You Now Here »

Catatan Hitam Narasi Lockdown Yang Dipatahkan Jokowi  (Read 146 times - 119 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,103
  • Poin: 23.180
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Catatan Hitam Narasi Lockdown Yang Dipatahkan Jokowi
« on: March 17, 2020, 02:23:24 AM »




yuviandi purbodewanto:
“Italia lockdown, emangnya ganti Presiden? Dasar otak seperempat ons"
Hoiii, emangnya di Italia ada para kadrun yg congorna mbleberr kebelet ngganti presiden dg kilapahh? Otak seperempat ons masih jauh lebih banyak dari otak situ yg seperduasatudua mikron ons.

Paian Marulitua:
Mari hajar kadrun

San Tuy Wele Wele:
mantap.. matikan semua virus congorna kadrun yg cuma ukuran seperduasatudua mikron

arip banget:
saya salin tulisan ds


(click to show)


Bossi Thian:
Naikkan harga kasker dan antiseptic.
Jual harga terjangkau min rp. 300/box

Fridago:
Sdh bukan seperempat tp sdh tinggal 1 ons ????

Teha Sugiyo:
NKRI harga mati. Kita semua di belakang Jokowi masih yakin tetap dilindungi oleh Tuhan YMK. Yang busuk dan jahat akan hancur....

Bersih bersih:
Wuih.... muantap!! Otak seperempat ons Mas Alif sudah cukup buat menangkal serbuan kalangan elite yg lagi sembelit. Kalau kerja full kapasitas (15 ons?) ga kebayang bisa menenggelamkan siapa saja?! .... ??? ?????
Lanjutken... Kakak Pembina ??? ?????

Didi MJ:
Tadi nonton acara live talk show di TV nya om bewok dipandu artis Yuyun Sahara dengan bintang tamu wan Abas coy!
Dari awal acara sudah ada pemberitahuan kalau pemirsa yang mau interaksi di acara tersebut dapat hubungi telepon yang tertera di layar kaca. Iseng-iseng saya coba untuk ikutan interaksi berharap bisa ngobrol langsung dengan wan Abas. Saya sudah siapkan pertanyaan khususnya mengenai kebijakan pembatasan angkutan umum hari ini untuk wan Abas. Saya coba hubungi telpon tersebut, kadang terdengar rekaman suara yang mengatakan bahwa telpon yang saya tuju sedang sibuk, tapi kadang terdengar nada telepon tersambung tapi tidak diangkat-angkat. Setengah jam saya coba hubungi terus sampai akhirnya tersambung dan diangkat operator, dikatakan maaf pak karena waktu acaranya sudah mau habis jadi acara interaksi dengan pemirsa ditiadakan...

Cakep! Luar biasa! Acara interaksi tapi tanpa interaksi. Seperti nya sudah dipesan oleh wan Abas kalau dia tidak ingin ada pertanyaan dari masyarakat, apalagi dia tahu kalau pasti akan banyak yang bertanya atau komplain khususnya tentang kebijakan dia yang blunder hari ini!

#LockdownAbas
#LockdownTVkampret

Rosita:
Suka!

Paian Marulitua:
Saya berani bertaruh para manusia "sikke" ini hanya memikirkan perut golongan sendiri dan haus kekuasaan. Mereka yg terus berusaha menggoyang Jokowi harus digayang apapun taruhannya.
Di WAG yg saya ikuti disebut nama yg juga ditulis mas Alif. Dia produk ORBA. Saya yakin ada sakit hati dan dendam ala wan abud di dada dan kepalanya. Kalau itu terbukti, apapun sumbangsihnya sebagai pebisnis, org partai dan mantan pejabat tidak menjadi halangan untuk menggayangnya juga.

Awam Wahono:
Bayi , anak kecil tidak tahu lockdown tahunya nangis karena lapar , sementara orang tuanya kerjanya harian , paham !

.:M:.:

(click to show)

Ketika mencoba mengingatkan Gurunya anakku..

Sungkan, tapi ini demi ketenangan bersama nantinya.

Didi MJ:
Segala kebijakan pemerintah pusat atau Jokowi bagi Abas bahlul harus dibuat tandingannya, karena dengan melawan kebijakan pusat dia merasa bisa lebih baik dari pusat dan dapat merangkul para lawan Jokowi dan juga rakyat yang merasa tidak diakomodir pendapatnya oleh pemerintah pusat. Seperti halnya kebijakan pembatasan angkutan umum massal alasan Abas untuk menindaklanjuti instruksi presiden agar masyarakat bekerja dari rumah, dengan tujuan menargetkan korban virus seperti simulasi. Akhirnya terjadi framing bahwa antrian panjang di halte/stasiun yang terjadi hari ini adalah akibat instruksi Jokowi. Abas melockdown sebagian Jakarta dengan pembatasan angkutan umum hari ini, padahal Jokowi justru tidak mengijinkan terjadinya lockdown di daerah tanpa persetujuan dirinya sebagai presiden.

Memang gabener satu ini me'rasa' presiden (aka halu).
#LockdownAbas

firman proindo:
Apa ada sanksinya buat anies? Soalnya beliau pasti berulah terus

Didi MJ:
Pengennya sih gitu.
Apa mungkin masyarakat Jakarta ajukan class action kepada Abas karena kebijakannya dalam membatasi angkutan umum hari ini sangat merugikan masyarakat, selain mengakibatkan antrian yang sangat panjang, para pekerja datang terlambat, juga masyarakat yang antri berpotensi tertular virus Corona tanpa diketahui.

nihayatur rohmah:
Siaaaap

Rohan Handoko:
Secara logis, lockdown adalah cara efektif untuk menekan penyebaran virus. China telah membuktikan itu. Bahkan negara-negara Barat yang ketika China menerapkan hal itu pada mencibir bahkan menyebut sebagai "draconian measure" kini juga satu-persatu menerapkan hal yang sama. Bahkan AS juga mempertimbangkan untuk membatasi penerbangan domestik.

Namun, menerapkan lockdown di Indonesia dapat menyebabkan efek sampingan yang sisi buruknya bisa jauh lebih parah daripada virus corona itu sendiri (kerusuhan, penjarahan, no law enforcement, munculnya vigilante groups, bahkan separatisme dan pergantian ideologi negara). Semua ini akibat kondisi carut-marut acak-adut negara kita yang telah dibiar-biarkan bahkan seolah diberi angin selama puluhan tahun, termasuk pada pemerintahan Jokowi saat ini! Ibarat orang sakit komplikasi yang telah menyebar pada seluruh organ-organ penting. Ditambah watak sebagian besar orang kita yang cenderung tidak tertib dan semau-maunya sendiri. Akibatnya, tindakan drastis yang seharusnya krusial untuk dilakukan pada saat kritis jadi susah untuk diberlakukan.



Apapun pilihan ada konsekuensinya. Tanpa lockdown atau pembatasan, masyarakat jadi lebih rentan terkena penyebaran virus, termasuk saudara-saudara kita yang hidup di garis UMR. Dengan lockdown, hal-hal buruk diatas ditakutkan dapat terjadi. Semoga pemerintah pusat mampu menemukan jalan terbaik demi bangsa kita, bersama-sama dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat.



Lalu, nanti di saat badai ini telah mereda, kepada para pimpinan kita terutama Pak Jokowi, tolonglah bertindak tegas terhadap kelompok-kelompok yang selama ini selalu melakukan tindakan intoleransi dan bikin gaduh. Jangan hanya diam dan terus dibiar-biarkan saja!!!

Indri Giber:
Mas penulis, TIM DINAMIS ini siapa? punya bukti konkrit atau tidak? Kalau tidak mbok ya jangan asal berspekulasi dong, apalagi kalau membahas masalah masyarakat kelas tertentu. IMHO, disengaja atau tidak, ini menyebabkan perpecahan, kecurigaan tidak berdasar disaat persatuan lagi dibutuhkan.


Virus ini TIDAK MENGENAL kelas, dan perbedaan pilihan politik! So, sebaiknya kita fokus dengan data saja. Saat ini penularan sudah menyebar di bbrp provinsi di Jawa, Sumatra, Sulawesi, Bali, dan NTB.



IMHO, pemerintah sekarang sedang berhitung. Karena frankly lockdown itu bukan hanya berdampak politik, sosial dan ekonomi, tapi juga butuh BANYAK BIAYA & LOGISTIK. Di bbrp negara, lockdown itu bukan hanya berupa kontrol pergerakan masyarakat, tapi juga dikeluarkan aturan yg mendukung, misalnya kelonggaran mortgage dan rental, bantuan supply di food banks, dll. Ini semua belum ditambah dengan pembangunan shelter dan tenda2 darurat, pembelian fasilitas ventilator besar2an, dll.


Ini bukan saatnya saling menghujat,  prejudice, dan berspekulasi!


BTW ada aplikasi Nextdoor, saya gak tahu seberapa populer di Indonesia. Tapi disitu kita bisa saling menolong tetangga, misalnya bantuin belanja, beli obat, dll. Mungkin bisa dicoba, atau setidaknya saling care lah sesama tetangga terdekat.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Catatan Hitam Narasi Lockdown Yang Dipatahkan Jokowi yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/catatan-hitam-narasi-lockdown-yang-dipatahkan-xari7rYUC9

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: