You Now Here »

Menang Pemilu Kok Serasa Kalah  (Read 197 times - 78 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,429
  • Poin: 23.506
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Menang Pemilu Kok Serasa Kalah
« on: February 12, 2020, 12:18:22 AM »




San Tuy Wele Wele:
biarin. gue masih percaya sama presiden daripada menteri hello kitty. ape lo ape lo!

Opini Tadeus:
Melokk ????

Sita W:
Mengenai Menag...bukan kita saja yang kaget, pasti Jokowi juga!! Pertanyaannya...seberapa lama Menag bisa bertahan di singgasananya? Percayakan pada Jokowi gimana cara mengelola si Menag ini! Dan terus suarakan keinginan kita untuk mewujudkan kehidupan yang saling menghormati di antara begitu banyak perbedaan...

Maanaa Taahaan:
menag jangan dipecat, kalo dipecat, bisa2 mencalonkan diri jadi cagub di ibukota baru ... gawat deh ....  joker kedua

Di:
Menteri Agama saat ini bukan pilihan sendiri seorang Jokowi, melainkan atas bisikan dari JK & LBP.
Lantas, kenapa harus seorang Jokowi yg terus menerus disalahkan?!

Kasus intoleransi yang terjadi di suatu daerah tertentu, terus kemana saja para pemimpin daerahnya?!
Bukankah pemimpin daerah memiliki tanggung jawabnya terhadap daerahnya masing-masing??
Bukankah pemimpin daerah yang memilihnya adalah warga daerah tsb juga.
Lantas, kenapa harus seorang Jokowi yg terus menerus disalahkan?!

TMP2020:
Menteri Agama saat ini bukan pilihan sendiri seorang Jokowi, melainkan atas bisikan dari JK & LBP.
Lantas, kenapa harus seorang Jokowi yg terus menerus disalahkan?!


 
(click to show)


TMP2020:
sebagian isinya,

 
(click to show)


Petrus Wu:
Tidak menyalahkan. Karena tidak seluruhnya salah pak Jokowi.

Tapi semua masuk tanggung-jawabnya pak Jokowi. Salah sendiri siapa suruh jadi Presiden ????

Menterinya ngawur? Urusan Presiden.

Intoleransi di daerah? Urusan Presiden.

Kalau Presiden gak bisa ngatur mentri, gak bisa ngatur kepala daerah, lalu ngapain jadi Presiden?!

Di:
Kalo tidak betah, silahkan pindah !! Selesai sudah.

Maanaa Taahaan:
anda bicara seperti si joker wkwekekek

Petrus Wu:
Loh ???? kadrun yang biasa ngomong kayak gini...

Di:
??? ?????

FAUZi:
Karena Pak Jokowi dalah presiden, dan seharusnya mampu mengendalikan situasi dalam negaranya, atau gunakan wewenangnya secara penuh, sebagai Panglima tertinggi sah saja menyatakan situasi darurat dan menurunkan militer menghabisi kelompok yang mengganggu

Di:
Tidak ada yang salah dengan komen sampean.
Tetapi akan salah besar jika seperti itu yang diterapkan. Yang dijalankan.

Indonesia ini negara besar. Banyak keragaman budaya, adat-istiadat serta agama yang ada didalamnya.
Kalo segala sesuatunya harus diselesaikan dengan cara militer, saya tidak yakin, Jokowi pada 2014 lalu maju dalam Pilpres.
Karena apa?!

Jokowi bukan Soeharto

Zero:
Jd penasaran deal2 apa yg di tawarkan Prabowo saat manuver kmana2 trmasuk pertemuan dgn Presiden sblm pembentukan kabinet.

Maanaa Taahaan:
mungkin jokowi akan dikenang di dalam sejarah bangsa ini sebagai presiden aspal, karena lebih fokus membangun aspal jalan dan semua yg disebut infrastruktur sehingga melupakan janji nya sendiri yaitu REVOLUSI MENTAL

" Rasain. Siapa suruh percaya sama Jokowi. " 
yaahhh .... daripasa memilih serigala genderuwo, mendingan pilih ayam jago, walau kita tau ayam jagi tetaplah ayam yg tidak bisa menjadi elang utk membasmi tikus lokal dan tikus gurun

iam hêylêl:
Untuk intoleransi dr dulu selalu terasa kalah, ahaha

Paian Marulitua:
Saya dukung Jokowi bukan untuk membela saya yang minoritas. Saya mendukung dia demi NKRI, PANCASILA, UUD 1945 dan BHINNEKA TUNGGAL IKA. Toleransi beragama bukan budaya, tradisi, ajaran, kredo mayoritas penganut Islam. Kita boleh berdebat demi KEBENARAN bukan PEMBENARAN. Sejarah sudah membuktikannya. Belajar dari sejarah, saya pesimis ada pemimpin Indonesia yang berani 'kehilangan nyawa' berjuang demi toleransi beragama di Indonesia.
Gus Dur dan Cak Nur tokoh yang menghargai toleransi mendapat perlawanan keras dari kaum dan kelompoknya karena dianggap "membela" minoritas. Dengan tidak mengurangi rasa hormat dan salut kepada kedua tokoh tersebut, saya kira yang mereka perbuat dan perjuangkan di level berbeda dengan Matin Luther King Jr, misalnya.

Petrus Wu:
Seingat saya, ditahun 80an.. Intoleransi keagamaan tidak sampai segini amat. Gak ada itu haram2 mengucapkan selamat natal. Gak ada itu bakar-bakar tempat ibadah. Soalnya yang berani begitu, besoknya langsung diculik. ????

Saya sempat merasakan kerukunan kok dengan umat muslim. Itu sebelum banyak penceramah provokator di masjid-masjid.

Saya kira faktor utama adalah pembiaran  paham radikalisme yang terlanjur subur.. Perlu proses panjang membetulkan apa yang salah. Dan jelas tidak bisa diperbaiki dengan diam saja.

Maanaa Taahaan:
inilah sisi baik dari soeharto, bisa membungkam kadrun

Paian Marulitua:
Nah ... itu dia, bung. Paham radikalisme yang terlanjur subur terjadi karena kerukunan di jaman ORBA semu. Parahnya, menurut Salim Said, "...hubungan antara Negara dan Islam di Indonesia belum tuntas hingga kini."  Salim Said menyampaikan statement itu di ILC 2019. Bagi saya, pernyataan seperti ini bisa dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu sebagai alasan memperpanjang dan membenarkan tindakan intoleransi beragama di Indonesia. Bagaimana Indonesia bisa membetulkan yang salah kalau mayoritas merasa mereka wajib meluruskan minoritas yang bengkok (menurut mereka) sementara mereka sendiri masih memohon supaya ditunjukkan jalan yang lurus?

Erick 73:
Sepanjang presiden kita ini masih jujur dan punya niat yang tulus untuk membangun negara kita berarti orang2 disekitarnya yang tidak beres.

FAUZi:
Efek presiden takut dan kalah kepada kadal gurun

yon:
Penegakan hukum tidak berjalan dengan semestinya. Karena penegak hukumnya takut salah dalam menegakkan hukum. Main aman.menghindari tekanan. Lha terus digaji untuk kerja yang aman saja? Miris. Aku tambah ngelu

Anonymous:
Ga menjamin lho kalo presiden dari militer bisa lebih tegas berantas kadrun coba tanya papih.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Menang Pemilu Kok Serasa Kalah yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/menang-pemilu-kok-serasa-kalah-Ta895H7tFb

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: