You Now Here »

Belum Selesai Jiwasraya Dan Asabri, Kasus Pelindo 2 Dibuka Dengan Kerugian 6 Triliun!  (Read 91 times - 120 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,206
  • Poin: 22.283
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Albert Adlyn:
pantas indonesia yg kaya sumber daya alam tapi koq negara miskin banget, ternyata pejabatnya main eng ing eng mulu

SayaIndonesia:
jadi inget kasus ini,gegara ini buwas lengser jadi kabareskrimkan?karena rj lino diatas angin ada si bpk itu...

nihayatur rohmah:
Yup betul

asem kecut:
Bongkar dan blejeti kasus kasus besar agar terkuak dan dirubung laler borok keserakahan Big Men

mahatir:
Gara2 Jarwo Kuwat ...RJ Lino jadi Kuat...wkwkwkwk

Lanina:
Pak ET, kalau sdh berasa ga akan lama jd menteri,  jgn tanggung-tanggung lah bikin gebrakan.

yuviandi purbodewanto:
Yg bisa mbrentiin pak Erick hanya pak presiden, hlaa kan pak presiden juga yg nyuruh pak Erick babat² rumput liar (hingga ular²nya pada nongol keluar)

Mike©-®BEYER:
yg jadi pertanyaan di benak saya kedepannya , bila semua mega korupsi di +62 dituntaskan bagaimana skema pengembalian kerugian negara ? terus pelaku2nya dieksekusi brp tahun ? terus the great master  mind nya bisa tersentuh gak ? terus pencegahan perilaku koruptif kedepannya gimana ??

Honorius Kumala:
Keliatannya Erick Thohir bakalan puyeng 7 keliling kalo semua BUMN melaporkan kebobrokan masing2....ada sekitar 140han BUMN,  mendingan juga jual beli klub sepak bola lagi....  Hahahaha daripada menghadapi tembok tembok batu dan keledai maruk

Edwin Hendra Kusuma:
Ngomong2, itu ada dua link di artikel yang kalau diklik larinya balik ke artikel ini lagi ya? Sengaja atau gimana?

nihayatur rohmah:

(click to show)

(click to show)

(click to show)


nihayatur rohmah:
Masa sih? Link referensi maksudnya? Saya buka bisa semua kok

Edwin Hendra Kusuma:
Bukan yang di reference. Yang ini lho:




"Kami punya 4 laporan hasil pemeriksaan terkait JICT, Koja Peti Kemas Koja, Global Bond, dan Kali Baru. Di 4 laporan hasil pemeriksaan tersebut, kerugian negaranya mencapai angka sekitar lebih dari Rp 6 triliun," jelas Agung.



sama yang ini:



"Kami juga sudah berhasil mengidentifikasi kerugian negaranya. Sisanya apakah ada mens rea di situ, kami serahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. Tapi yang saya katakan adalah angka. Wewenang kita angka. Di 4 kasus yang saya sebutkan dan sudah kita selesaikan, angkanya di atas Rp 6 triliun kerugiannya," jelas Agung.



Bagian yang saya bold itu yang ada link-nya, dan kalau diklik larinya balik ke artikel ini. Coba dicek.

nihayatur rohmah:
Wah abaikan aj klo it... klo kata2 biasa g usah dklik kecuali link.. saya juga g tw kok bisa kyk gt? ???

iam hêylêl:
Triliun sepertinya bukan jumlah yang besar dimata koruptor.. Ahaha

Lanina:
Spt nyanyian saja... trilili... tralala...

Soekojono Goen:
Erick Thohir memang layak untuk dicukupkan jabatannya.
Orang kok senengannya membuat orang lain tidak tenang.


Cari kegiatan yang lain dong !!
Arahkan BUMN agar mengekspor anakan lobster atau anakan kuda nil.


 
(click to show)


*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Belum Selesai Jiwasraya Dan Asabri, Kasus Pelindo 2 Dibuka Dengan Kerugian 6 Triliun! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/belum-selesai-jiwasraya-dan-asabri-kasus-pelindo-CCe6sOvjcH

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: