You Now Here »

Hadapi Corona: Menpar Beri Diskon Pesawat, Menkes Berdoa, Menkominfo Sembunyi  (Read 118 times - 70 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,672
  • Poin: 22.749
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Denny Luckyman:
Berat memang pemerintah, mrk benar2 anggap enteng virus corona ini...seharusnya golden time sejak Januari 2020 saat virus corona merebak, mereka sudah harus lakukan sesuatu, seperti membangun RS khusus penderita corona, berikut fasilitas dan peralatan medis yg dibutuhkan. Tindakan preventif sangat dibutuhkan dan krusial banget. Bayangkan bila kejadian di Deagu terjadi disini, bila sehari penambahan penderita 500 org, mau ditaruh dimana? RS pondok indah untuk handle 1 suspect Corono nggak ada kemampuan sehingga harus dikirim ke RSPI Sulianti Saroso..
Pemerintah benar2 tidak ada Contingensy Plan sama sekali.
Wapres juga harusnya memberi pengarahan cara2 antisipasi tertular virus ini seperti harus sering cuci tangan, cara penggunaan antispetic, menghindari keramaian, penggunaan masker. Jangan hanya doa doang...ajari rakyatmu biar tau dan paham bahaya Corona.
Contohlah Arab Saudi yang dengan tegas melarang org asing masuk ke negaranya sementara waktu, ini juga bagian dari proteksi mereka untuk melindungi rakyatnya..
Eh ini malah ngundang orang asing masuk ke Indo...
Hati2 guys...selain doa kita juga harus mandiri membentengi diri sendiri agar terhindar virus ini.

Lanina:
Indonesia tdk kena, krn doa manjur. Ntar kalo kena, di minumin jamu saja pasien corona nya.

.:M:.:
Sepakat..

Ini tentang cara mengemas komunikasi disesuaikan target audience atau konsumennya, yang notabene orientasinya jelas pada pandangan ilmiah...walaupun konsep keyakinan doa ingin disampaikan, sebaiknya lebih pada sisipan atau bonus/bumbu tambahan cerita (walaupun nyatanya porsinya besar, saya yakin itu). Waktu beliau bicara tentang doa, kaget juga..pasti nanti jadi polemik. Walaupun pada dasarnya ini kaya kisah perjalanan antara kedelai, kakek, dan cucunya...kalau kata Guruku..semua bisa dipandang salah. Makanya, karena ini lingkup internasional, yah cari aman dengan adaptasi menggunakan gaya komunikasi standar internasional berdasar pemaparan ilmiah.

Ngeh ga..ada yg colong start tentang antisipasi corona di DKI? Hehehehhehe..daripada diusik terus2an masalah banjir.

Valhalla:
Agenda kerja nyata dan profesional untuk NKRI diberangus kepentingan agenda politik dari sekeliling pembantu Presiden......
Mencari pengganti pembant2 konyol tidaklah semudah seperti karyawan pt, banyak jerat parpol dan kepentingan politis yang melibatkan SARA seperti yang terlihat belakangan ini makin intensif.
Apalagi ada pembantunya yang SUSPECT sudah dapat amunisi tinggi didalam ring 1.

Corona hanyalah dianggap sebelah mata, ntar tinggal teriak mengemis minta bantuan asing, seperti budaya yang dilakukan dari setiap rezim pemerintahan.

john doe:
https :// news . detik . com/abc-australia/d-4905171/inilah-kemungkinan-alasan-mengapa-indonesia-dinyatakan-negatif-corona

"
Sebuah makalah yang dimuat di The New England Journal of Medicine (NEJM) menyebutkan empat orang di Jerman yang terpapar virus corona tidak menunjukkan gejala seperti demam, batuk atau pilek, diikuti sesak nafas.

Sejumlah pakar kesehatan dunia sempat khawatir jika penyakit akibat virus corona yang diberi nama COVID-19 berpotensi ditularkan oleh orang yang tidak memiliki gejala.

Sebelumnya, peneliti dari China pernah juga menyatakan kemungkinan penularan virus dari orang-orang yang terpapar tanpa gejala, meski tidak ada bukti yang kuat.

"Tidak ada keraguan setelah membaca makalah [NEJM] bahwa penularan asimptomatik [tanpa gejala] terjadi," ujar Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular di Amerika Serikat.
"

"
Menurut dr Fathiyah Isbaniyah dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, sesuai dengan "prosedur tetap", atau protap di Indonesia, ada dua prosedur yang harus dilalui.

Yang pertama adalah untuk kategori orang dalam pemantauan dan yang kedua untuk pasien dalam pengawasan.

"Untuk orang dalam pemantauan, diperbolehkan isolasi di rumah dan terus dipantau, tapi tidak diperiksa swab untuk virus corona," kata dr Fathiyah.

"Tapi untuk orang dengan status pasien dalam pengawasan, langsung kita lakukan pemeriksaan swab virus corona," lanjutnya.

Mereka yang masuk kategori pasien dalam pengawasan adalah yang sudah menunjukkan gejala radang paru-paru, atau gejala gangguan pernafasan ringan atau berat, dan pernah atau baru pulang dari Wuhan.

Atas dasar inilah, sambung dr Fathiyah, mereka yang dikarantina di Natuna tidak dites, karena seluruh WNI tidak menunjukkan gejala yang masuk ke kategori pasien dalam pengawasan.

"Kalau sudah lewat masa inkubasi seperti yang disarankan WHO yakni 14 hari tanpa gejala, ya kita ikuti saja dan percaya saja," kata dr Fathiyah.

Namun tidak tertutup kemungkinan ada kasus yang tidak didahului oleh gejala.
"

MEREKA YANG DI NATUNA TIDAK DITES (!!!!) karena tidak menampilkan gejala standar Cov.

OH YA, sekali lagi, sy ingat ketika sebelum masa karantina 14 hari tsb di NATUNA berakhir, ada riset baru keluar dari China bahwa masa inkubasi Cov bisa sampai 24 hari!

Kurara:
India jg sdh sembuh yg kena koronanya. Entah karena ada yg ga ngecek keadaan mereka k rs, atau dr 1 milyar lebih yg kena cuma 3 org aja...

Kalau org2 yg dikarantina pny kekebalan yg cukup, bisa olahraga dsb harusnya gpp sih. Kalo dikarantina d tempat yg terlalu steril jg plg dr sterilisasi malah sakit gr2 antibodi melemah krn bergantung sama sterilisasi pake alcohol dsb.

firman proindo:
Kok perusahaan smartphone di china gak ngasi diskon ya terkait corona ? Lumayan kan Kalo misalnya Xiaomi,asus,lenovo, realme, Oppo,vivo ngasi diskon buat netizen Indonesia ????

doodleramen:
Dari Menteri Kesehatan, yang terdengar nyaring di media justru pernyataan doa yang menyelematkan warga negara Indonesia.
Saya sampai geleng2 kepala waktu pertama kali mendengar soal keampuhan doa ini. ???? Sampai diberitakan berkali-kali di media luar negri pakai tanda kutip (baca: sarkas) segala.

Rebellious Black Swan? ??? ????‍? ???:
Apa mungkin pemerintah pusat menjadi lemah dan pasrah terhadap virus corona karena banjir Jakarta sudah berhari-hari tidak tertangani?

Onta Punuk dua:
mungkin presiden berpikir apalah artinya corona
borax dimakan
formalin diembat
cabe busuk ditelan
sambel berpewarna textil diminum
makan sepiring am kucing
aer kobokan disruput

apalah arti corona! Kita ud kebal berbagai macam virus

rudi sasongko:
setuju brooo ayam tiren aja msh lezaaat.. apa lagi SENGSUUUUUUU.... josssss!

Prisca:
???? ???? ????...

Onta Punuk dua:
wkwwkwkwkwkkw
lupa ayam tiren pk saos dr bahan cabe busuk

yuviandi purbodewanto:
Hadapi Corona: Menpar Beri Diskon Pesawat, Menkes Berdoa, Menkominfo Sembunyi .. Rakyat?? Mak Mbèghègèg.

firman proindo:
Semoga hp hp asal China juga didiskon ????

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Hadapi Corona: Menpar Beri Diskon Pesawat, Menkes Berdoa, Menkominfo Sembunyi yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/hadapi-corona-menpar-beri-diskon-pesawat-menkes-KtLMzCSZie

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: