You Now Here »

Inginkan Indonesia Lockdown, Kedok Busuk Prabowo Terungkap!  (Read 132 times - 127 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,943
  • Poin: 23.020
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Inginkan Indonesia Lockdown, Kedok Busuk Prabowo Terungkap!
« on: March 22, 2020, 11:26:02 PM »




Blue Whale:
dari seluruh rakyat indonesia, gak mungkin semua kena covid, paling cuma 10%
kena covid pun belum tentu sakit, apalagi mati.
yang mati karena ada penyakit sekunder, itu juga gak banyak.

tapi kalau lock down, pasti mati karena gak ada bahan makanan, mau nunggu jatah pembagian, bisa bisa mati duluan.
belum lagi orang sakit bukan covid yang butuh obat dan perawatan , kemudian bagaimana dengan hewan ternak dll, siapa yg kasih makan

BritneyYang:
Kalo hitung persen Dari seluruh rakyat Indonesia, 0.5% Aja ga nyampe.
Kalo 10% itu Sama dgn 26 juta

Jesse Sihombing:
Pak Jokowi, jangan ditunggu sampai benar menikam dari belakang, langsung resufel aja nih mahluk.

Paian Marulitua:
Wow.....
Jadi ingat masa kampanye pilpres dulu. Ada-ada aja teman berharap bangat malaikat maut segera menjemput wowo ini. Waktu itu, saya hanya tertawa. Ketika Jokowi memilih wowo jadi Menhan, saya khawatir kalau wowo merancang kudeta di tengah jalan. Teman yg dulu mengharapkan wowo segera ke alam baka yakin bahwa Jokowi bisa mengendalikan wowo. Semoga

faizal saleh:
Binun juga....... Jakarta itu sekarang udah separuh lock down lho (tanggap darurat alias isolasi terbatas).

Maanaa Taahaan:
baru kali ini dalam sejarah, pilpres terlama -> 2x5x365 hari.
tiap hari rasa pilpres, tiap hari jokowi diserang

Raymond Ambarita:
Sesungguhnya, Media KadrunDotCrot Yang Menggoreng Corona Ini Menjadi Panggung Politik Pelampiasan Kekalahan Pilpres.

Corona ??
Italia Dan Iran Gagal Menghentikan Corona, Karena Mereka Tidak Meniru Cara Vietnam Mengisolasi MANULA.
MANULA Di Isolasi, Diberi Perhatian Khusus Oleh Pemerintah Vietnam.

MANULA Menerima Corona -COVID-19 Dari KAUM MUDA.
KAUM Muda Masih memiliki Imunitas Kekebalan Tubuh Pada Level ????%, Sel-sel Darah Putihnya Masih Sanggup Menggoreng Virus Corona.. Apalagi KAUM MUDA, Doyan Makan Banyak, Happy,  Tidur Bisa 9 Jam.

Sementara MANULA, Level Imunitas nya Hanya 1/2 Dari ????%, Malas Makan Sedikit, Tidur Cuma 3 Jam, Banyak Tekanan Pikiran, Kurang Perhatian Dari Anak-anaknya, Dst..

Seharusnya Bagaimana ??
Setiap RW, Melaporkan Jumlah MANULA Kepada Pemerintah Daerah Atau Pusat.
Asramakan. Tiru Cara Vietnam Atau Wuhan China.

Prabowo ?? Jokowi Seharusnya Sadar Bahwa Prabowo Subianto Adalah Kelompok Cendana, Harta Cendana Masih Melimpah di LN.
Ada Bahaya Mengancam Keselamatan Presiden Jokowi.
Prabowo Subianto itu Bukanlah Manusia Cerdas, Mungkin Level IQ ????.  Kecerdasan Segitu, Selalu Hidup Dalam Bayang-bayang Diri Sendiri..
Orang Cerdas Selalu Merasa Banyak Kekurangan, Sementara Orang BebaL Selalu Merasa Banyak Kelebihan.
Padi Berisi Pasti Menunduk.
Padi Kosong, Tegap Keatas.

Maanaa Taahaan:
kadrun mayoritas udah tuwir terutama "para ulama" nya.
kalo mereka di-lokdon, gimana mereka bisa memprovokasi para kadrun muda?

Bang Rizal:
Dr awal buat ku prabowo adalah kepalsuan

Maanaa Taahaan:
social distancing aja kadrun melawan, apalagi lockdown pasti akan ngamuk menggila.
dilarang sholat di mesjid aja mereka marah, apalagi kalo dilarang keluar rumah samasekali.

Barkah Adi:
Iya yak?
Teriak² lokdon, baru juga isolasi terbatas udah ngamuk gak karuan.

Maanaa Taahaan:
biar ada alasan menyalahkan pemerintah, ngamuk dan mengacaukan .
mencari momen utk mengacaukan negara

Barkah Adi:
Contoh wong pekok.

siBaling:
Prabowo cs menikam Jokowi dari  belakang saat gempa besar di Palu..hanya orang bodoh yang bisa percaya begitu saja pada orang berkarakter pengkhianat..

Maanaa Taahaan:
sampe sekarang masih menjadi misteri terbesar abad ini, yaitu kenapa jokowi mau merekrut genderuwo

64nt3n6:
Susah buat merubah seseorang kalo level pecundangnya sudah akut. Mau kekuasaan cuma dengan cara² yg kotor. Dan ketauan lapernya udah di ubun².

Anggun Nidyanto:
Kalau pun jokowi lengser ditengah jalan.ya maruf amin naik jadi presiden sesuai uu.ko malah prabowo.

Maanaa Taahaan:
pak tua gak ada apa2nya, gak ada loyalis pak tua yg die hard

siBaling:
sob, politik bukan matematika.

Mardi S:
Yang rindu kekacauan dan senang kegaduhan serta mengharap Jokowi jatuh pasti akan menginginkan lockdown untuk mempercepat mimpi busuknya, para penghianat bangsa dan pengacau tersebut lupa bahwa tidak semudah itu untuk mencapai harapannya.

Sebagian besar rakyat masih ingin bersatu walau apresiasinya masih malu2 dan penuh perhitungan, kita yakin pasti akan ada penyelamat bangsa serta tokoh pemersatu bangsa yang akan terpanggil demi keselamatan dan persatuan NKRI.

Fsasosi:
Ngejar target 2030 Ind gulung tikar...

BritneyYang:
Harus Di cek langsung ke Wowo, Kalo benar berarti dia sdh melanggar sumpah Menteri
ingat Jokowi bilang:
" tdk Ada visi misi Menteri, Yang Ada
visi misi Presiden n atau Wapres "
Wowo layak dipecat Kalo benar

Maanaa Taahaan:
ancaman tidak tertulis dari para kadrun jika genderuwo "dizolimi"

Santun:
Negara Inggris aja, begitu lockdown, langsung penjarahan

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Inginkan Indonesia Lockdown, Kedok Busuk Prabowo Terungkap! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/inginkan-indonesia-lockdown-kedok-busuk-prabowo-2VZe3ycMvW

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: