You Now Here »

Corona Di Jakarta: Yang Penting Genting?  (Read 95 times - 61 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,648
  • Poin: 22.725
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Corona Di Jakarta: Yang Penting Genting?
« on: March 13, 2020, 11:01:36 AM »




??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???™️ ✅:
Kita cuma bisa bantu berdoa dan menenangkan kalau ada teman2 yg paranoid. Yang penting kita tahu sudah tahu kalau manusia bisa menang melawan virus ini. Misal di China, grafik kasusnya telah berhasil menurun drastis :

 
(click to show)


Dan secara umum, tingkat kesembuhan (yg hijau di bawah) semakin lama semakin tinggi (makin banyak orang yg kebal terhadap virus ini). Angka kematiannya (yg merah dibawah) juga semakin menurun :
 
(click to show)

Aku hanya berharap, semoga yg dikatakan para ahli itu benar : "Virus ini tidak tahan terhadap suhu panas."
 
(click to show)


 
(click to show)


Barangkali pemerintah harus jelaskan juga kepada masyarakat : Situasi di Eropa itu berbeda dengan Indonesia. Budaya kita juga berbeda. Jadi tidak bisa menyamakan situasi di Itali misalnya dengan kita di sini. Kita tidak s3x bebas, tidak cium sana sini setiap bertemu orang. Suhu di Indonesia juga tidak ramah buat si virus.

Semoga dr Terawan & team diberi kesehatan, kekuatan dan kebijaksanaan untuk mengatasi situasi ini.

Martabak Sweet:
Mau tahu kondisi yang sebenarnya? Yang tanpa dibumbui atau dihilang hilangkan?

Nih

https:// www. straitstimes . com / singapore/ coronavirus-full-text-of-speech-by-pm-lee-hsien-loong-on-the-covid-19-outbreak

Kamu tahu kenapa situasinya parah? Karena "dugaan" atau "hipotesa" yang tertulis di media luar, dilaporkan dan diberitakan di Indonesia sebagai "fakta", dan tanpa menerangkan keseluruhan berita dan keterangannya kalau hal tersebut adalah "dugaan", "hipotesa". atau hal yang belum 100% lulus clinical testing. Main comot diberitakan di Indonesia.

doodleramen:
So our numbers have not blown up. But neither have we been able to eradicate the virus, despite our best efforts.
Saya membaca ini merasa terkesan dengan respon pemerintah sana. Ada pengakuan akan keterbatasannya, bukan malah jadi baper. Dari sini saja saya sudah tau bagaimana profesionalnya mereka akan menangani situasi di sana.

??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???™️ ✅:
Situasinya parah, karena sejak awal banyak dari kita yg memang mendoakan / berharap situasinya parah. Bahkan sampai sekarang masih banyak yg sibuk menebar kepanikan. Setahuku dalam hidup memang tidak ada hal yg 100% pasti. Apa lagi untuk hal2 yang baru ditemukan semacam ini, jangan berharap ada hal yg 100% pasti.

Jadi kita lihat statistik saja : Peluang sembuh andai kena Corona itu sangat tinggi +/- 95%. Angka kematian karena Corona juga sama sekali tidak ada apa2nya dibandingkan dengan jumlah angka kematian karena hal2 lain (sakit jantung, sakit kanker, kecelakaan lalin, bunuh diri, dll).

Panik karena virus Corona ? You must be kidding ! You are smoking LOL ! You driving like crazy LOL !

Martabak Sweet:
sob dari awal ini bukan masalah situasinya parah atau tidak parah.
Bukan pula masalah kepanikan.

Isunya adalah, say it as it is.
Atau, katakan apa yang sebenarnya

Manusia itu kawatir atau panik karena situasi yang unknown atau tidak pasti. Jauh melebihi kekawatiran atau kepanikan karena sudah tahu akan terjadi hal yang buruk atau baik.

Kita menunggu hasil ujian untuk diterima di universitas saja bisa panik. Kita menunggu kelahiran saja bisa panik.

Corona heboh bukan karena tingkat kematiannya. Corona heboh karena kecepatan wabahnya, pendeteksiannya yang belum foolproof dan terbatas. Makanya sampai ada lock down. Makanya banyak negara yang serius menghadapinya meskipun banyak juga negara yang tidak.

Statistik yang kamu berikan adalah berdasarkan KNOWN OR REPORTED SITUATION. Nah yang kena corona tapi tidak terdeteksi karena sulit terdeteksi itu sendiri, faktor alat dan waktu, atau keburu mati, atau keburu sembuh tapi bisa kena lagi (apalagi kalau sudah tersebar ke lingkungannya).

Supaya jelas ya.

Martabak Sweet:
Ahli yang mana yang berkata "virus tidak tahan terhadap suhu panas"

https:// www.cnn . com/2020/03/12/asia/coronavirus-flu-weather-temperature-intl-hnk/index. html

Singapore dan Australia menunjukkan kalau itu tidak benar.

??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ??? ???™️ ✅:
Sepertinya sis bukan orang yg harus aku ajari cara pakai google. Wkwkwkwk... So ?? What do you expect ? Sekarang begini, coba tanya sama 10 ahli, yg namanya Virus itu jenis mahluk hidup bukan ? Kalau dapat 100% jawaban yg sama... beritahu aku ok ? Setelah itu kita bicara Corona yg baru ditemukan beberapa bulan.

Martabak Sweet:
Bagaimana sob. Skill aku pakai google sudah mencapai taraf skill dewa google mu belum? :)

Martabak Sweet:
Copas,

"No correlation between temperature variations and coronavirus spread: Experts
The experts said COVID-19 spreads through human contact. Mass gathering has to be avoided and people need to take precautions like washing hands, they added.
PTI|
Last Updated: Mar 10, 2020, 11.12 AM IST "

Martabak Sweet:
Copas,

"Hot water kills germs, though it has to be very hot

According to WHO, temperatures of 140°F to 150°F are enough to kill most viruses, and boiling water makes it safe from pathogens like bacteria, viruses, and protozoa. Trivedi recommends a temperature of 160°F or greater when heating water or food products, to kill off bacteria like Legionella, a common bacteria found in water."

Martabak Sweet:
Copas,

"Will Heat Stop the Spread of New Virus? No One Really Knows

By The Associated Press

    March 11, 2020

JAKARTA, Indonesia — As outbreaks of the new coronavirus that first emerged in China continue to spread in more than 100 countries — particularly those experiencing winter — one of the biggest unanswered questions is how it will behave in warmer weather.

Like influenza, the new disease is a respiratory infection belonging to a family of viruses that typically survive longer in colder environments. Most people experience only mild or moderate symptoms, such as fever and cough, but older adults and people with existing health problems may have more severe illnesses, including pneumonia.

The virus has reached every continent except Antarctica but has yet to cause major outbreaks in the Southern Hemisphere. Some key questions on how the virus might behave once the temperature rises:

WILL THE VIRUS RETREAT IN HOT WEATHER?

No one knows. The new coronavirus was identified only in late December and most scientists say there is simply no data to suggest the COVID-19 cases will start declining in warmer weather.

“We have to assume that the virus will continue to have the capacity to spread, and it’s a false hope to say yes, it will just disappear in the summertime like influenza,” said Dr. Michael Ryan, the World Health Organization's emergencies chief. "

Martabak Sweet:
Copas,

"But what if the virus does not behave like influenza? Could we be dealing with infection rates that remain high throughout the year? More than 100 cases have been confirmed in Singapore, where it's hot and muggy pretty much year round. Australia, Brazil and Argentina, all currently in the middle of summer, have also reported dozens of cases. "

Topik pembicaraan virus corona bukan? Atau selama ini kita bicara tentang virus cacar?

Kalau kita bicara panas dalam konteks corona atau epidemik yang sekarang terjadi, apakah yang dibicarakan suhu panas air mendidih untuk memasak sup? Atau panas secara relatif dalam sisi iklim?

Mengerti cara memakai google jelas penting. Tapi lebih penting lagi kemampuan menyimak, berpikir, dan kerajinan untuk membaca lebih dari hanya sekedar judul.

si memble:
Kalo situasi genting, kenapa ga bagikan masker gratis disaat warga butuh spt surabaya tapi malah  jualan masker yg harganya 300 rb? Ini pemda yg punya anggaran puluhan triliun tapi malah bertindak spt tengkulak.
Pemimpin cerdas bisa antisipasi potensi bencana sebelumnya, tapi pemimpin bodoh cuma bisa jualan masker dgn harga yg dimark up tinggi dan pasang toa ketika banjir.

Fsasosi:
Utk saat ini yang Genting di jkt itu adalah gabener nya bego....

Wanda Bagus Sebastian:
Genting ala Gabener paling takut tertimpa genting betulan.. ??? ??? ??? ??? ????

Fsasosi:
Genting atap nya runtuh sangkin kuatnya hentakan beliauw waktu senggama...

Aryk:
Haregene mau percaya sama gerombolan Jahilliyah Haram Jadah Kadrun........kelaut saja ikut kelelep.

John Lie Kwee:
Yg genting sebenernya posisi si gabener itu sendiri koq.... udah ketipu 360M bingung pertanggung jawabannya... caranya?? ya tidak perlu bertanggung jawab... gampang khan??

Aryk:
harus diusut KPK 360 M ini seperti rumah tapak DP Rp 0

Oen:
Banjir nikmati saja , Corona katanya tentara Allah membela Uighur ,  sowan ke wan Abas harus disambut bukannya bilang genting wkwkwkwk

San Tuy Wele Wele:
kerajaan bus edan terpaksa bikin suasana genting karena ada kepentingan politik yg harus dijalankannya..
demi sepiring nasi dan semangkuk berlian.. dan kursi panas..

Martabak Sweet:
The WHO named one key reason for the rapid spread: many countries had not taken the situation seriously enough - what the WHO called "alarming levels of inaction". Here in Singapore, we have all along taken Covid-19 with the utmost seriousness. In fact, the WHO praised our efforts and held Singapore up as an example to emulate.

Negara manakah yang tidak menganggap situasinya cukup serius? HAHA!

Martabak Sweet:
On the medical front, we continue to see new cases in Singapore. Most either have travelled overseas, or can be traced to imported cases. Each time we have been able to isolate them, do contact tracing, and quarantine the close contacts. So our numbers have not blown up. But neither have we been able to eradicate the virus, despite our best efforts.

At the same time, around us, the number of cases is rising rapidly. China's situation is stabilising, but new cases are emerging all over the world - in Europe, America, and the Middle East. Globally, the number of cases is doubling every 5 to 7 days. Hence today, the WHO declared Covid-19 to be a pandemic.

What does this mean? It means that WHO assesses that many countries will see full blown outbreaks, with sustained community transmission, like what has happened in South Korea and Italy. And unlike Sars, this outbreak will continue for some time - a year, and maybe longer.

Alex R.:
Menciptakan suasana dramatis supaya berita banjir dan Formula E tenggelam. Ternyata sukses bisa bernapas legalah dia sekarang lolos dari serangan bertubi-tubi. Biar katanya siap mental sebagai pejabat publik pasti nyesek juga rasanya tiap hari diejek, dimaki, disindir masyarakat.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Corona Di Jakarta: Yang Penting Genting? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/corona-di-jakarta-yang-penting-genting-vh49aedPS3

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: