You Now Here »

Stop Kritik Negatif Pemerintah, Ambil Bagianmu Memulihkan Indonesia!  (Read 75 times - 118 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,644
  • Poin: 22.721
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




TMP2020:
Jokowi bukan malaikat! Jokowi manusia biasa sama seperti kita dengan kelebihan, sekaligus juga kekurangan.


Setuju bahwa Jokowi bukan malaikat. Tapi sbg satu2nya Presiden yg sdg berkuasa di negri ini, Jokowi adalah manusia terkuat dan teraman dinegri ini serta paling berpengaruh terhadap hajat hidup seluruh rakyat, karena diberikan kekuasaan dan kewenangan terbesar oleh konstitusi utk menggerakan segala perangkat negara dan menggunakan APBN serta membuat PERPPU. Segala langkah dan keputusan serta kebijakan Jokowi sbg Presiden akan langsung dinikmati ato dirasakan seluruh rakyat dan berakibat terhadap kelangsungan serta masa depan negri ini.

Jadi sangat wajar dan manusiawi kalo rakyat ini sangat berharap dan menumpukan penyelesaian masalah wabah ini dg cepat dan tuntas, dipundak Jokowi. Bukankah penulis sdh menuliskan seramnya wabah ini, hanya dlm 19hr sejak diumumkan pertama kali 02-03-2020 ??.

Mungkin lebih banyak dr kita yg tdk langsung terkena/terhindar wabah ini, tapi semua dr kita sdh pasti terkena langsung efek lanjutan dr wabah ini, khususnya dlm hal sosial-ekonomi. Bayangkan saja kalo seandainya kebijakan social distancing selama 14hr dan sampai akhir Maret ini...katakanlah diperpanjang 2minggu lg, efek sosial-ekonominya akan mirip dg lockdown, hanya beda skala saja kok.

Keji dan memuakan jika masih ada yang nyinyir dan mengkritik pemerintahan Jokowi


Jangan disatukan dan dipukul rata dong, beda sekali antara nyinyir dan kritik...nanti malah terkesan penulis lebih represif dr pemerintah yg sdg berkuasa nih.

Bahwa ada sebagian anak bangsa yg mengail diair keruh ato mencari kesempat dalam kesempitan, itu pasti !!...Yaa dihadapi dg perangkat yg ada/penegakan hukum secara tegas dan berlaku rata. Dan kalo sdh sampai meresahkan bahkan menyebar ketakutan/kekacauan...Yaa lakukan dg tuntas, kalo perlu tempuh saja "Langkah Sunyi".

Bahwa berharap rakyat bijak dan bersepakat mendukung pemerintahan yg sah sbg pemegang otoritas dlm menghadapi wabah ini, itu sdh seharusnya !!...Tapi berharap menyeragamkan isi kepala rakyat, gimana caranya ??.

Semoga sdh ada titik terang, terutama ttg anti virusnya, sebelum akhir Maret ini.....

Alex R.:
Kita akui saja penanganan kita terhadap virus corona tidak akan seefektif Singapura atau Korea Selatan. Perbedaan jumlah penduduk, kondisi geografis, infrastruktur kesehatan dan segenap tenaga medis, kondisi sanitasi dan ketersediaan air bersih, keterbatasan kekuatan ekonomi kita membuat tantangan buat Indonesia jauh lebih berat dibandingkan kedua negara tersebut yang diakui WHO paling sukses dalam menangani wabah virus corona. Kondisi kita bisa saja mendekati Itali atau Iran dimana korban terus berjatuhan bahkan di Itali dikabarkan lebih dari 1000 orang meninggal dalam waktu dua hari terakhir. Artinya potensi korban jiwa disini sangat besar kalau kita tidak bersungguh-sungguh secara bersama-sama mengatasi wabah ini. Semoga dengan kondisi demografis dimana mayoritas penduduk kita berusia muda dan lokasi kita di daerah tropis membuat kondisi kita tidak terlalu rentan, tapi sekali lagi jangan membuat kita sampai lalai dan lengah. Lihat saja Malaysia yang harus melakukan lock down sehabis tabligh akbar yang mempercepat penularan di negara tsb.

Andy Wijaya:
Semoga masyarakat makin aware akan bahaya virus ini , sdh saatnya social.distance diterapkan disemua lini khususnya di bank, antrian harus 1 meter lebih, pintu masuk dan pintu keluar bank, harus beda. Di Pom bensin juga sama dan tpt publik lainnya. Kalo tidak perlu banget, gak usah keluar rmh lah. Badai baru datang....

Alex R.:
Kita baru pada tahap awal dari wabah corona virus ini dan kita tidak tau kapan mencapai puncaknya. Kita masing-masing bertanggung jawab untuk ikut serta mengurangi penyebarannya agar korbannya serendah mungkin. Kalau kita terus menganggap enteng jangan kaget kalau nanti korbannya bahkan akan melebihi Cina, Itali atau Iran.

Teha Sugiyo:
orang yg nyinyirin pemerintah sebaiknya dikarungi saja kayak zmznnya petrus. mungkin begitu maunya.

rashid netz:
Kritik ada 2 macam, yg memberikan solusi dan yg tidak. Kritikan tnp solusi dan nyinyiran hny akan membebani. Dgn memberi saran yg cerdas dan membangun berarti kita ikut berkontribusi thd kemajuan bangsa.

Fsasosi:
Kadruns senggama diatas penderitaan orang kafir....

San Ken:
Atau jangan2 jangan mereka mikirnya gini; "Gue sengaja pengen cepat tertular, biar ntar bisa cepat nyalahin pemerintah lagi". Super sekali idenya.....

Taliya Denita:
bagian yang mana, harus minum obat buatan kafir ?
ya kayaknya para kadrunwan dan kadrunwati, komitmen tidak mau..
gimana ?
meteka maunya kalau obatnya dibuat dr  kencing onta.
atau pasir arab dan dicampur lauk buah kurma.
..
hiii kebayang deh..
klo anies iyu khan petinggi kadrun.
klo dia terinfrksi, dia akan memvuat semua org juga kena.
g akan dia gentle seperti walikota vogor yang mengasingkan diri demi klrga dan rakyat.

Andy Wijaya:
Let them be, aku aja diejek pas ke pasar kemarin , takut kali katanya pake masker segala ha ha ha.

San Ken:
Orang Indonesia emang egonya tinggi lho. Kita liat aja kalo pake motor kadang gak pake sein, kadang seinnya kiri beloknya kanan, kadang suka gengsi mau tengok kebelakang sebelum belok. Sabar aja, kawan. Itulah bentuk rendahnya tingkat pendidikan (kalo literasi udah jangan ditanya lagi).

Padu Delima:
COBA DEH LAWAN VIRUS PAKAI METODE INTRANASAL (GURAH) DIPERAHI MENGGUNAKAN AIR JAHE.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Stop Kritik Negatif Pemerintah, Ambil Bagianmu Memulihkan Indonesia! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/stop-kritik-negaif-pemerintah-ambil-bagianmu-eTL2S4SH0N

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: