You Now Here »

Renungan Orangtua Milenial: Jangan Jangan Kita Sedang Mengeksploitasi Anak Kita?  (Read 93 times - 49 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,648
  • Poin: 22.725
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Bayu Aji Nugroho:
Jangan memaksakan anak menjadi seperti yang orang tua inginkan, biarlah mereka tumbuh dan berkembang sesuai dengan apa yang mereka inginkan.
Orang tua hanya membimbing dan mengarahkan jika si anak sudah memiliki keinginan.
Pendidikan formal sudah cukup apa yang didapatkan di sekolah. Sebagai orang tua saya wajib melengkapi pendidikan etika dan budi pekerti.
Inilah yang seharusnya menjadi refleksi bagi dunia pendidikan kita.

Julie putra:
Biarlah anak-anak dapat menikmat masa anak-anaknya

FAUZi:
Tulisan yang sangat inspiratif


Aku mendidik anak2ku untuk memiliki tujuan, apapun tujuannya tak kan kuhalangi, hanya mereka harus konsekwen terhadap apa yang hendak lakukan dan harus tuntas..


Hal lain yang sejak dini kulatih adalah bersikap BERANI,



Berani menyampaikan apa yang ada di hati dan pikirannya, betapapun nyelenehnya, berani menghadapi dunia, dan bila ada yang mengganggu berani menghajar lawannya, baik untuk anak laki laki mapun yang wanita, disisi lain juga etika, kepada orang tua dan yang lebih tua, dan mengenal unggah ungguh sebagaimana layaknya leluhur kita dijaman lampau


Dan yang pasti aku tidak mewajibkan belajar agama apapun, silahkan pilih dan bebas saja, tentukan keyakinannya setelah menjelang dewasa, KARENA ORANG TUA TAK BERHAK MENENTUKAN AGAMA YANG AKAN DIANUT ANAK ANAKNYA



(Maka di keluarga kami banyak agamanya, dan saling menghargai)

Kecuali kalau sudah keluar dari tatanan budaya nusantara, aku akan mengur, semisal, kalau membungkus kepala, jangan masuk rumah dengan kepala terbungkus karena PASTI BAU, kecuali bisa menjawab ajaran Walisanga mana yang mewajibkan,


Semua berjalan baik saja, karena agama tak pernah jadi identitas



Soal prestasi, siokap kompetitif memang sudah ditanamkan dari kecil, jadi kalau les, mereka yang minta bukan orang tua yang mengharuskan

Julie putra:
Tugas orangtua adalah mengarahkan ;)

FAUZi:
seperti kata Kahlil Gibran, anakmu bukanlah anakmu, mereka adalah anak penah dan engkau busurnya

Zeffanya N Zeevanka:
Anak2ku lbh milih main / blajar ditaman drpd les? ???
Aku bljar menerima pilihan mrk toh that's their life? ???
Lambat laun mrk sdri yg tertarik utk les gitar, tari, renang not by order & hasilnya haoce? ???

si memble:
Anakku kebalikannya, sekarang malah cuma suka main.
????

Zeffanya N Zeevanka:
ITU mmg imbas Dari beban materi kurikulum. School no longer fun! Coba cari sela dimana edukasi bisa msk lewat permainan.

Julie putra:
Weets.... setuju :) penelitianku Game Based Learning nihh. Mainanku ini bukan cuma fasilitasi siswa cuma main tetapi guru juga bisa nilai dari permainan ini... I wanna make school more fun!!!

Julie putra:
Normal dong kalau anak2 suka main ;)

Chandra von Caledor:
Jangankan milenial, generasi 90 juga kena mbak... asal dah nunjukin sedikit talenta, pasti dicekokin macam - macam... dan baru ketahuan kalau anak sendiri sudah stress dan nangis - nangis (itu kalau ortunya masih manusiawi)

Julie putra:
Hehehe... iya, tapi aku berasa banget nih angkatan yg lahir 80-90an yg skr jadi ortu rata2 obses bgt bikin anaknya "jenius" karbitan. Saya termasuk yg dulu nangis2 disuru les piano btw :p

Semoga tulisan ini bisa mengetuk beberapa pintu hati orangtua ya

Opini Tadeus:
Haha.. mencerahkan! Semoga menohok para ortu yang keblinger ingin membentuk anaknya seperti yang mereka ingini!

Julie putra:
heheh... thank you untuk tanggapannya.. Iya.. ngelesin boleh asal bukan karena obsesi orangtuanya doang :)

San Tuy Wele Wele:
wah bapak2 gak ada yg gitu2 banget.. yg cerewet2 harus gini harus gitu terus stres kalau gak diikutin maunya sama anak itu biasanya.. ehm.. you know lah...

Julie putra:
woops....

iam hêylêl:
Kalo gak les, bakal di cap miskin ahaha

Julie putra:
Masih jaman ya kaya gini?

harriz salim:
Wajarlaah namanya orangtua sayang sm anaknya itupun kalo banyak duit ga punya duit susah juga bayar les mahal , rata2 orangtua yg menikah diatas tahun dua ribuan pendidikanya sdh tinggi2 jadi lbh mengerti kalo mau sukses hrs belajar ini dan itu dan mau les apapun sekarang lbh mudah didapat karena sdh banyak
,  anak SMA yg sekarang harus mau  belajar bahasa Inggris jika mau melanjutkan ke perguruan tinggi ga bisa bahasa inggris baik lisan maupun tulisan pasti ketinggalan...sebaiknya dr kecil hrs sdh belajar...

Julie putra:
Setuju anak harus diajari dan belajar sedari dini, but that's not my point di tulisan ini =)

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Renungan Orangtua Milenial: Jangan Jangan Kita Sedang Mengeksploitasi Anak Kita? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/renungan-orangtua-milenial-janganjangan-kita-bHDyV8iS4Q

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: