You Now Here »

Indonesia Lockdown? Ihh…Bahaya Tau. Waspadalah Usulan JK  (Read 68 times - 49 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,644
  • Poin: 22.721
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Indonesia Lockdown? Ihh…Bahaya Tau. Waspadalah Usulan JK
« on: March 18, 2020, 02:14:02 PM »




Bersih bersih:
Jika mereka peduli negara ini, tentu  mereka tidak buru-buru mengeluarkan ide Lockdown itu. Jika mereka mencintai negara dan rakyatnya, tentu akan memikirkan semuanya dari segala aspek. Dan penanganan corona pasti tidaklah kebablasan seperti yang dilakukan oleh Anies di DKI.
☝Waktu akan membuktikan bahwa bukan saja mereka ini tidak peduli dan  tidak mencintai negara/bangsa ini, malahan mereka adalah penghianat!!

Tapi karena mereka adalah pemain politik yang sekaligus menguasai sumber-sumber ekonomi yang penting maka penanganannya sangatlah sulit. Dan Jokowi pasti kewalahan.

☝ Kalimat pertama - betul, oleh karena itu mereka terbiasa sombong dan menyepelekan orang/persoalan. Terbiasa semua bisa dibeli, kelimpungan ketika Jokowi ternyata tidak dijual.
Kalimat terakhir - salah, saya semakin kuagum dg Jokowi, mata batinnya luar biasa bening dan tajam, saya mulai paham dengan kabinet perangnya (Jenderal2 jadi Menteri!). Jangan percaya omongan ngawur saya, tunggu dan saksikan saja gebrakannya.

Persoalan covid 19 ini tidak akan mudah dan sederhana, tetapi aspek paling beratnya yaitu aspek politis dan campur tangan asing ternyata sudah dalam genggaman Pakde. Luar biasa.

Samiun:
analisa yang sangat jelas dan mencerahkan.
Patut di baca dan di renungkan oleh penulis seword PETRUS WU.........semoga mencerahkan

Heri:
sepertinya PW termasuk org yg males baca artikel penulis lainnya.

Rosita:
Setuju

Deedee:
Lock down ekonomi rakyat kecil kacau balau tapi bayaran kredit tetep jalan...

Agung Nugroho:
Support jkw terus jangan sampai lengah, para kadrun plus jeeka sdh pada ngiler & berliur

Alex R.:
Tanpa mengecilkan korban yang sedang sakit maupun yang sudah meninggal diharapkan angka-angka tiga negara dengan korban terbanyak bisa memberikan perspektif untuk tidak panik. Sumber berita: South China Morning Post. China: kasus 80881, meninggal 3226; Italy: kasus 31506, meninggal 2503; Iran: kasus 16169, meninggal 988. Di Cina kasusnya mulai mereda dan korban meninggal tidak meningkat drastis. Artinya dengan penanganan yang tepat dan benar jumlah korban bisa ditekan. Kepanikan tidak memperbaiki situasi, yang penting jaga stamina, cukup istirahat, jaga kebersihan, social distancing untuk memperkecil kemungkinan penularan.

Teha Sugiyo:
tetap semangat dukung pakde...

Rifan Hasbullah:
Semoga Pak Jokowi selalu diberikan Kesehatan dan Keselamatan untuk mengurus negri ini,

Anugrah Saddhapayojano Tedja:
RS terbatas.. alat terbatas.. SDM terbatas.. alat dan kelengkapan lain juga sudah langka. Apa mampu meredam penyebaran. Baru di bawah 200 positif tempat ruang isolasi sdh penuh. Perlu menjadi perhatian seperti kejadian Itali hanya dalam waktu 23 hari melonjak sampai 20 ribuan. Untuk test saja kita cuma punya 12 laboratorium... Sekarang walau sudah di anjurkan untuk mengurangi kegiatan.. tapi tetap jalanan macet, naik kendaraan umum berdesak2an. Kalau melihat pola hidup sosial di kota2 besar di Indonesia, rasanya dampaknya penyebaran bisa lebih cepat dari Itali. Saya tidak mendukung lockdown ataupun tidak mendukung lockdown, tapi penyelesaiannya saat ini secara masif tampak hanya sekedar wacana saja. Tidak ada tindakan nyata dari pemerintah ataupun tindakan nyata dari masyarakat sendiri. Karena secara umum tingkat kesadaran masyarakat sangat rendah...  cara yang dilakukan saat ini sangat tidak efektif. Seperti tetap menyimpan BOM WAKTU di minggu2 yang akan datang. RS harus segera di buat... bisa dari hotel yang di ubah fungsikan ataupun dari barak TNI atau apapun juga. Ini sudah berpacu dengan waktu... Alat2 segera di beli penunjang kesehatan dan lab segera di beli.. SDM segera di siapkan... Sangat Urgent kalau sudah ribuan mau dikemanakan mereka? Blom lagi kalau penyebarannya sudah masuk ke kota2 kecil atau kabupaten... Seperti hanya doa saja yang bisa di lakukan nanti... jika pemerintah tidak melakukan sesuatu persiapan yang masif dalam minggu2 ini.

Anugrah Saddhapayojano Tedja:
Saat ini mgkn blom saatnya Lockdown.. karena pemerintah dan rakyatpun belum siap. Tapi hal ke arah sana tetap harus di persiapkan... jika memang semakin tidak terkendali... tidak ada cara lain... harus dilakukan. Apa yg di lakukan korea... tanpa lockdown berhasil.. tapi ingat mereka mengetes secara masif seluruh rakyatnya dalam jumlah banyak. Singapur dengan tracking history yang positif... tanpa lockdown berhasil... ingat fasilitas kesehatan mereka sangat lengkap... jumlah rakyat sedikit.. wilayahnyapun kecil. Pemerintah harus berani mengambil sikap tegas... jika ingin pembatasan aktifitas sosial.. juga harus tegas.... karena aktifitas di jakarta saja setelah anjuran hanya berkurang aktifitasnya sedikit saja. Masyarakat yang sangat lemah kesadarannya sulit di andalkan.. harus ada panduan yg benar kepada perush swasta... Di perparah harga masker mahal dan langka.. tetapi aktifitas sosial masih berlangsung masif. 1 hari saja... bisa puluhan korban baru mungkin yang terkena untuk wilayah jabotabek saja..  apa mereka di kembalikan kepada kesadaran masing2 tidak keluar rumah... karena RS rujukan dan ruang isolasi sdh penuh.. jika sudah positif? Ingat yang positifpun belum tentu merasa sakit.. mereka bisa berkeliaran dan beraktifitas tanpa pengawasan dan kesadaran sosial masyarakat kita lemah. Eropa jelas flu biasa saja mereka sudah otomatis mengurung diri..  mengisolasikan diri sendiri. Gampang saja.. kita lihat orang masih berkeliaran dan bekerja walau merahnya kerokan masih sangat segar. Hehehe..

Wanda Bagus Sebastian:
Buat apa lockdown? Pasti dijajah lagi di abad ke-21.

harisentul:
Lockdown ?. Pasti akan terjadi penjarahan dijalanan

Awam Wahono:
Virus jadi ingat lagunya slank sama ibu siti fadila yg pernah rame dg WHO siapa tahu mantan menkes itu punya nasehat jitu untuk menghadapi virus corona !

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Indonesia Lockdown? Ihh…Bahaya Tau. Waspadalah Usulan JK yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/indonesia-lockdown-ihhbahaya-tau-waspadalah-OtvxFq9fVY

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: