You Now Here »

Katanya Toleran, Tapi Kok Alergi Lihat PLH Bimas Katolik Dijabat Pejabat Muslim.  (Read 79 times - 68 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,206
  • Poin: 22.283
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




violet lavender:
dari penjelasan diatas 3a ke 3b 4 thn, 3b ke 2a 4th. 2a ke 2b 4 thn, 2b ke 1a 4 thn, jdi dirjen Bimas plg gak butuh 4 thn di eselon . Jadi total minimal 20 thn tuk bisa jadi dirjen bimas KATOLIK untuk seorang KATOLIK yg baru masuk PNS.


Nah udah tahu kan Kemenag punya dirjen bimas sesuai agama masing2, jadi kebutuhan PNS dgn agama tertentu sudah harus di plot, supaya tidak kejadian seperti ini. Atau memang disengaja? toh cuman urusan bernegara saja kok ribut sih.... begitu ngelesnya.
Jadiiiii kalau menteri agamanya non islam (ngimpi siang bolong) harusnya biasa aja donk, kan cuman urusan bernegara, tapi pasti ributlah.... wong sekarang menag nya aja dari TNI yg NU dan Muhamadiyah kecewa berat....


Kalau kejadian ini sudah berkali-kali, artinya lebih parah lagi, yg tidak benar karena sudah berkali-kali jadi benar, biasa dan tidak aneh. Apakah dirjen bimas agama lain selain Islam dipegang oleh pejabat eselon 1 beragama islam? kalau iya, dan sejak dari duluuuu, gak ada yg ribut, koplak ini kementrian.



kejelekan negara/warga +62.... yg salah, aneh dibiarkan bertahun-tahun tanpa ada pembenaran, akhirnya jadi benar dan biasa.

Prisca:
Mungkin dulu org blm bermedsos..., jadi hanya segelintir orang yg tau

Batitong Mapongka:
Plh ato PLT, Mas? Setahu saya Plt.

Oen:
Prof Komarudin Hidayat rektor UIII menyesalkan penunjukkan ini , tolong baca komentarnya ini bukan soal toleransi atau intoleransi hehehe

FAUZi:
Memang perlu ya Bimas Katholik/Islam/Buddha dll ?


Kemenag saja sebetulnya tidak dibutuhkan
Kolom agama di KTP tak dibutuhkan


Agama biar saja urusan pribadi, dan tidak semestinya dalam hubungan antar manusia/masyarakat, yang punya agama cukup masuk kamar jalankan ritual sesuai keyakinannya, dan... selesai, keluar kamar tanggalkan identitas agama



Agama hanyalah dan cuma sumber konflik, dari jaman ke jaman.... , hanya alat untuk mencapai kekuasaan, dan hanya pembenaran bagi diri / golongan dalam melakukan sesuatu

Prisca:
Ya benar,..

Mblandyang:
wooo ngono ta,. yois lanjutken

aku mo nyruput wedang jahe

Christian Rendy:
Namun, percayalah! Dalam nama Yesus yang aku terima sebagai Juru Selamatku, kasus di Karimun sangat tidak relevan jika ditarik-tarik ke urusan jabatan di instansi pemerintahan hanya karena baik di Karimun maupun jabatan di instansi pemerintahan punya kaitan yang sama yakni urusan menyangkut hak umat Katolik di republik tercinta ini.
Totally Agree... yaps, open minded itu perlu, bukan berarti ketika intoleransi di satu "titik" bisa di generalisasi menjadi "titik" yang sama pada kasus yang berbeda. Inilah seringkali yang terjadi, Logical Fallacy yang memang masih cenderung membebani pikiran...

budiman:
kemenag sudah minta maaf karena khilaf mengangkat pejabat muslim jadi plt dirjen bimas katolik.

windujati:
josss..saya sendiri sebagai muslim juga tanda tanya , kok bimas katholik dipegang muslim.. ..sekarang jadi ngerti duduk perkaranya...

Harangan Toras:
tokcer....

Hendrik JH:
Segera didefinitifkan ssuai kbutuhan warga Katholik di Indonesia.. Jgn dibiarkan berlarut2 kyak pemilihan Wagub DKI aja..

Prisca:
Apa penyebab kelangkaan itu utk yg beragama katholik, shg ketika pejabatnya sdh masuk masa pensiun, sampai tdk ada pejabat yg lebih sesuai.....,??? Saya tdk alergi, bagaimana bila itu dibalik, bimas islam dipimpin pejabatnya beragama katholik, tdk kah mereka juga ribut..?? Saya angkat jempol klo itu sampai kejadian mereka tdk ribut maupun demo

Kampret212:
sejak jaman kuda makan besi, yang namanya non-muslim itu biasa "dihalangi" untuk sampai pada level jabatan yang lebih tinggi.

Prisca:
Yup. Dihalangi..... Ini yg hrsnya dikupas tuntas. Judulnya saja sdh Bimas KATHOLIK... Ealah kok ya....

Kampret212:
tahu sendirilah. Klu mau naik jenjang dengan mudah ya pindah agama islam. itu cara main licik di pegawai pemerintahan/negeri. Klu gak islam jgn harap naik sampai tinggi

Prisca:
Tepattttt

Aven Jaman:
Baca tuntas! Apa yg anda tanyakan, sudah ada di artikel.

Prisca:
Oh ya saya sdh baca tuntas., minoritas memang hrs selalu nurut aturan... ??? ?????

Opini Tadeus:
setuju...sejak kapan agama jadi penentu pantas tidaknya seorang pejabat? bukannya dilihat kemampuannya ya?

Harangan Toras:
tp masih jalan om...syarat yg tidak dipersyaratkan menjdi no 1 dalam pemilihan pejabat? ??? ??? ??? ??? ???

Opini Tadeus:
dungunya negri ini haha

Prisca:
Yup

Susi Hana:
Terima kasih untuk pencerahannya

mikael endro:
Baca sambil manggut-manggut

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Katanya Toleran, Tapi Kok Alergi Lihat PLH Bimas Katolik Dijabat Pejabat Muslim. yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/katanya-toleran-tapi-kok-alergi-lihat-plh-bimas-YWrSx97NTC

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: