You Now Here »

Antek Perusuh Ormas Preman FPI Ditangkap!  (Read 150 times - 34 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,921
  • Poin: 22.998
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Antek Perusuh Ormas Preman FPI Ditangkap!
« on: April 30, 2020, 04:11:56 PM »




Wanda Bagus Sebastian:
Sudah saatnya toleransi yang sesuai dengan Pancasila diperkuat agar tidak ada "mayoritas" dan "minoritas"

gencnzn:
Belajar toleransi ke Purworeja Jateng, yg puasa gak resek terhadap pedagang makanan.

San Tuy Wele Wele:
berarti warga purworeja kuat2 imannya gak tergoda sama rm/ warung

HolyGanZ:
Suatu PR yang berat.

Abdul Kahar:
berat..sudah puluhan tahun intoleran dipelihara penguasa..

Didi MJ:
Jangan sampai bangsa lain mencap negara kita sebagai 'Negara Materai 6000'
Tidak heran kalau spionase Londo coba bikin rusuh negara ini karena mereka pikir cukup diplomasi 'materai' maka selesai bebas..
Materai tidak lagi dihargai sebagai legitimasi hukum dan perlindungan negara, jadi seperti stempel mainan anak-anak biar tidak ribut saja.

San Tuy Wele Wele:
now zaman hukum materai murahan

torang simanjuntak:
Sepertinya belum ada tindak lanjut.
Coba cek di FB POLDA SUMATERA UTARA.
Di FB tersebut dinyatakan hanya terjadi mediasi negosiasi.
Pendampingan tetap dilakukan.
Yang dikedepankan seharusnya bahwa ormas pengeruduk, FPI adalah ormas terlarang, karena tidak ada dasar hukumnya. (Tidak diperpanjang)

Lanjutkan proses hukum!

Joni Albert:
Mereka sudah tidak terdaftar di Kementrian Hukum jd mereka bisa kita anggap masyarakat biasa yg melakukan penganiayaan secara berencana.

bams:
Semoga saja sang penegak hukum bertindak yg benar

Andy Wijaya:
Pantau terus sob, hukum harus.menjadi panglima dinegeri ini

San Tuy Wele Wele:
atau bakalan materai jadi jendral pembebas penjahat

EastMan:
Begitulah ajaran kedamaian menurut mereka..........
ga usah heran.....
ga usah berharap diproses secara hukum
paling ujung" nya cuman pake materai 6rb

Alex R.:
Ironis katanya menghormati bulan puasa tapi seenaknya ngamuk membatalkan puasanya sendiri.

Idey:
Puasanya hanya sekedar menahan lapar dan haus, mbe'e

San Tuy Wele Wele:
puasanya gak full dari hati tapi lihatin terus makanan di warung dan lihatin jam utk cari tahu kapan nih buka puasa padahal masih siang

Vito:
Wkwkwkwkwkwkwkwkwk...
...
“Tidak menghormati mereka yang berpuasa!” Begitu para pembuat onar itu berdalih. Apa? Tidak menghormati yang berpuasa? Tidak menghormatinya di mana? Ibu Lamria kan tidak memaksa agar para perusuh itu meminum kopi di warungnya. Lalu kenapa mereka merasa terganggu? Kenapa mereka merasa tidak dihormati?"
...
Apakah mereka juga pernah menghormati orang lain yang puasa?
Atau tahukah mereka bahwa Bu Lamria Manullang "mungkin belum lama " menyelesaikan pantang dan puasa 40 hari lamanya?
....
Childish.
:)

paijo andong:
penyelesaiannya cukup dengan meterai 6000 saja, karena sudah banyak yang mencontohkan betapa mudahnya menghindari jerat hukum untuk kasus pidana kaum mayor,asalkan persekusi membawa embel-embel agama. terutama untuk kaum berdaster, dengan rumus (meterai 6000 + muka melas = bebas dari hukum) beda kalau kaum minor, sudah diperkusi, didemo dan harus masuk penjara.

Harangan Toras:
cek dompetnya....pasti ada materai

San Tuy Wele Wele:
pengacaranya dipanggil, ternyata pengacaranya bernama bpk materai

Samhudi Odie:
Bungkus sja itu ormas ilegal masukan ke sel biar jadi kotoran onta.

San Tuy Wele Wele:
maunya sih gitu tapi kita bukan punisher

Harangan Toras:
aku yo gk wani.....

Oen:
Untuk menjaga keamanan dan situasi agar konduksip maka permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan , sudah biasa akhirnya selalu demikian hehehe

Yudho Yulianto:
Ormas ilegal..!
Selain mediasi oleh aparat, semoga proses hukum yg sedang berlanjut bisa seadil mungkin.

Khaterine Jessica Sihotang:
seperti inilah awalnya perpecahan anak bangsa itu, ini juga seharusnya sudah selesai dari dulu
hanya penegak hukum di negri ini masih tebang pilih,

Simon Mariana:
Cukup dengan materai 6.000 semua tindakan semena mena dan persekusi pemaksaan kehendak selesai.. udah biasa kita mah.

San Tuy Wele Wele:
udah biasa materai kayak makan nasi lah.. materai itu termasuk sembako nya mereka

Agung Nugroho:
Pengajarannya atau orangnya yg salah..? Kok ngemis2 minta dihormati

Christoper Sigit:
Mau ngarepin pemerintah ? mimpi ente. Pernah ada kejadian jg kan pemerintah suatu kota menutup warteg melalui satpol PP. Jadi ya sah2 saja menurut pemerintah kalo puasa ya TUTUP. Jadi realita nya inilah wajah INDONESIA skrg bung, yg bisa dilakuin ya cuma adaptasi. Kalo gagal adaptasi, ya berusaha keras cari duit buat stay di Singapura atau Hongkong yg menerima org dari segala ras.

Iq Jongkok:
Materai 6000 adalah juru damai yang ????, kalau potensi perpecahan bisa didamaikan dengan itu seharusnya bisa juga menghapuskan pidana korupsi dll. Cukup minta maaf, bumbu berjanji dan meterai 6000. Murah.  Bisa menghemat belanja gaji pegawai kejaksaan, kehakiman, kepolisian dan LP plus biaya operasional lainnya. Toh kehadiran mereka ssh digantikan meterai 6000.

Jenny:
Saya juga muak dgn 6k .

Fsasosi:
Kayaknya yg berdaster itu sedang terkencing2 di botol dalam dashter nya....makanya gaya duduknya terberangkang gitu dan tangan nya sambil ngepaskan burungnya spy pipis nya tepat masuk ke botol.....

Harangan Toras:
la...la...la.....pilisi....hakim jaksa  tidak perlu ada lagi. penegak hukum sukkup materai. mayan masukk kas negara.   eh kalo tilang laku gk ya materai?

Popeye:
Yahhh gerombolan Setan lagi... coba yg katanya fpi berani ga sendirian obrak abrik atau grebeg warung yg buka disiang hari.. jangan beraninya gerombolan aja seperti anjing liar. Kalau sendirian hemmmm jadi pengecut ga punya kemaluan.
Ganyang saja FPI dari Indonesia.

Popeye:
Yahhh gerombolan Setan lagi... coba yg katanya fpi berani ga sendirian obrak abrik atau grebeg warung yg buka disiang hari.. jangan beraninya gerombolan aja seperti anjing liar. Kalau sendirian hemmmm jadi pengecut ga punya kemaluan.

Peace of Sheet:
Ef pe i koplak, udh dikasih tantangan biar puasa lebih bermakna, malah bikin dosa dan batalin puasa sendiri.. Emang mereka tuh bodohnya murni ga dibuat2, salute ??? ?????

theoderic:
Akar masalahnya bukan di situ. Selama provokator intoleransi bebas berkeliaran jutaan orang akan tetap tercuci otaknya.

Love The Truth:
Saya setuju, hal yg begini , Harus diselesaikan dgn HUKUM ...Pemerintah harus tegas. selama ini kalo mino yg lakukan berakhir penjara, kalo mayo..damai. Selama trus begitu maka intoleransi akan trus terjadi. HUKUM harus fair, siapapun harus tunduk pada HUKUM.

Ben Ami:
Tidak ada hukum buat kelompok ini dan sehaluannya, jiikalau adapun celahnya dibuat sebanyak mungkin dan berstandar ganda, jangan terlalu banyak berharap, barharaplah hanya kepada TUHAN.
Saya hidup lebih setengah abad di negeri ini, hukum bukannya semakin baik malah semakin kacau, hukum makin dipermainkan bahkan oleh orang-orang pembuat hukum, sebab orang-orang tersebut menuhankan agama sebagai ilahnya, mereka tdk tahu yg benar dan kebenaran, jadi percuma mau ribut dengannya, sebagai contoh Pak BTP (Ahok) adalah bukti nyata bahwa hukum itu sebatas fatamorgana.

Jesse Sihombing:
Mayoritas beringas damai meterai 6 rb.
Mnoritas Minta Tolong, harus dipenjara.
Hadeuuhh kapan NKRI maju,

edelman charlie:
Kapan2 datang ke daerah mayoritas kristen pak, saya tunggu pembubaran ibadah atau penutupan warung,.!jgn cuman berani di tempat kalian mayoritas.!

Sniper of Siantar:
Bah..mesakno si namboru (bibi - bhs batak) itu.

Ben Ami:
Mesakno tenan, Gusti ALLAH mboten sare

Raymond Ambarita:
Kalau Menerawang Kedepan, Sebaiknya Kita Meniru Libanon Membagi Wilayah Kristiani di Libanon Utara, dan Muslim diWilayah Libanon Selatan.. Mereka 1 Pemerintahan tetapi Wilayah Zone Border Terpisah..
Supaya Apa ??
Supaya Tidak Bersinggungan..

Vito:
Mengapa harus meniru Lebanon, Tulang?
...
Sebelum mereka ada, bahkan sebelum Lebanon ada ...situasinya tidaklah seperti sekarang ini.
:(

Ben Ami:
Saya yakin, kalau begini terus lambat laun Indonesia bisa terpecah, sedikitnya menjadi 2 bagian, tidak sadarkah orang-orang tsb bagaimana perjuangan para pejuang mempersatukan wilayah NKRI? jangan sampai sdh  terjadi baru ada penyesalan di kemudian, demi obsesi segelintir manusia tak berotak, menimbulkan korban tak terbilang banyaknya.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Antek Perusuh Ormas Preman FPI Ditangkap! yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/antek-perusuh-ormas-preman-fpi-ditangkap-djhRmzaaxg

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: