You Now Here »

Oposisi Makin Ambyar! Setelah PKS Dan PAN, Kini Giliran Demokrat Diterpa Isu Perpecahan  (Read 217 times - 74 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,084
  • Poin: 23.161
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged




Wiro waras:
Sepertinya gak ada lagi yang namanya oposisi, yang tinggal soposisi
Gak punya kekuatan tapi merasa punya posisi, gelandangan politik..

PKS, PAN n PD pecah -> sesama GARONG ujung2nya saling Menggarong juga..

Barkah Adi:
Enak nyebutnya, gelandangan politik.

Lek~s:
Lagi mendapat adzab karena terlalu berani menyatakan bahwa kepintaran sang cucu sudah melebihi dari kepandaian seorang Presiden....?

Teha Sugiyo:
silakan cakar-cakaran..

M.Y:
namanya apa nih partai pecahannya?
demomangkrak?

Barbarian King:
Ganti nama partainya aja.. jadi PGB --->>> Partai Grup Baper.

Harismandingo:
Wah kasian dong partai yg mengaku opposisi yg terlalu sibuk mencari celah untuk mengkritisi dan menyiyiri pakde Jkw malah terlena gak kober ngurus rumah tangganya sendiri,kata penulis cakar2an sehingga malah kadernya pada mbalelo dan buat partai sendiri."cakar cakaran" bak kucing garong euy !Apa cari muka biar klan mbah ato dari klan kayu bau wangi itu meliriknya ?

HARIARA:
Hmmm....artikel ini mengingatkan saya pada suatu artikel yang lolos dari beredel ORBA. Kutipan dari artikel itu yang tidak pernah saya lupakan adalah, "...suksesi politik di negara-negara Islam jarang berjalan mulus."
Sampai hari ini saya terus mengikuti sejauh mana pernyataan itu benar atau tidak.

Santai Saja:
Saya tidak mengerti detail ttg Syiah dan Sunni. Tp katanya itu terjadi setelah Muhammad meninggal. Jika benar itu ceritanya, maka uraian @Hariara mengenai suksesi politik di negara2 Islam kemungkinan benar adanya.

Orang Islam paling terkenal klaim bhw jalan keluar paling ultimate atas segala masalah di dunia adl melalui Khilafah, sementara itu bangsa2 lain meyakini jalan keluar bhw Ilmu Pengetahuan dan  Teknologi. Jd paham kan kenapa penguasaan teknologi bangsa2 yg beragama Islam tertinggal jauh, walaupun kepandaian person2 yg beragama Islam belum tentu kalah, ttp secara bangsa/negara nyata2 kalah. Tertinggal euforia masa lalu, kejayaan Khilafah. Krn itu Idul Fitri selalu dirayakan sbg Kemenangan, sejatinya untuk menutupi inferiority syndrome dr kekalahan dlm persaingan dg bangsa2 lain/komunitas lain/agama2 lain. Setiap Lebaran selalu menang, tp gak pernah ada kenyataan menang apa.

giri ikhsani:
lha ya gak bakal ngertilah, wong pemahaman makna idul fitri aja kamu nilai secara sembarangan. perayaan idul ftiri paling meriah dan benar terasa makna kemenangan selama ramadhan justru ada di negara kita, yang paham khilafah gak laku di sini. Kemudian kita tahu bahwa paham khilafah dipupuk dengan baik sejak reformasi sampai bapak - besar SBY.

Dudung Kertawijaya:
Anda menggeneralisasi orang Islam secara bodoh. Dalam komentar anda orang Islam adalah mereka yang selalu haus kekuasaan dengan menjual agama. Islam tidaklah seperti yg anda bayangkan. Islam bukan pks, fpi, pea212, hti, isis dll. BUKAN begundal2 ini.
Istilah kemenangan dalam Idul Fitri bukan berdimensi lahiriah, apalagi politis. Kemenangan dalam Idul Fitri adalah kemenangan dalam beribadah puasa, karena sepanjang Ramadhan berlatih mengendalikan hawa nafsu. Kemenangan ini tidak bisa diraih sembarang orang yg puasa. Hanya mukmin yang muttaqinul haq yang mendapat anugerah ini.

Harismandingo:
Menurut saya pemahaman anda itu kurang pas bung.Bahwa distiap akhir ramadhan umat Islam memang selalu saling mengucapkan "kemenangan" itu jangan artikan kemenangan secara fisik dan harafiah,tapi ini daksudkan secara spiritual religi adalah kemenangan melawan hawa nafsu,segala nafsu yg bersifat negatif tentunya dan kedua menang secara mental religi bahwa syaitan,iblis dsb sudah terkalahkan terbukti selama 30 hari umat muslim sukses menyelesaikan puasanya.Jadi itulah kurang lebih yang dimaksud selalu menang itu.Jangan direlevansikan seperti dengan kemenangan secara fisik kita perperang dg musuh.
Maaf ini pemahaman saya lho !

tri:
kemenangan atas hawa nafsu untuk tidak menutup warung ...
kemenangan atas hawa nafsu untuk tidak menghajar tukang becak yg sedang merokok ...
kemenangan atas hawa ...

Opini Tadeus:
Karena bijimanapun oposisi tetap rindu atensi... ??? ?????

Alex R.:
Pasti perbuatan intel Jokowi memecah belah partai oposisi.....

Santai Saja:
Hanya orang bodoh yg bisa dipecah belah oleh orang lain, spt bangsa Arab yg dipecah belah oleh orang2 Barat. Apakah orang Barat lebih pandai dr orang Arab? Belum tentu orang Barat lebih pandai drpd orang Arab, ttp yg pasti orang Arab lebih bodoh drpd orang Barat.

Jika operasi Inteligen Jokowi menjadi alasan perpecahan kubu oposisi, apakah Intel Jokowi lebih pinter drpd partai oposisi? Belum tentu. Yg lebih pasti adl partai Jokowi yg lebih bodoh.

Wkwkwkwkwk, maklum lah, barang siapa terlahir di ranjang emas (lahir disuapin oleh orde baru) bakalan jadi anak manja dan spoiler children

Barkah Adi:
Bisa aja PakBro manasĀ²in orang. Hahaha...

Alex R.:
Biasa tukang kompor....

Parlindungan Panggabean:
Aku pun juga mau bikin partai lho..
Nanti akan saya urus ijinnya ke Kementerian Kehutanan. Doakan aku supaya jangan lupa ngurusnya ya..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Oposisi Makin Ambyar! Setelah PKS Dan PAN, Kini Giliran Demokrat Diterpa Isu Perpecahan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/oposisi-makin-ambyar-setelah-pks-dan-pan-kini-FQe56OMiuh

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: