You Now Here »

Jokowi VS WHO, Siapa Yang Menang ?  (Read 133 times - 55 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,923
  • Poin: 23.000
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Jokowi VS WHO, Siapa Yang Menang ?
« on: April 12, 2020, 04:09:46 PM »




Parlindungan Panggabean:
Ingat.. serangan Said Dildo ke LBP bukanlah semata personal. Itu adalah serangan taktis strategis untuk melemahkan pertahanan pemerintahan Jokowi.
Dan juga jangan lupa, bangsa +62 adalah bangsa yang bisa dibeli aka tipikal pengkhianat. Kalau mau tau tanya aja kepada Belanda. Ingat peristiwa setelah merdeka atas pemberontakan PRRI - Permesta, PKI, DI/TII, RMS dan terkini Papua.

HAM, YLBHI, ICW, Amnesty, NGO, kepala daerah kampret, dll, bukannya mendorong semua unsur masyarakat bahu membahu mengatasi covid-19, malah membawa agendanya sendiri2 dengan menekan pemerintah pusat.
Lembaga2 internasional dibawah kendali negara kapitalis sebagai pendonor berusaha menghambat kemajuan Indonesia dari segala lini utamanya melalui adu domba sara dan kesenjangan ekonomi.
WHO adalah salah satu contoh yang pernyataannya soal masker saja plintat plintut. Negara seperti US sudah jeri atas kebangkitan Asia seperti Jepang, Korea, sekarang China, jangan sampai +62 ikutan lagi, mana tahaaann..

Kiranya siapapun yang cinta NKRI, dengan jiwa nasionalismenya, senantiasa bahu membahu mempertahankan kemajuan Indonesia dari serangan pihak luar dan rongrongan para pengkhianat bangsa.

GuNastra Kentel:
saya setuju semilyar % setuju.
sehat dan selalu kuat bapak presiden ku bapak jokowi.
kita pasti bisa bikin anti virus nya,asal kita bersatu sebab banyak sekali anak bangsa kita yang mampu dan pintar pintar.

Aryk:
Setuju...., kemarin ada yg ngaku 2x aktifis HAM  ngajak golput ternyata kagak dilakuin oleh Ummat , terbukti ybs bukan aktifis HAM tepatnya aktifis sampah yang sering diberi panggung oleh TV OON yang sampah juga.

Emak Kepo:
Saya sudah nggak demen tv lagi
Nonton youtube aja... Bisa milih konten yg saya suka

kukuh:
kita harus pandai memilih tontonan ya mas

Dinar Ayu Anindita:
Setuju..

si Solax:
Itulah kenapa ada Sumpah Palapa, Sumpah Pemuda, Demokrasi Terpimpin (ala Pak Harto), soalnya memang kelakuan manusia negara kepulauan sering silau godaan dan senang jadi antek orang. Para globalis memang sengaja membuat Indonesia jadi Demokrasi biar lebih sering Bacot dari pada bekerja, dan satu hal lagi +62 senang dipuja-puja sampai akhirnya lengah udah kecopetan kesempatan.

kukuh:
siap..

Erick911:
Si Diah dari WHO itu asal ngomong ttg Indonesia dan India akan jadi epicentrum penyebaran covid-19.
Indonesia berbeda dgn India scr geografis. India satu DARATAN BESAR seperti negara2 eropa  pemegang rekor penularan.

India lebih berpeluang jadi epicentrum itu. Tapi Indonesia amat berbeda krn bentuknya KEPULAUAN yg scr alami pulau2nya sdh 'PHYSICAL DISTANCING' alias berjarak. Diah WHO paham?
Inilah salah satu kelebihan Indonesia sbg negara kepulauan terbesar di dunia.

Selain itu, ada hal lain yg luput dari pengamatan nyinyir WHO. Sektor UMKM dan industri rumahan di sini. Rasa persaudaraan yg tinggi dan kepercayaan kpd pemerintahan Jokowi telah menggerakkan mereka utk gotong royong bikin masker kain, pelindung wajah, dan APD, bagikan sembako, makanan, dll. Belum lagi sumbangan berbagai pihak berupa dana maupun sbg sukarelawan dlm berbagai hal.

Kali ini jelas sekali bhw pernyataan WHO sangat berbau busuk!

Jadi, betul apa yg disampaikan oleh penulis bhw WHO punya maksud tidak baik terhadap NKRI. Sayangnya, jurus cinta rakyat & pelayanan penuh amanah Sang Pendekar Senyap Jokowi telah mematahkan serangan lawan secara telak!

#FightCovid19
#KeepStrongMyPresident

kukuh:
setuju.

giri ikhsani:
point yang tidak kalah pentingnya adalah dari awal Jokowi ambil sendiri tanggung jawab penanganannya dalam komandonya. Jadi siapapun yang akan nyerang harus berhadapan langsung dengannya.

GuNastra Kentel:
sehat dan selalu kuat bapak presiden ku

kukuh:
presiden kita luar biasa

Arya2:
Efek minyak sawit + nikel + jokowi bikin keder kontraktor2 global... Klo negara konsumen dgn penduduk besar pada mandiri.... Trus gue jualan apa???

Jepang korea dgn produk hitech udah mengglobal, disusul china dgn bonus harga murah + konsumen lokal besar.... Lha sekarang indonesia dgn sumber alam besar + penduduknya kok ikut2an..... Hantam dulu RI awal 2020 dgn dinaikan status bukan negara berkembang lg

Maaf klo saya jd curiga.... Knapa kasus ex menkes siti baru putus dipenjarakan atas kasus puluhan tahun lalu? Itu mentri musuh besar WHO dan raksasa farmasi jaman flu burung

kukuh:
saya juga aneh..

Parlindungan Panggabean:
Tanya Baswedan yang di Kuningan, barangkali dia tau..

FAUZi:
WHO persis IMF di saat krismon 1998, strateginya banyak yang mirip



point mengenai catatan : terlalu berlebihan... urusan apa pun selalu diakitkan dengan Tuham kayak kadal gurun saja

kukuh:
tak ada salahnya kita menyertakan tuhan dalam keterbatasan diri sebagai makhluk fana mas.

Hartono:
Mereka2 pengen Indonesia total lockdown, kolaps ekonomi-nya, lalu rakyat lapar pasti rusuh, bonusnya bisa jokowi lengser... sorry ga bakal...

Barkah Adi:
Mungkin yang jadi masalah jokowi lengser, tapi siapa yang pengen banget nggantiin. Itu yang juga mesti diwaspadai.

kukuh:
waspadalah

Arya2:
Bonusnya kreditur global pada datang dengan syarat pakai resep2 jamunya yang rasanya pahit dan gak ilang2.... Contoh krisis 98 pahitnya resep masih terasa sampe skrg

kukuh:
bener...saat perut lapar logika tak terpakai

Erika:
Hati2 memaknai kata JIKA dan MESTI. Kalau tidak dalam literasi, maka akan menghasilkan kesalahpahaman pandangan....

kukuh:
siap...mohon saran dan kritiknya untuk lebih baik lagi dalam menulis..

Barkah Adi:
Untuk CATATAN di akhir tulisan: sudah dan sedang tetap dilakukan. AMIIIIIN!

kukuh:
amin

Arif Soetanto:
WHO butuh pengalihan isu kegagalan mereka di Amerika

kukuh:
Narasi di tengah masyarakat terbuka sangat sulit..

sujoko joko:
Karma ,HU disemprot mamarika

Rahayu_1977:
Aamiin

kukuh:
amin

Odank Sagala:
ALFATIHAH 3X... AAMIIN....

Sita W:
Aamiin....saya percaya kepemimpinan Pak Jokowi akan membawa kita keluar dari kemelut ini dengan selamat. Pemimpin yang kita pilih dan diijinkan oleh-Nya untuk terpilih kembali, hanya butuh satu hal untuk memotivasi....yaitu...kepercayaan!! Mari kita berikan padanya...

Teha Sugiyo:
juga gaya bab nampaknya juga ada benang merahnya.

Alex R.:
Terlalu awal untuk memberikan penilaian. Sejauh ini, tanpa mengecilkan mereka yang jadi korban, jumlah kasus dan korban meninggal relatif rendah baik dalam skala global maupun dibandingkan dengan jumlah penduduk kita yang nomor 4 di dunia. Akhirnya semua terpulang kepada kita masing-masing sejauh mana kita mematuhi aturan dan petunjuk pemerintah agar jumlah korban bisa ditekan sekecil mungkin.

San Tuy Wele Wele:
"Kami (WHO) prihatin Indonesia belum melaporkan satu pun kasus yang dikonfirmasi,” ujar Dr Navaratnasamy.

tuh bahasanya sama kek si endut, pakai "prihatin"

kukuh:
saya prihatin...wkwkwkwk

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Jokowi VS WHO, Siapa Yang Menang ? yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/jokowi-vs-who-siapa-yang-menang-zSCv4r6GiD

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: