You Now Here »

Beragama, Tapi Lupa Bertuhan  (Read 126 times - 66 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,661
  • Poin: 22.738
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Beragama, Tapi Lupa Bertuhan
« on: March 07, 2020, 12:17:25 PM »




??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???™️ ✅:
Toleransi itu seperti cinta : Tidak bisa bertepuk tangan sebelah. Tidak bisa juga hanya munafik. Tidak bisa juga hanya mau menang sendiri.

Untuk pertama kalinya hari ini aku menemukan video unik di Youtube, seorang pendeta menanggapi video bang Denny Siregar. Bang Denny mengatakan kalau banyak ustadz2 mualaf (Yahya Waloni, Felix Siaw, Irene H, Bangun Samudra, dll), mereka yang harusnya belajar malah dengan tinggi hati mengajar. Si pendeta itu meminta maaf tanpa diminta, telah lalai mendidik jamaahnya hingga menimbulkan rasa "tidak nyaman" bagi bangsa ini. Weesss... lengkapnya silahkan tonton sendiri sob :
 
(click to show)


Alangkah damainya kalau setiap kita bisa menghargai pilihan orang lain memeluk agama yg diingininya. Yang muslim silahkan berdakwah dengan sopan dan baik. Yang Kristen silahkan menginjil dengan sopan dan baik. Agama2 lain juga sama, fair, tanpa paksaan, saling menghargai. Seperti di bawah ini, mereka saling bercanda tanpa beban :
 
(click to show)

 
(click to show)


SolaSido 5671:
.. padahal AlLah, Tuhan semesta alam menurunkan Agama untuk menuntun/membimbing seluruh umat manusia agar beribadat dengan benar kepada-Nya, bersikap dengan adil dan benar antara sesama manusia, serta mengingatkan bahwa sesama manusia adalah saudara dan bahwa Iblis telah mengikrarkan permusuhan-nya dengan keturunan Nabi Adam a.s., ketika meminta kepada AlLah agar ditangguhkan hukuman atasnya karena membangkang perintah sujud pada Nabi Adam a.s.. tetapi kebanyakan manusia mengabaikan peringatan ini.. dan malah berteman dengan Iblis dan memusuhi sudaranya.. ironis gak hhh..

.:M:.:
Pendeta Gilbert, walaupun di ktp tercatat Islam..aku suka lihat beberapa vlog beliau..

Setuju dengan opinimu.. ????

Bersih bersih:
Menurut Om Rudy, ini official, sebab copas dari artikel nomor wahid beliau:
Aliran di dalam Islam itu ada sekitar 70. Di Kristen ada sekitar 700.
Tambahan saya - Budha di Indonesia pun ada beberapa aliran versi India, Cina, dan Jepang, dan masing2 turunannya.
Hindu pun, ada yg aliran India yg dipeluk keturunan India di sini, aliran Tengger, dan aliran Bali.
Sebetulnya dalam kondisi seperti ini: kita perlu tertawa bersama kalau ada gerombolan yang mengaku SE-IMAN.
Justru kalau sudah berani mengaku seiman ini yg harus diragukan keimanannya!!
Iman mu sing jalur ngendi rek? Ngerti ora?
Sudah jalur agama sendiri tidak jelas, bisa ditipu2 dg mudah, masih mau pula diajak main Tuhan-Tuhanan.
Speechless.......
Makanya SEMUA, yakin semua, urusan pergesekan Agama di Indonesia ini latar belakangnya pasti bukan Agama!! Entah itu ekonomi, benci akan keberhasilan Etnis tertentu yg lalu dialihkannke Agama, atau kebanyakan ya politis, untuk mendulang dukungan.
Jadi - kalau masih ada gerombolan yg aktif membela Agama - baiknya kita tertawa dulu aja.... hahaha

SolaSido 5671:
.. sesungguhnya orang-orang yang bertikai dengan alasan Agama, mesti tidak mengamalkan ajaran Agama yang di anutnya, dengan benar..

San Tuy Wele Wele:
senjatanya penjajah zaman now utk menjajah sebuah bangsa yaitu provokasi dan propaganda hitam yg jahat utk jatuhkan pemerintah yg sah

Parlindungan Panggabean:
Faktanya agama sudah menjadi industri.
Sebagaimana lazimnya produk, dikemas, dipromosikan, lempar kepasar dengan diskon, plus fitnah barang saingan itu palsu atau bermutu rendah dst dst.
Persaingan semakin keras dengan saling bajak atas tenaga marketing dan sales..
Mutu tidak lagi menjadi hal yang utama, yang dilihat adalah apakah spg-nya sexy apa tidak.?

FAUZi:
Tidak setuju, agama hanya dan hanya dan hanya serta hanya hubungan vertikal thok, antara tiap insan dengan Tuhan sesuai iman dan keyakinan masing-masing, tidak bisa agama dijadikan landsan hubungan horizontal karena efeknya cuma dan cuma konflik belaka, terbukti kejadian yang susul menyusul selama berabad abad dan penyalah gunaan ajaran agama sebagai pembenaran.


Lepaskan agama dari negara baru bisa damai

Zero:
Ini sngt mewakili gw bgt.. ????

Fsasosi:
Yg tetep sulit utk bersatu :
Aku Cebong Kau Kampret
Aku Kafir Kau Kadrun
Aku NKRI Kau Khilafah

Glent Lim:
Beragama & mengharamkan nasionalisme. Ini bener2 pengkhianat kurang ajar yg harus dibantai. Gw pengen membuat sungai dari darah mrk & gunung dr potongan2 tubuh mrk, termasuk pengkhianat lain spt para sjw jahanam, sampah narkoba, sapi2 gila

.:M:.:
Makanya...dan mohon maaf, harusnya bagi yang katanya Islam...bisa memaknai larangan beribadah sementara ke Mekkah karena dampak covid19...yang disembah terh Tuhan YME atau sekadar ritualnya? Alam seakan2 memaksa belajar untuk memperdalam Iqra.

Problematika kehidupan manusia bukan cuma ngumpulin pahala, tapi memaknai penciptaan Sang Maestro dan ajaran-Nya untuk menciptakan perdamaian.
(click to show)

(click to show)


San Tuy Wele Wele:
sebelum membaca artikel ini, kami pun sudah mengakui bahwa memang ada banyak orang udah sesat di jalan batinnya karena menjadikan Allah dan agama sebagai komoditas dagang dan alat politik..
mohon jangan cuma diprihatinkan tapi berubahlah..
gak perlu juga jadi sinetron azab2.. yg penting tobat sebelum ajal tiba lagipula gak ada yg tahu orang jahat berumur pendek/ panjang? sewaktu2 dimatikan juga kalau gak ada harapan utk bertobat

Paian Marulitua:
Setuju Mpok!
Tidak perlu menghadirkan Tuhan di Indonesia; cukup dengan menghadirkan atribut agama dengan arabian style - seperti mpok bilang. Cukup mengaku beragama saja tanpa perlu tau soal-soal keTUHANan. Mayoritas WNI tidak mengenal TUHAN. Heran? Kan jargonnya, "Tiada TUHAN selain Allah." Terus, sudah pasti di akhirat dapat pahala dengan klaim sudah membela agama, nabi, allah, kitab suci, ulama.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Beragama, Tapi Lupa Bertuhan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/sosbud/beragama-tapi-lupa-bertuhan-kKcIRByTgB

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: