You Now Here »

Mau Bernasib Seperti Italia?  (Read 89 times - 116 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,661
  • Poin: 22.738
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Mau Bernasib Seperti Italia?
« on: March 16, 2020, 11:02:34 PM »




Indri Giber:
Terima kasih mas penulis. Ini artikel pertama yang fair, IMHO.


Granted, tidak bisa dipungkiri banyak orang yg ragu dengan kesiapan pemerintah untuk mengeksekusi Lockdown dengan tanpa konsekuensi negative. But WE HAVE TO TRY. Karena alternatifnya sangat menakutkan. Di UK angka kematian doubled tiap hari bbrp hari ini, dengan ratusan new cases setiap hari. Meski dengan tindakan2 preventif (sterilisasi fasum berkala, self isolation,dll) dan so far testing sudah ~40000.


Please leave political differences behind, people! Ini adalah urusan kemanusiaan. Prejudice and hatred won't safe you!

Petrus Wu:
Setuju. Virusnya gak nanya pendukung jokowi atau prabowo. Sama-sama bisa kena.. sama-sama bisa mati.

Indri Giber:
Exactly!

Martabak Sweet:
"Data terakhir menunjukkan Italia mempunyai 3.4 tempat tidur di rumah sakit per 1000 penduduk. Bandingkan dengan Indonesia yang melaporkan mempunyai 1.2 tempat tidur di rumah sakit per 1000 penduduk. "

Statistik tidak bohong. Data tidak bohong. Seluruh negara di dunia termasuk Indonesia kekurangan alat pernafasan atau nama kerennya Ventilator, bukan cuma rumah sakit.

Makanya upaya external untuk mengerem transmisi virus sangat urgent. Pengereman transmisi virus tidak mungkin dilakukan dengan bohong, tidak sosialisasi, dan informasi palsu seperti ini,

Kutip dari bajingan kemanusiaan yang jadi wapres dan penyebar hoax.

"Entah bercanda, entah bukan. Sepertinya pemerintah dan sebagian rakyat Indonesia percaya bahwa Indonesia kebal virus corona. Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan doa para kiai dan ulama berperan sebagai salah satu penangkal virus Corona (Covid-19) masuk ke Indonesia. "Ini berkat doa para kiai, berkat istiqasah," kata Ma'ruf Amin saat membuka Kongres Umat Islam Indonesia ke-VII di Bangka Belitung, ditulis Sabtu (29/2/2020). "Banyak kiai dan ulama yang selalu membaca doa qunut dan saya juga begitu baca qunut. Makanya Corona nyingkir dari Indonesia," ujar Ma'ruf Amin. Dalam kesempatan lain beliau juga bercanda : "Ternyata di sini (NTB) ada yang bisa menangkal corona, seperti yang ditawarkan pak Gubernur, yaitu susu kuda liar," ujar Wapres Ma'ruf Amin, yang disambut tawa peserta Munas V Asosiasi DPRD Kota Seluruh Indonesia (ADEKSI) di Mataram, NTB, Rabu, 11 Maret 2020, dilansir Antara."

firman proindo:
Tirulah arab saudi yg menolak masuk penerbangan dari luar negeri. Mereka lebih sayang sama nasib penduduk dalam negeri daripada mementingkan pemasukan dari pariwisata. Pemerintah sudahlah, stop penerbangan orang dari luar negeri jgnlah kita hanya mengandalkan scanner suhu. Karena di as pun kecolongan walau sudah dilakukan scanning suhu thd orang yg masuk ke as

Indri Giber:
Sudah telat mas :(
Virusnya sudah masuk dan menular di dalam negri. Mau banning orang dari luarpun gak ngaruh kalo orang2 yg sudah di dalam negri masih berkeliaran. BTW, virus sudah mulai menular walaupun pengidap masih belum menunjukkan gejala.

Awam Wahono:
Kalau yg kerja sehari untuk makan sehari yg mau nanggung siapa ? Kalau lockdown !? Orang kaya sih mau ngomong apa aja enak duit ada !?

Indri Giber:
Virusnya gak nanya orangnya kaya atau miskin. Yg lebih ngenes kalo orang yg miskin dan tertular dan kemudian menulari keluarganya.

Petrus Wu:
Kalo virus ini menyebar ke 70% populasi (ini perkiraan dari Jerman, kalo tidak ada pembatasan)... Siapa yang lebih banyak mati, yang kaya atau yang miskin? Siapa yang dapat tempat di rumah sakit, yang kaya atau yang miskin?

Christoper Sigit:
Kepentingan politik di atas kepentingan rakyat. Sudah ga heran lagi.

Indri Giber:
Betul!
Banyak tulisan2 absurd yg menarasikan siapapun yg meng-endorse lockdown adalah musuh JKW, antek amerika, kadrun dll.
Saya bingung mau nangis atau tertawa kecut :(

Martabak Sweet:
Kepentingan cebong 212, buzzer 212, dan penjilat pantat diatas kepentingan rakyat.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Mau Bernasib Seperti Italia? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/mau-bernasib-seperti-italia-18H6TktY2U

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: