You Now Here »

Yang Ga Kamu Temukan Di Media Lain Tapi Ada Di Seword  (Read 123 times - 120 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 22,921
  • Poin: 22.998
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Yang Ga Kamu Temukan Di Media Lain Tapi Ada Di Seword
« on: May 18, 2020, 12:03:39 PM »




nihayatur rohmah:
Mantab ulasannya... seword memang slalu jd yg terdepan... artikel sy ttg luhut akan terus melanjutkan kasus hukum said didu dan menolak klarifikasi yg dtiulis malam hari juga akhirnya ramai diberitakan media mainstream keesokan harinya... jadilah yg pertama menyuarakn kebenaran? ??? ????

Dnapiet:
Terimakasih Mas Alif, anda memang cocoknya sebagai Semar dalam Punakawan, daripada sbg mentri. Salut saya kepada anda, untuk Indonesia Raya.

Tati Suprapti:
Terimakasih mas Alif itulah sebabnya saya selalu kangen seword, tiada hari tanpa membaca seword

Deedee:
Seword merupakan tulisan yang bisa mencerahkan ketimbang media massa lainnya..bintang 5

Roedy Siswanto:
Terima kasih mas Alif yg sdh menerima saya yg ala kadarnya ini jadi bagian dari penulis seword yg war biasa ....

Sekar:
Matur nuwun Mas Alif dan penulis-penulis Seword, telah mengisi literasi dengan opini2 cerdas bernas jujur dan data2 valid. Juga semua komen opini Seworders yg tak kalah djempol! ??? ??? ??? ??? ????

Tiap saya share tulisan2 Seword, gak kalah gahar saya dibilangin ngawur dll sbg. Hahaa... Tapi sekarang berbalik arah, mereka jadi paham dan giat utk menjadi lebih baik lagi (diri pribadinya & lingkungannya).
#ThankstoSeword ????

Setuju dukung banget Mas Alif utk kita menjalani A New Normal ??? ?????
Mulai dari diri sendiri contoh kecil saya, berdamai dengan rasa ragu & parno utk beraktivitas keluar rumah ???? Tapi saya yakin bisa! Kita semua bisa! Ayookk kita semangat lagiii Indonesia bisa! ❤

septian rc:
Terima kasih Seword telah membuat saya lebih cerdas dan kritis.

Will Lim:
Permisi bertanya, tingkat kematian tertinggi sekarang dipegang oleh Amerika Serikat, Inggris barulah kemudian Italia setelah itu disusul oleh Spanyol dan Prancis.
Jadi virusnya / mutasinya beda begitu?

Kemudian mau mengingatkan kakak pembina soal framing busuk ke Menteri Kesehatan yang katanya merespon Corona dengan berdoa.
Ini pernyataan MenKes Terawan tentang Corona :
"Saya sebagai menteri kesehatan hanya mengimbau, mau dibikin horror, heboh, atau tidak, itu tergantung kita semua bagaimana sudut pandang kita memberitakannya," katanya.
Sebelumnya ketika berbicara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/3/2020), Terawan mengungkapkan penyakit yang dialami pasien penderita Covid-19 dapat sembuh dengan sendirinya.
"Harus diingat ini penyakit self limited disease, penyakit yang bisa sembuh sendiri. Sama seperti virus lain," katanya.
Menurut dia, kesembuhan itu memungkinkan jika tubuh seseorang memiliki imunitas yang baik. Oleh karena itu, Terawan selalu mengingatkan kepada semua pihak agar menjaga imunitas tubuh."
Itu per Maret 2020, jauh sebelum kakak pembina buat artikel tentang new normal dan berselang beberapa hari setelah framing busuk kakak pembina sendiri.
Silahkan cek artikel kakak pembina sendiri :
"Hadapi Corona: Menpar Beri Diskon Pesawat, Menkes Berdoa, Menkominfo Sembunyi"

Terima kasih

Opini Tadeus:
Data yang ada tergantung dari banyak faktor... disinilah masih kurangnya pemerintah dalam menyampaikan data yang akurat dan transparan....

Jangan lupa ada golongan tertentu yang pokok salahwi...

yuviandi purbodewanto:
Pernyataan pak Terawan yg menyebut berdoa kalo nggak salah di sekitar pertengahan feb. Saya yg awam saat itu merasa pernyataan pak Terawan ini kok kurang pas sbg seorang menkes RI dlm rangka bersiap dan bertindak mengatasi corona .. sbg warga jadinya berasa kurang pede dg kesiapan pemerintah (saat itu) dlm menghadapi corona. Nggak bermaksud menyepelekan doa, tp lingkup kementerian kesehatan ya pada perencanaan, pendanaan, persiapan, penerapan, koord, pengawasan, evaluasi dll tindak teknis dlm menghadapi serangan corona. Dlm hal ini saya sependapat dg kakak pembina.

Self limited disease yg dinyatakan dg lugas oleh pak Terawan di awal maret (saat itu msh mengundang banyak tanda tanya) ternyata saya membuktikan sendiri di pertengahan april, pernyataan itu BENAR .. saya bahkan nggak ke rmh sakit  sebelum dan sesudah isolasi mandiri (6 hari saya sdh kembali fit).

Kalo ttg mutasi covid .. entahlah.
Pertengahan april saya anggap gelombang-1 buat tubuh saya. Dg tetap memperhatikan aturan, saat ini berasa lebih rileks bila gelombang-2 datang. Saat ini saya beraktifitas ngantor normal.
Dari yg saya ketahui dan rasakan, yg terasa kurang nendang adalah penekanan informasi agar masing² warga (per individu) harus fokus utk menguatkan tubuh, menyembuhkan sakit bawaan (bila ada) dan menguatkan tekad utk sembuh (bila sdh kena).

Opini Tadeus:
Dan sampai sekarang masih banyak yang meragukan terapi plasma konvalesennya dok mo... ??? ?????‍♂️

Roedy Siswanto:
Gpp mas , karena ragu itu juga bisa menjadi motivasi untuk melakukan dengam lebih baik.

piter:
Relaksasi PSBB dengan pendekatan selektif rasanya memang harus dilakukan. Ini artinya kita menjurus kepada "Herd Imunity" Hal ini menjadi sangat wajar, karena virus ini diyakini tidak akan pernah hilang dari muka bumi. Herd imunity akan lebih efektif bila vaksin corona sudah ditemukan, dan semua insan di bumi divaksin. Persoalan besar dari virus corona ini, dia mudah mutasi menjadi strain baru. Sehingga pembuatan vaksin selalu kalah cepat dengan timbulnya strain2 baru dari virus ini. Bila virus ini selalu ada di sekitar kita, tak ada jalan lain kita harus adaptasi keadaan ini. Manusia sebagai mahluk terunggul dapat melakukan adaptasi (walau harus dipaksa). Dengan kebiasaan2 baru yang mengikuti protokol kesehatan, mudah2an kita akan selamat dan mengatasi virus corona. Dan pada tahun2 yang akan datang, infeksi virus ini akan menjadi seperti infeksi virus flu lain. Yang imunitynya baik akan selamat, yang sudah berumur dan berpenyakitan seperti saya tinggal buat jadwal menghadap sang Khalik. Apakah saya menyerah..... tentu tidak.

Barkah Adi:
Mantab walau cuma jadi pembaca dan masih boleh jadi tukang komen.

Iuds:
Cak,saya dari pertama baca tentang terapi plasma konvalesen terutama ttg perjuangan cak Alif agar berita itu nyampe ke Presiden sudah membuat TPK menjadi bagian dari doa harian saya. Klo Tuhan ijinkan, saya siap untuk bagian dari TPK ini. Entah di bagian manapun,saya tergerak....
Terimakasih....
Salam Seword!!!!

D 446 DU:
Harmonisasi kebeningan nurani dan kecerdasan logika menghasilkan opini yang visioner dan revolusioner untuk bertata kehidupan yang lebih baik
???? Seworders

Patrick Jahja:
PSBB Jakarta = lockdown? ??? Mungkin tergantung persepsi masing masing yah mau dibandingin ama lockdown yang dari negara mana huehehe.

Kalo nurut saya sih, PSBB jakarta jauuuuh banget dari lockdown.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Yang Ga Kamu Temukan Di Media Lain Tapi Ada Di Seword yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/media/yang-ga-kamu-temukan-di-media-lain-tapi-ada-di-oxomvYtM5b

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: