You Now Here »

Minta Lockdown? Baca Dulu Pengalaman Gue Saat Kerusuhan 98  (Read 258 times - 97 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,670
  • Poin: 23.748
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Minta Lockdown? Baca Dulu Pengalaman Gue Saat Kerusuhan 98
« on: March 31, 2020, 05:45:23 AM »




PT. Karunia Mitra Sukses:
kerusuhan dan chaos sangat dibutuhkan oleh gerombolan kadrun dan HTI untuk mencapai tujuannya .. bagi politisi adalah cara untuk mendapatkan kekuasaan .. makanya untuk mencapai hal itu semua diperlukan rakyat yang berpendidikan rendah, mudah dikendalikan dengan racun agama dan kehidupan yang miskin ... Merupakan tugas yang sangat berat mencerdaskan dan memberikan pemikiran akal sehat dan nalar kuat serta kesempatan untuk bisa meningkatkan penghasilan buat rakyat dengan kategori seperti itu .. MAMPU KAH ?

Opini Tadeus:
Betul...saat lapar menerjang...sudah tak bakal takut tertular corona....

C Jon:
Udah kebaca niat busuk si badut Yaman, mau bikin chaos di Jakarta sehingga dia bisa muncul seperti pahlawan kesiangan utk mengkudeta pemerintah yg sah. Dia kira Presiden kita ngga kompeten krn hanya berlatar pedagang furniture. Dasar badut b*ngs*t, kudu kena virus Corona biar segera dicukupkan...

Leo Vargaz:
Penjarahan 98 cermin bagaimana mudahnya, ketika masyarakat berada dalam tekanan ekonomi dan ketidak pastian diprovokasi.
Berawal dari dilepasnya perusuh yang terlatih dan terkoordinir, untuk memancing massa melakukan penjarahan. Setelah massa masuk, mereka membakar sasaran agar situasi makin kacau.
Sebrutal apapun, tanpa ada komando TSM kerusuhan relatif bisa dikendalikan oleh TNI/Polri.
Peristiwa Tanjung Priok 1984, ketika massa bergerak ke arah Kodim dan melakukan perusakan. Berhadap-hadapan dengan TNI, apa yang kemudian terjadi?

mikael endro:
jangankan anak PNS dan keluarganya  yang takut ngomongin pak harto karena  ada ABRI lha saya anak ABRI dan keluarga saja juga takut  koq ngomongin pak Harto karena ada bapak  dan komandannya bapak he he

Akbar-NM:
98 ya, memang mencekam, tp In Syaa Allaah tdk akan terjadi saat ini, dki aja yg dikarantina wilayah, uu kita tdk ada lockdown, yg ada karantina wilayah, utk pelaku usaha meliburkan karyawan, salah satu cara karantina wilayah tsb

Teha Sugiyo:
itu kejadian di klender yo bang?

Fsasosi:
Quadallh Guhrunh butuh makan,senggama dan bikin keributan...

Yong Hin:
Bentar lagi dikarantina jabodetabek.....tdk dikarantina juga menunggu bom waktu. Dunia usaha sdh mulai lesu apa harus sampai bangkrut semua baru di karantina (semi lockdown).

dogol-forester:
ingat doktrin dan ajaran kebencian serta pemuja perang tidak akan pernah punah.
elu dan kelian boleh mengecap pendidikan dan jabatan tinggi tapi saat berbenturan dengan doktrin dan ajaran maka lenyap semua nalar sehat. Itulah mengapa hti msh eksis sampai saat ini, sementara pki cuma hantu yg tdk berwujud.
Endoneseah hanya nunggu waktu !

FAUZi:
Pertama, Pak Harto bukan ke Arab saudi tetapi ke Mesir...


Kedua, tentang PKI di pelajaran sekolah dijelaskan kok secara detail, mulai dari dibentuknya partai itu hingga peristiea G30S


Ketiga, Justru semua berawal dari demo nggak karuan yang mengakibatkan terjadinya kerusuhan dengan alasan harga dollar yang naik tak terkendali, imaba krisis moneter 1997 di seluruh dunia, dan peran IMF yang semakin menjerumuskan



Ke empat, pelaku penjarahan di awali oleh pihak tak dikenal yang melakukan pembakaran dan diikuti dengan tidak ada nya aparat keamanan

kalau keadaan saat ini, Lock Down total di dorong dan di usulkan justru dengan harapan agar para gerombolan berjubah dan onta gurun, kadal gurun dapat menjarah dan memperkosa sambil teriak takbir, keadaan saat ini diharapkan menjadi momen bagi pro khilfaha yang super koplak itu untuk berkuasa, walau akibatnya mungkin akan lebih buruk dari 1998.

Dan yang terakhir kalau menulis tolong pakai kata ganti saya/aku sesuai KBBI, bukan gue / lo seperti anak alay

sumsumMerahPutih:
Klo dari kesaksian temen itu malah dikompori disuruh menjarah mall, setelah semua rame menjarah masuk mall, ditutup semua akses keluar trus dibakar sama yg cepak cepak body kliat terlatih bukan orang kebanyakan. (nah temen ini bilang menyaksikan di depan mata peristiwa itu)
[fix cerita pembakaran mall di atas bukan hoax - krn cerita sperti itu tidak sampai ke publik luas. demikian halnya cerita miris di solo waktu itu]

FAUZi:
saat GORO di jalan raya pasar minggu aku sedang melintas jadi melihat langsung, beruntung saat itu semua perhatian ke GORO, mengambil apapun yang bisa di bawa, jadi mobilku selamat lewat sana..

sehari setelah mall klender dibakar (dengan pengunjung didalamnya aku survey kesana, jadi tahu persis keadaannya).


Seminggu setelah penjarahan besar2an banyak sekali penawaran barang barang murah, seperti HP (saat itu erricson SH 668, T10 sedang booming, TV dll.., semua hasil jarahan)


Jadi aku bisa komen keinginan lock down agar keadaan chaos sudah menjadi agenda para kadal gurun

Kolik2000:
Dari ceritanya, ketauan umurnya

mikael endro:
sama  juga sampeyan mas, dari profilnya ketauan generasinya ????

FAUZi:
cerita bocah yang tak memahami situasi, dan pakai ganti gue / lo, dikira seword ini komik anak alay

Chrissanty:
Anak2 alay juga perlu bacaaan yang bermanfaat dan informasi yang benar loh.. artikel ini diloloskan oleh Seword. Siapa yang tahu, justru artikel dengan bahasa yang dekat dengan anak alay, malah melebarkan komunitas pembaca Seword hehehe.. it just my two cents ya..

Alamakkk:
Setuju sob. Yang penting pesan di dalamnya tersampaikan.
Dan lagi ini adalah salah satu gambaran terbaik dari apa yang terjadi saat itu - dari kacamata seorang anak tanggung.

Andy Wijaya:
Benar, wajib diapresiasi tulisannya. Thanks for sharing with us and keep learning,,something big is waiting for you.

Erick911:
Justru tulisan ini jadi menarik krn 'keluguan' si penulis. Kisahnya jadi seperti potret polaroid yg menangkap kejadian apa adanya. Berbeda dgn foto digital yg diedit.
Pesannya sudah tersampaikan, bukan?

FAUZi:
Point ku yang utama adalah KATA GANTI ORANG yang digunakannya

menurutku menulis /berbicara di media baik tulis maupun elektronik (TV) tidak etis menggunakan akata gue/loe dan sejenisnya

Kita memiliki KBBI dan ada kata aku/saya/ ada kamu/anda/


maka lihat di TV apapun topiknya kalau di wawancara lalu pakai kata gue/ loe.. kuanggap tidak berpendidikan dan = sampah

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Minta Lockdown? Baca Dulu Pengalaman Gue Saat Kerusuhan 98 yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/minta-lockdown-baca-dulu-pengalaman-gue-saat-H5h0lmNYot

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL:
 

Show query request by visitor on this page (What This?)

lockdown bisa ada jarahan,