalik masih banyak acara gak ada waktu untuk dengar pertanggungjawaban orang ini.. ahaha

Opini Tadeus:
Hahaha sadis komennya...

Yeska Haganta:
Hmm... salahkah saya bila berharap si SN ini segera mendapat ujian dari Tuhan, seperti apa yang dialami si Maheer?

TIDAK!!!!!!!!!!!!!!!!! HARAPKANLAH ITU!!

Opini Tadeus:
Anda juga berharap yang sama ya?

pengen komen:
Kalo seandainya surga dipenuhi orang2 kayak gini...apakah ada rekan2 dari seword yang mau masuk surga??

Opini Tadeus:
Nahh..untung itu hanya 'seadainya'....tapi kalau diizinkan masuk surga..pastinya sudah berubah jadi baik ya..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Si Maheer Sakit, FPI PA 212 Ga Laku, Sugik Nur Kapan Dapat Ujian? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/si-maheer-sakit-fpi-pa-212-ga-laku-sugik-nur-bqD4oAyOAl

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: