You Now Here »

Keterlaluan! Anies Memang Tak Serius Tangani Banjir Jakarta  (Read 132 times - 62 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,648
  • Poin: 22.725
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Keterlaluan! Anies Memang Tak Serius Tangani Banjir Jakarta
« on: March 01, 2020, 09:04:52 AM »




Paijo:
Saefulloh bocah salah pergaulan. Tempo hari gaul sama Ahok jd bener, skrg gaul sama Aibon jd balik ke aslinya.

rashid netz:
Segala tindakan gabener didukung full o/ gerinda, pks, dan ormas. Patut dicurigai ke mana aliran apbd pemprov dki bermuara. Sibuk ngurusi balapan dan TIM mana sempat ngurusi banjir. Pemerintah hrsnya pecat org ini.

Oen:
1.Naturalisasi selesai akhir 2019 terbukti tahun baru 2020 berhasil
2.Permukaan tanah dilubangi agar air masuk antri cepat ketanah seperti saringan
3.Membangun rumah tapak yang bersusun buat  warga yang digeser
4.Memungut sampah dengan tangan  dan menampung air hujan pakai ember, air tidak menggenang
5.Air banjir itu barokah harus dinikmati sebagai berkahnya bukan dihujat.
6.Warga miskin yang tidak bisa menikmati Ancol atau Water bom bisa bersenang berselancar dikolam arus secara gratis
7.Menjadwalkan hujan dan banjir khusus untuk hari Sabtu dan Minggu atau hari libur saja
8.Terima kasih Wan Abud semoga warga selalu teringat adanya
 pemimpin Gabener Wan Abud

Iq Jongkok:
Menunggu tindakan/ pernyataan tegas pemerintah pusat. Cuma itu yang bisa bikin pemprov DKI tidak ngeles lagi

Parlindungan Panggabean:
Anies tau peluang untuk nyapres semakin berat mengingat citra buruknya sebagai gubernur terbodoh, terbebal, tersongong kian menggema keseantero jagad, baik langit, bumi, juga alam gaib. Baik bagi yang masih bisa sholat maupun sudah jadi mayat. Akibat semua pengalaman pahit atas kegagalan hidupnya, mulai dipecat dari jabatan menteri, lalu hujatan yang bertubi atas ketidakbecusannya sebagai gubernur, akhirnya menimbulkan dendam membara untuk sekalian menghancurkan Jakarta. Tipikal psikopat.

Yang menambah besar kemaluannya, ups maaf, yang membuatnya semakin malu adalah para emak2 mesum dengan pernyataan2 ngawurnya. Ancooor deh..

Kay Kayleigh:
Ketika rakyat sudah merasa banjir selama 3 tahun, yang semakin kesini semakin parah. Maka tahun depan mengurangi banjir seperti tahun ini akan di anggap prestasi. Saya yakin AB ini akan semakin membenahi jakarta ketika mendekati pemilu/pilkada. Demi mendongkrak namanya.
Saya yakin anues (maap typo) bukan orang bodoh. Tapi orang licik dengan penuh perhitungan, biar dibuly masih bisa tertawa .

Marzel:
Makan hati yaaa...?? Gak apa2... Itu jadi doa kepada YME dari warganet yg hatinya baik. Pasti dikabulkan doanya. Amin

Nawadi Zheng:
Akhir taon 2020 ? Siasat mencari nama utk periode berikutnya jika kans jadi presiden menghilang.

Zeffanya N Zeevanka:
Bknnya 2022?

Opini Tadeus:
Kalau mau diteruskan, bisa kesembilan kesepuluh, kesebelasan ????

iam hêylêl:
Kebodohan membuat seseorang terlihat jahat, tidak peduli dst.. Waspada virus terbodoh.. Bagi sempat kontak dg anies hrs di karantina dan observasi.. Ahaha

windujati:
Namanya juga gubernur Toa Ajaib,  nyaring suaranya doang....

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Keterlaluan! Anies Memang Tak Serius Tangani Banjir Jakarta yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/keterlaluan-anies-memang-tak-serius-tangani-NnGUVUYlB2

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: