You Now Here »

Pemerintah Harus Lebih Greget Mengawasi Penggunaan Dana Desa  (Read 64 times - 57 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,693
  • Poin: 22.770
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Pemerintah Harus Lebih Greget Mengawasi Penggunaan Dana Desa
« on: March 13, 2020, 03:10:04 AM »




Bersih bersih:
Ada 76.000 desa di seluruh Indonesia, 1.000 (+/-) di antaranya fiktif hasil permainan oknum di kecamatan sampai propinsi. Mengajak berpikir positif - separuh saja yg lurus - bayangkan 37.500 desa selama 5 tahun mengalami perbaikan setiap tahunnya (anggap tahun pertama masih grogi, masih binun), pasti luar biasa hasilnya utk perkembangan desa.
Kalau menurut saya sih, pemerintah cq Jokowi sampai berhasil menggelontorkan Dana Desa sedemikian besar dan berkelanjutan, ya tanggung jawab penduduk lah mau maju atau mau mandek, mosok sudah diberi dana masih juga minta diawasi penggunaannya secara detail, sejak semula jg bukan begitu maksudnya, Dana Desa bisa digunakan sangat fleksibel sesuai dengan kebutuhan setempat, nah ini kata kuncinya: HASIL MUSYAWARAH WARGA DESA.
Mungkin pengalaman penulis yg kurang baik atau ya itu tadi umpama cuma 50% saja yg berhasil - kan jadinya berkunjung di 2 desa bisa melihat hasil yg jauh berbeda, hanya sekali lagi menurut saya, penduduk desa yg harus berani memperjuangkan penggunaan Dana Desa utk kebaikan desa bukan jadi bahan korupsi. Ribut di depan, bukan lapor di belakang. Sudah jaman onlen-onlen mosok tidak bisa membuat viral hal2 yg nyangkut di desa supaya bisa dilihat orang di kabupaten atau propinsi atau nasional kalau perlu.

HolyGanZ:
Setelah ribut2 desa fiktif gak kedengaran lagi kelanjutannya.

Bersih bersih:
Semoga jauh berkurang saja, kalau mengharapkan hilang sama sekali masih agak sulit, godaannya terlalu besar ...

HolyGanZ:
Hebeng....

rudi sasongko:
Setuju brooo... coba kita kita yg suka nongkron disini diwaktu senggangnya ikutan mojok jadi pengurus kampung atau desa. Yang pd dasarnya aslinya cmn tugas sosial. Trus skrng ditambah kerjaan ngawasi dana pembangunan. Masih mending klo ngerti ttg pengelolaan lha klo tdk ngerti mo belaja aja taku kena masalah. Yg nekat krn ga ngerti prosedur pd masuk penjara. Yg ngerti prosedur 'orang orang kota' kasih masukan yg kurang baik atau pas krn mikirin cari duit lebih. Kayaknya aku sendiri klo misal 'ketabok'  misalnya gini sob.. ini ada selisih 500juta bisa dibagi 2 kita kita... sptnya bisa goyah jg iman! makanya harus rame-rame biar ada yg ngingatkan.. tapi klo sdh 'berjama-ah' msh jg ngembat itu mah memang garong semua orangnya.

rudi sasongko:
Ini hanya pendapat penulis kan.. sayang nya tdk ada data yg bisa dibaca dng valid cmn asusmsi.. pd dasarnya dana desa sdh baik kok menurutku.. setahu aku.. datanya gampang dilihat dilapangan. Ya klo msh ada daerah atau desa yg tertinggal itu karena masyarakatnya kurang peduli aja. 'Rembug desa' itu lebih sulit dari pd 'rembug-an urusan kepala daerah atau pilpres'. menurutku tetep lebih baik ada dana desa dan harusnya menjadi lebih baik kedepannya.

Prisca:
Wah iya bener justru semakin banyak korupsi, contohnya saja ada seorg RT dpt dana dari kelurahan 1 juta, tetapi sebenarnya dptnya cuma 800rb, tapi tanda tangannya tetap tertulis 1 juta....   Sdh di sunat 200rb.

AK-47:
Ada beberapa saran terkait pengawasan Dana Desa antara lain Pertama; Optimalkan pengawasan internal oleh Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa. Kedua; Lakukan pendampingan oleh bagian organisasi Sekda terhadap pemerintah desa dalam bentuk fasilitasi penyusunan standar pelayanan publik dan SOP. Ketiga; Memfasilitasi pemerintah desa agar membentuk Unit Pengaduan Pelayanan Publik (UP3) desa. Warga desa boleh menyampaikan komplain terkait penyelenggaraan pemerintahan desa melalui unit tersebut agar segera ditangani pemerintah desa. Keempat; Optimalkan pendampingan terhadap pemerintah desa dalam pengelolaan keuangan dan aset desa. Kelima; Optimalkan penguatan kapasitas pengawasan oleh BPD dan kapasitas penyelenggaraan pemerintahan oleh aparatur desa.
Dengan tawaran solusi tersebut, kita berharap Dana Desa dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Desa berupa peningkatan kualitas hidup, peningkatan kesejahteraan dan penanggulangan kemiskinan serta peningkatan pelayanan publik di tingkat Desa.

Suwanto wanto:
EVALUASI TOTAL DANA DESA...!!!

Dari puluhan ribu desa di Indonesia, berapa desa yang punya produk unggulan? Bail produk UMKM ataupun pariwisata???

Yang ada adalah pembangunan jalan, gapura dll. Padahal, secara umum terutama utk pulau jawa, jalan desa sudah relatif bagus

Bocah Kantor:
Nice!!!! Ngena betul tulisannya Bung! Juga masalah dana daerah yang ngendon di bank daerah yang mencapai sekian trilyun dan para kepala daerah takut memakainya karena khawatir tertangkap KPK itu kenapa kok nggak ditarik lagi ke pusat? Intinya kan pajak itu ditarik dari masyarakat ke pemerintah pusat untuk kembali disalurkan ke masyarakat agar roda perekonomian berputar. Lah sekarang ini kan uang pajak pada berhenti di kas daerah semua. Tapi pajak tambah galak narik uang dari masyarakat. Ini esensi berpikirnya bagaimana? Bikin donk undang-undang yang kalau dananya nggak dipakai, pemerintah pusat wajib menarik kembali uang pajak tersebut guna membiayai pembangunan. Menkeunya kurang mikir dan gak kreatif. Sama kayak iuran BPJS yang dengan mudahnya disuruh naik tanpa melihat kenapa kok BPJS nya rugi melulu. Begini kok bisa jadi menkeu terbaik???

AK-47:
Dana daerah yg ada di bank daerah itu jumlahnya lumayan. Boleh-boleh saja kalo mau ditarik pusat tapi kalo pas ditarik malah bikin bank daerahnya jadi kurang likuid gimana? Trus kalo sampai kolaps?

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Pemerintah Harus Lebih Greget Mengawasi Penggunaan Dana Desa yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/pemerintah-harus-lebih-greget-mengawasi-8HmiHhnv7p

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: