You Now Here »

Jokowi Diam Terhadap Intoleransi, Ini Maknanya.  (Read 59 times - 71 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,043
  • Poin: 22.120
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jokowi Diam Terhadap Intoleransi, Ini Maknanya.
« on: February 11, 2020, 02:21:39 PM »




Edwin Hendra Kusuma:
Teori ini masuk akal seandainya saja maraknya intoleransi cuma di era Jokowi. Masalahnya, bukankah di era sebelumnya (Megawati & SBY) sudah terjadi dan juga dibiarkan?

Kampret212:
mkasudnya mungkin, klu era sby marak, ya era jokowi jgn dibiarkan marak lagi dong.

Maanaa Taahaan:
ini buktinya indonesia masih dijajah radikalisme khilafah.
indonesia tidak merasa dijajah karena penjajah nya adalah orang indonesia sendiri yg menjajah minoritas

harriz salim:
Waktu Pak Mar"uf dipilih jd wapres , apa gunanya , wapres biasanya untuk peningkatan ekonomi , katanya Pak Dhe sdh jago ekonominya yg dicari untuk pemersatu umat , ternyata banyak umat yg melecehkan wapres  , banyak juga yg merendahkannya ,  banyak pula yg tdk mau mengakui sbg panutannya , jadi awal mula penilaiannya sdh salah , kurang greget juga , bom nuklir mungkin hanya perlu satu kali meledak lsg hancur , radikalisme , intoleransi penyakit yg menakutkan karena mematikan secara perlahan2

Maanaa Taahaan:
Kenapa? Karena semakin ke sini, Jokowi terlihat semakin mirip Anies.
setuju, si joker pengen serba instan : kali item cuma ditutup waring
jokowi ikut2an pengen serba instan : dikira toleransi bisa tercipta dgn instan hanya dgn membangun terowongan ???

Jokowi sengaja diam terhadap intoleransi agar tetap fokus mengurus polemik yang sedang dihadapi oleh BUMN.
jokowi gak bisa kerja multi task? kan jokowi punya banyak pembantu dan jokowi bisa mendelegasikan tugas kepada para pembantunya,
percuma bisa sampe dua periode tapi di periode kedua malah makin nyungsep

Prisca:
Klo gitu biar kasusnya gk redup, para penulis di seword hrs saling bahu membahu, satu menulis tentang tentang kasus asabri dan jiwasraya, satu lagi nulis masalah intoleransi terhadap kaum minoritas, satu nulis apa gitu, biar tetap fokus.....  Dijamin top.. Gaung kan terus walau ada isu yg lain

John Lie Kwee:
Make sense sob.... sedang ada grand design untuk mengalihkan perhatian pemerintah dari kasus Jiwasraya dan Asabri. Toh, tokoh yg bikin ribut, ya dari mrk mrk juga

yuviandi purbodewanto:
Intoleransi, mestinya pak kiai wapres yg dedengkot NU bisa diandalkan, tapi .. yahh begitulah

Maanaa Taahaan:
"kualitas" maaruf makin terlihat, maaruf hanya sbg formalitas agar jokowi punya pasangan

s1s1 9elap Qu™:
permasalahan jokowi itu bukan mengalihkan isu tapi permasalahan jokowi itu terlalu fokus ke infrastruktur, ekonomi & infestasi... berusaha memperkuat ekonomi itu bagus, saya pun membanggakan & menghargai apa yg udah jokowi coba lakukan, siapa yg ga bangga ngeliat masif nya pembangunan yg jokowi buat

tp menyepelekan & menganggap remeh intoleransi berbahaya sekali terhadap bangsa yg besar & luas ini, akibat nya sangat mahal lebih mahal dari triliunan hasil infrastruktur, ancaman terbesar bangsa indonesia adalah disentrigasi, intoleransi & radikalisme, sentimen agama di diamkan itu sama aja menyimpan bom waktu di telapak kaki sendiri, lihatlah udah byk contoh negara² arab yg kuat & kaya negeri nya hancur karena radikalisme, sentimen agama, lihatlah negara² afrika yg punya potensi hasil tambang emas, berlian, tembaga ga pernah bs berkembang karena masalah pemberontakan yg mengutamakan kekerasan/radikalisme

taruhlah emang jokowi lgi fokus ke kasus besar korupsi tapi ingat jokowi itu presiden, dia punya pembantu, dia punya sumberdaya, dia punya banyak tangan untuk membereskan permasalahan bangsa ini, ga bisa hanya fokus ke ekonomi & kasus korupsi tapi mendiamkan, menyepelekan & menomor sekian kan kadus intoleransi karena itu berbahaya sekali, sangat berbahaya bagi bangsa ini

ketika bangsa ini sudah benar² terpecah belah karena sentimen agama, isu pengalihan isu itu akan menampar keras pipi kita

Maanaa Taahaan:
dan jokowo melupakan janjinya sendiri yaitu  REVOLUSI MENTAL

Roedy Siswanto:
Saya kok menduga lbh jauh bung ...selain kasus yg Bung sebutkan , ini juga usaha untuk mencitrakan bahwa Jokowi ( Sipil ) tidak tegas ....tentunya untuk tujuan 2024.

Edwin Hendra Kusuma:
Kalau maksud anda ini gerakan yang didesain untuk membangun narasi bahwa presiden sebaiknya dari militer, di era SBY mungkin bisa kita sebut sebagai era semakin gencarnya intoleransi, sedangkan SBY bukan dari sipil lho.

Maanaa Taahaan:
sby mah cuma jenderal kantoran, gak pernah ke lapangan

Roedy Siswanto:
Di Era SBY ...intoleransi baru bertumbuh bung . Panennya sekarang .

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jokowi Diam Terhadap Intoleransi, Ini Maknanya. yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/jokowi-diam-terhadap-intoleransi-ini-maknanya-aOwasg6faB

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: