You Now Here »

Bukan Corona, Tapi Kebijakan Penutupan Sementara Kabah Lah Yang Jadi Pelindung Muslim!  (Read 77 times - 85 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,652
  • Poin: 22.729
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Paian Marulitua:
Interpretasi Brutal Somad ini dikeluarkan sepertinya karena ia memiliki ketidak sukaan terhadap Cina. Saya tidak tahu apa yang menjadi motif Somad berbicara hal tersebut.

Broer, secara khusus hanya Somad yg tau motif dia membenci kelompok minoritas. Secara umum, terlalu banyak komentar negatif kaum Somad yg justru bertentangan dengan ungkapan populer di kalangan mereka, "Tuntutlah ilmu sampai ke negeri Cina."

Soal kemampuan Somad? Jelas dia tidak punya kemampuan HERMENEUTIKA - konon, dalam tradisi Islam disebut TAKWIL. Namun, tidak ada penjelasan detil tentang TAKWIL untuk menganalisa apakah Somad punya ilmu ini.

Singkatnya, dia tidak akan berhenti membuat kontroversi dan akan terus menyiarkan kebencian SARA karena dia selalu mencari pembenaran dan dia dibenarkan banyak pihak.

Semakin UAS kontroversial, semakin banyak tulisan di SEWORD. Bukankah begitu?

Brian:
Kutip:
"Singkatnya, dia tidak akan berhenti membuat kontroversi dan akan terus menyiarkan kebencian SARA karena dia selalu mencari pembenaran dan dia dibenarkan banyak pihak."


Setuju sekali, makhluk seperti itu sudah tidak perlu lagi diajak berdialog ataupun diterapkan pendekatan lembut. Perlu pendekatan yg sangat keras dan tegas untuk membuat makhluk tsb berhenti, antara lewat pembuangan ataupun pemusnahan di tempat.

Mengapa pemerintah dan penegak hukum masih saja diam, terkesan lemah dan tidak berdaya?

Mr. X:
Bahasa lu boleh juga pir,  coba aja lu atau kaum lu usik UAS.....

Brian:
Silahkan kita ketemu tatap muka, satu lawan satu. Kita selesaikan secara gentleman, gimana? ????

Budi Armansyah:
Nah.. narasi kadrun sudah berubah lagi nih. Kosong dan sepinya ka'bah itu mereka bilang sebagai tanda-tanda kiamat. Gue liat dari WAGnya para kadrun tuh

Brian:
Biarlah makhluk2 tsb mengalami kiamat sampai tuntas tak bersisa satu helai rambut pun. Jangan kita halang-halangi, kalau perlu kita bantu semaksimal mungkin.

Mr. X:
Lu bantu pendeta lu yg disurabaya yg suka meraba-raba jemaat perek  , gilanya sampe 17 tahun menikmatinya, jelas pelecehan sexual itu kuy...

Brian:
Kalau kamu gabisa balas argumen orang dengan argumen yang bener (selain hinaan atau mengalihkan pembicaraan), sebaiknya tutup mulut dan berkaca diri.

Atau kita bisa ketemu secara empat mata, lalu silahkan kita selesaikan secara gentleman. Gimana? ????

Mr. X:
Goblok. Lu suruh orang tutup mulut,  siapa lu pe'ak,

Brian:
Kalau gamau dan gabisa tutup mulut, sini saya bantu kamu.

Ayo, kita ketemu empat mata, kita selesaikan secara gentleman. Punya biji kan?

Mr. X:
Boleh juga nih jagoan,  gw nau tau dimana lu, gw lagi di plg nih.

Brian:
Silahkan ke jakarta, sy tinggal di jakarta. Monggo, kita buat perjanjian hitam diatas putih, terus kita selesaikan secara gentleman, one on one.

Berani kan, jagoan neon?

Mr. X:
Gak usah pake hitam diatas putih segala,  langsung sekapaan aja..

Mr. X:
Hebat juga lu brian,  gw pingin tau gimana cara lu tutup mulut gw.  Nih alamat gw lu samperin gw tunggu Jl.  Rama kasih IV No.  28 Ilir 8 Palembang Sum Sel,  gw tunggu klo lu datang.

Brian:
Makasih alamatnya.

Kenapa ga berani pakai hitam diatas putih? Mau rencana playing victim?

Mr. X:
Udah gak usah banyak komen jagoan,  samperin gw klo lu emang jagoan tuh alamat gw,  atau lu kirim alamat lengkap lu di jkt, tar biar gw samperin klo gw ke jkt

Brian:
Menteng Square, Tower A.

Udah gak usah banyak komen jagoan ????

San Tuy Wele Wele:
wah kalau mereka takut kiamat juga takut mati utk cepat2 bertemu 72 bidadari maka mungkin kadrun2 beraksi borong sembako lagi deh..
entah skenario teror apalagi setelah gagal jualan masker sampai kaya raya

Wanda Bagus Sebastian:
Cobalah, Mad, jangan memperparah situasi buruk. Virus Corona bukan tentara Allah.

Jack Jersey:
Saya rasa tidak intelektual apabila virus corona itu  dianggap tentara Allah karena bisa juga itu adalah dari tangan manusia.
sesuatu musibah yg menimpa manusia di muka bumi ini adalah dari tangan manusia sendiri, jadi carilah solusi agar lebih bijak bergaul dengan lingkungan kita.
Bagaimanakah bentuk kesalahan manusia baik dengan sengaja atau tidak sengaja harus ditangani bersama.

Apakah ini cara untuk melumpuhkan ekonomi dunia atau mengurangi penduduk manusia sudah jelaslah  bahwa efek negatipnya tampak lebih meluas bagi mereka yg tidak menggunakan akalnya sehatnya.

Marilah kita kembali kepada fitrah atas kejadian kita, biarlah untuk sementara ini raja arab saudi beserta antek-anteknya dpt mencium dan mengelus batu yg berdaki itu sepuas-puasnya biar "putih" kembali.
Dan biarkanlah mereka hidup dengan fantasi mereka selama ini.

wassalamualaikum wr.wb,

ustadz sayyid habib yahya

San Tuy Wele Wele:
semoga tentara Allah yg beneran sudi memaafkan perkataan dia dan gak sampai tampar mulut kotornya dia lalu dia sariawan seumur hidup.. enak aja samakan corona dgn tentara Allah.. bedanya antara langit dan bumi

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Bukan Corona, Tapi Kebijakan Penutupan Sementara Kabah Lah Yang Jadi Pelindung Muslim! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/bukan-corona-tapi-kebijakan-penutupan-sementara-7z8NRAkbPa

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: