You Now Here »

Pak Jokowi, Lebih Pentingkah Generasi ISIS Dari Pada WNI Minoritas Tertindas?  (Read 98 times - 55 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,661
  • Poin: 22.738
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Glent Lim:
China jaman feodal, pengkhianat harus dihabisi beserta seluruh keluarganya. Ini harus ditanam ke mindset bangsa ini, tiada ampun bagi pengkhianat!

Mike©-®BEYER:
Lama2 koq cape hati ya mikirin langkah/manuver politik pemimpin bangsa ini . Ekonomi semakin tdk menentu , kenyamanan dan keamanan di strata sosial kemasyarakatan juga semakin terkoyak , eh mau dekat sama Tuhannya sendiri saja masih diintimidasi jadinya pada mau dibawa kemana negara ini ???

FAUZi:
Kekalahan akibat ketakutan kepada gerombolan berjubah dan kadal gurun...

asimetris:
Mereka berangkat untuk menghancurkan Suriah.
Setelah perang dan akhirnya mereka kalah, Indonesia datang memulangkan mereka.


Bukankah secara tidak langsung, Indonesia yang mengutus mereka ke Suriah. Karena kenyataannya mereka tidak pernah dilarang berangkat, tidak pernah dicegat, dan sekarang melenggang kangkung mau dipulangkan.


Kalau mereka dianggap layak pulang, sudah seharusnya Indonesia juga bertanggung jawab atas kekacauan yang terjadi di Suriah. Bantu perekonomian Suriah, beri santunan pada tentara-tentara Suriah yang menjadi korban.

Prisca:
Perasaan masyarakat negri ini msh byk yg waras loh pak Jokowi., yg jelas menolak ISIS eks WNI beserta keluarganya tdk pandang itu msh bayi, apa msh di bawah 10 th, tidak ya tidak... Lha ini pemerintah nya kok malah yg gak waras.... Bijimane ini...

TMP2020:
biji siapa ini ??

Prisca:
???? ???? ????

Abdul Kahar:
Marc Stone, reporter Sky News, mendatangi kam penampungan eks ISIS di Al-Holl,  Suriah.
Di tempat ini berdiam sekitar 70,000 anggota ISIS dari berbagai negara. Tempat ini memang tidak memenuhi standar kelayakan, tapi itu justru makin mempertebal militansi mereka.

Beberapa anak kecil hidup tanpa pendidikan, sandang-pangan yang tidak memadai.
Salah satu yang mencengangkan bagi Stone adalah ketika dia menemui seorang anak dan menanyakan namanya, si anak malah memintanya untuk bertobat dan mengakui dosa-dosanya. "Jika tidak, saya akan menyembelihmu", kata anak kecil itu kepada Stone.

Pada bagian lain, Stone menemui seorang perempuan. ketika ditanya negara asalnya, dia hanya menjawab dalam bahasa Arab; "ana min daulatil Islam"-saya berasal dari negara Islam.
Selanjutnya ketika ditanya tentang Abubakar Al Baghdadi, dia hanya menjawab bahwa pemimpinnya itu terbunuh, yang pastinya akan digantikan oleh orang lain, jika terbunuh lagi akan digantikan lagi, demikian seterusnya. "saya tidak akan berhenti meyakini ideologi negara Islam ini, meskipun kami semua disini diperlakukan seperti binatang", kata perempuan itu.
Stone lalu menimpali bahwa ISISlah yang memperlakukan orang lain seperti binatang; memotong kepala dan membakar manusia hidup-hidup.
"Semua itu ada di dalam Al-Quran," perempuan itu menjawabnya dengan penuh keyakinan sembari meneriakkan Takbir.

Pemerintah kita telah berketetapan untuk menolak semua anggota ISIS eks WNI - tapi itu pemerintahan pak Jokowi.
Pasca terjadi pergantian politik pada 2024 nanti, kita belum tahu siapa yang akan menggantikannya. Naudzubillah, jika saja itu adalah para begundal politik berjubah agama yang atas nama kemanusiaan dan seiman selalu ingin menerima mereka kembali, apa yang bisa kita perbuat?
Setidaknya kita berharap, semoga tayangan ini bisa menjadi salah satu pertimbangan bahwa jangan pernah menyepelekan ekstrimisme agama.

Jangan pernah jadikan politisi ular berkepala dua sebagai penguasa bangsa ini. Kepala yang satu penuh kalimat moral, kepala yang satu lagi penuh akal bulus dan agitasi, demi kekuasaan - mereka tidak ubahnya seperti "Pasukan Koloni Serigala" yang tega memangsa saudara-sebangsanya sendiri.

Zeffanya N Zeevanka:
Pak De, and a maju 2x krn peran minoritas yg all out tapi APA perhatiannya? Mlh urusin calon 2 teroris plg? Piye iki

San Ken:
Bener. Seingat saya daerah yg milih Jokowi justru rata2 daerah yg non muslimnya banyak, kecuali Jawa tengah dan Jawa Timur, di luar itu rata2 daerah yg mayoritas Islam milihnya Prabowo.

Kay Kayleigh:
Pemulangan anak anak isis dibawah 10 tahun. Biar anggota DPR menjadi orang tua asuh nya. Anggota bawa 1 anak pulang ke rumah sendiri. Pengen tau dikasi syarat gitu masih pada mau ga. Mungkin mau yg masih balita, coba yg umur 9-10 tahun.

TMP2020:
Sdhlah... pulangkan sj mereka, pak Jokowi. Mumpung masih bibit, brarti masih membutuhkan 10-15 thn lg utk menjadi dewasa dan menjadi teroris beneran, pas banget tuh utk 2030.

Yg penting aman diperiode ini....

ドウデイ R.柳掘:
Periode kedua tanpa beban kata beliau. Jadi melihat apa yg terjadi dilapangan menurut saya beliau masa bodo krn sdh ga ada beban lagi

Bossi Thian:
Perlu people power om. Ngak ada massa ngak ada yg mo denger.

Sita W:
Saya berdebar-debar....mungkinkah itu menjadi nyata? Kapankah? Cepat ato lambat...bila hal itu terealisasi, Jokowi turut andil dalam meletakkan pondasi bagi carut marutnya Indonesia di masa mendatang!!

Inti sari:
Kerja dari pagi sampai malam sehari tidak menghasilkan jutaan rupiah? Mau pendapatan sehari jutaan rupiah? kami ada solusi. langsung saja http://bit,ly/22S88Q (tanda koma di ganti tanda titik)

Leo Vargaz:
Bebek lumpuh

Agung Nugroho:
#Shame on jkw

Onta Punuk dua:
PERIODE BANYAK BEBAN trnyata

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pak Jokowi, Lebih Pentingkah Generasi ISIS Dari Pada WNI Minoritas Tertindas? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/pak-jokowi-lebih-pentingkah-generasi-isis-dari-mXrFeYCaDJ

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: