You Now Here »

Negeri Mabuk Agama: Bahasa Minang Ternyata Beragama Islam  (Read 183 times - 94 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,112
  • Poin: 23.189
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Negeri Mabuk Agama: Bahasa Minang Ternyata Beragama Islam
« on: June 05, 2020, 12:02:04 PM »




EastMan:
Yg klaim islam adalah agama damai?
Yg ngajarin agamamu adalah agamamu; agamaku adalah agamaku?
Heloooooooo......... wkwkwkkkkk

Cahkene:
Jargon belaka itu

Teddy rukmantara:
Kenapa sih diributkan, terjemahan Injil ke bahasa minang kan untuk konsumsi umat Nasrani, apa merugikan dan apa yg ditakutkan kaum muslim ? Ingat : Lakum diinukum wa liya diin

Ayat1403:
Betul banget ... Apakah dgn adanya kitab injil yg berbahasa minang akan melunturkan keimanan org minang yg beragama islam ??? atau merusak budaya minang ???.

Itu manusia hrs banyk lagi belajar agamanya dgn benar.

Cahkene:
Mungkin khawatir krestenisasi terselubung

Cahkene:
Nasrani beda dengan Kristen

Dewa Rengkong:
itu sebutan aja Cah, Kristen karena pengikut Kristus, Nasrani karena Yesus berdomisili di Nazaret ... kalo tulisannya ya beda .... wkwkwkwkwkwk

Cahkene:
Beda... Dalam tulisan Epiphanius... Kristen itu Khristianos/Masihiyin atau pengikut Kristus, sedang Nasrani itu bidat

Raymond Ambarita:
Bagi Orang Padang,
Makan Menu Hewan ???? Babi ,HARAM Sekalipun Peliharaan Industri..

Anehnya
Makan Menu Hewan Biawak ???? KadaL Gurun, HALAL..
Makan ???? ULAR Halal.
Makan Belut HALAL..

Cahkene:
Kenapa harus babi? Apa memang tertulis haram makan babi? Ini tapi loh ya, hehe,, vaksin haji itu dari babi

Sean:
Masih kurang satu....Makan Duit Negara tidak Haram alias Halal....memang standar ganda yg tdk tau malu

Irwan Hung:
Dengan beragama seharusnya kualitas bhatin semakain meningkat. Dan tidak mengkotak-kotakan antara yang satu dengan yang lain, karena agama hanya identitas di bumi. Semoga kaum yang mengaku beragama semakin bermurah hati dan semakin meningkat kualitas bhatinnya, sehingga menjadi pembawa damai dan toleransi bagi sesama.

harriz salim:
Jadi pengen tahu , baru tau ada Alkitab dlm Bahasa Minang...gubernurnya yg promosikan sehingga banyak yg buka

Brian:
Inilah akibat doktrinasi pemahaman/ideologi yg memandang kelompok lain & ajaran lain sebagai musuh dan harus ditundukkan.

Inilah akibat dari pendekatan lembut, sikap mengalah, pembiaran dan pemakluman thd pemahaman/ideologi tsb selama bertahun-tahun. Terbukti tidak mampu membuahkan hasil yang positif sedikitpun. Padahal pemahaman/ideologi beserta oknum pelakunya kurang lebih ya itu-itu saja.

Untuk pemerintah & penegak hukum, sampai kapan mau terus bersikap diam seperti ini?

paijo andong:
ternyata bahasa minang lebih suci dari bahasa arab... orang arab aja nggak protes injil dalam bahasa arab, tapi orang minang? ???? susahnya otak diajak maju kalo masih terkungkung dipersoalan teologi.

Jesse Sihombing:
Gile bener ya gubernur Sumbar ini.
Kalau gak mau baca, jangan di download, gitu aja kok repor

Rachelia Sihite:
Justru semakin dilarang semakin dilirik karena penasaran, biasanya orang Indonesia itu kebanyakan begitu, kalau dibiarkan malah gak kenapa2, tapi kalau dilarang jangan dibaca atau dihapus, sebelum dihapus udah pada di download dulu untuk dibaca-baca oleh mereka.


Mungkin ini cara Tuhan untuk memberitakan Firman Nya :


“Lalu Ia berkata kepada mereka: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk. Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan,tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka, mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."


 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah. Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.”


(Markus 16:15-20)

Nyoman Mawa:
Promosi gratis.

Santai Saja:
Ayat ini lah sumber malapetaka dunia. Seolah2 Tuhan telp dan memberikan perintah untuk memberitakan Injil ke seluruh dunia, lalu diberikan klaim bhw akan ada hukuman bagi yg tidak percaya.

Jika Pantekosta itu benar2 perintah untuk memberitakan Injil, dan terjadi beberapa puluh hari setelah Yesus mati di Kayu Salib. Coba cek fakta bahwa Injil itu dituliskan berabad2 setelah kematian Yesus. Jd pada hari Pantekosta pertama itu, Injil yg mana yg akan disebarkan?

Menurut pendapat saya, hari Pantekosta pertama itu terjadi ketika murid2 Yesus kocar kacir krn dikejar oleh tentara Romawi. Menyelamatkan diri ke Mesir menjadi Kristen Koptik dan ke daerah2 lain dan menjadi Agama Kristen pertama.

Sementara Katholik Roma, ajaran itu dibawa oleh tentara Romawi yg kemudian membentuk struktur Gereja Katholik Roma, dan organisasi Gereja Katholik Roma sangatlah mirip dg organisasi militer, ya tentu saja krn yg membentuk Gereja Katholik Roma adalah Tentara Romawi (bisa saja Jenderal saat itu).

Sejarah selalu ditulis oleh pemenang. Kitab Injil adl bagian dr "sejarah" itu, krn Kitab Perjanjian Baru isinya adl "Sejarah kehidupan Yesus". Bagi saya, sah2 saja peristiwa kocar kacir nya pengikut Yesus saat itu oleh gereja dimodifikasi menjadi Pantekosta yg diyakini umat Kristen saat ini. Itu dimodifikasi untuk "memenuhi" harapan pengikutnya.

Santai Saja:
Dan ajaran Agama Islam serta Agama Kristen sama saja, di awal2 nya seolah2 Tuhan memberi pembelaan kepada Umat nya. Kedua ajaran agama itu tidak pernah memberikan sudut pandang bhw Orang Romawi / Orang Mesir adl ciptaan Tuhan, atau orang Kafir adl Ciptaan Tuhan.

Di Kristen di sebut Orang Mesir yg mengejar Orang Israel dihancurkan Tuhan di Laut Merah, Jenderal Romawi yg mengejar murid Yesus dibuat buta. Di Islam dibilang bhw musuh2 Nabi Muhammad dibinasakan ktk perang Badar. Islam mengikuti alur pikir Injil yg seolah2 Tuhan akan membela umatnya.

Kedua paham ini diberitakan terus menerus sampai hari ini. Pdhl saat ini masih milyaran orang yg tidak beragama Kristen ataupun Islam, dan faktanya orang2 ini hidupnya baik2saja. Tidak dihukum spt ajaran Kristen maupun menjadi kafir tidak juga hidupnya sengsara.

Jika sbg agama adl bersifat mutlak krn berasal dr Tuhan, shg yg tidak beragama akan hidup sengsara di dunia. Rasanya doktrin itu sdh dipatahkan oleh kehidupan sehari2 saat ini.

Santai Saja:
Di Bali banyak sekali dukun2 yg bekerja mengobati orang sakit. Dan itu kenyataan sehari2 di Bali, demikian pula di tempat2 lain di dunia. Banyak teman2 saya pergi ke Bali untuk berobat, yg beragama Katholik, Islam, Budha sdh, ttp yg beragama Kristen tidak mau berobat ke dukun di Bali.

Teman yg Kristen selalu bilang bhw Dukun2 di Bali menggunakan kekuatan kegelapan. Sementara itu Injil menceritakan ttg kehidupan Yesus. Apa kegiatan Yesus saat itu:
1. Berkhotbah
2. Menyembuhkan orang sakit
3. Mengusir roh jahat dr tubuh seseorang.
Jadi Injil menceritakan secara sah bhw Yesus adl seorang Dukun, dan itu diakui oleh Iniil.

Pekerjaan Dukun2 di Bali adl sesuatu yg dilakukan Yesus. Dan saat Yesus hidup, dia tidak beragama apa2. Bisa jadi dia beragama Yahudi kuno. Apakah logika ini bisa dipahami?

Ivonne:
"...Injil itu dituliskan berabad2 setelah kematian Yesus. Jd pada hari Pantekosta pertama itu, Injil yg mana yg akan disebarkan?..."
Injil = Kitab. wkwkwkwk. humor pagi ini...

Santai Saja:
Lebih lucu lagi sth logika ini dipakai, akan menjelaskan kenapa Murid2 Yesus menyebarkan ke segala penjuru dunia, ttp tidak menyebarkan ke orang Yahudi sendiri.

Tanpa Injil sbg kitab (baca: buku), maka pengikut Yesus yg tercerai berai akan menyebarkan nya asal2an tergantung persepsi masing2. Jika yg disebarkan oleh pengikut Yesus saat itu adl pemahaman Yesus atas agama Yahudi, maka yg disebarkan adl Agama Yahudi versi Yesus. Maka dari itu ajaran itu tidak diterima di orang Yahudi konservatif. Sama persis ketika Muhammad diusir dr Mekah, itu krn Muhammad mengajarkan agama Kristen versi dia sendiri, lari ke Madinah lalu menyusun pasukan untuk menundukkan Mekah. Kira2 demikian membaca kejadian real saat itu. Yg tentu saja semua kejadian faktual saat agama2 itu dibentuk, semuanya akan dimodifikasi dlm bungkus religious, untuk memenuhi "harapan" pengikut nya, demi "kepentingan" agama nya

Santai Saja:
Bahkan agama yg hanya punya 1 kitab pun ditafsirkan berbeda2.

Pantekosta saat itu faktanya hanyalah peristiwa ketika pengikut Yesus cerai berai dikejar oleh Tentara Romawi. Tidak lebih tidak kurang

Dewa Rengkong:
aduh bang santai aja, mending kamu ga usah berceloteh klo ga ngerti yang benar, jangan komentarmu jadi bahan olokan lain yah.. apapun agamamu jalankan saja, ga usah komentar soal agama kalo ilmu yang ke situ itu ga ada, malah nunjukin kualitas sampeyan itu kayak apa... tolong ya bang Santai aja please.. pelajari dulu apa yang akan kamu komen di medsos yang benar...

Santai Saja:
Yg penting saya memiliki pendapat sendiri bukan mengikuti pendapat orang lain walaupun itu seorang ulama sekalipun, pastor sekalipun. Apalagi mengikuti pendapat orang banyak yg belum tentu benar.

Dewa Rengkong:
yah saya sekedar mengingatkan saja Bang, pendapat sendiri tanpa referensi, alias keluar dari pemikiran pemikiran sendiri yang liar itu malah buat dirimu ga bener, seorang ulama dan pastor (ini yang bener ya) pastilah sudah dibekali ilmu  tentang agamanya masing-masing, yang anda omongkan itu sudah menjurus ke pelajaran agama / histori agama .. yang saya tanya ke abang santai, dapat referensi dari mana atas semua yang diomongkan itu diatas .. kasih saya link nya ... agar clear semua ...

Santai Saja:
Pastor dan ulama dibekali ilmu agama, gak salah. Ttp apakah mereka dibekali ilmu ttg Tuhan?

Santai Saja:
Boleh saya bertanya: Yesus dulu dapat referensi dr mana ketika mengajarkan apa yg dia ajarkan saat itu?
Apakah sebuah pemikiran haruslah diajarkan oleh orang lain? Apalagi pemikiran ttg Tuhan, sejatinya murni dr pemikiran diri sendiri tanpa campur tangan orang lain. Krn komunikasi antara Tuhan dan Manusia sangatlah personal. Tidak bisa seseorang klaim bhw dia mengkomunikasikan kemauan Tuhan melalui dia sendiri, lalu klaim menjadi Nabi

Santai Saja:
Ulama maupun pastor belum tentu benar. Saya belum tentu benar. Ttp saya pun belum tentu salah

TUgiyo:
Omong adat minang warisan dari garis matrilineal atau patrilineal ?
Orang jaman sdh maju otak masih ngikuti kaum padri (bisa dibilang kaya isis di jamannya). Yg bikin pecah perang antara kaum adat dan kaum kadrun jaman itu.

Nawadi Zheng:
Semakin mabuk semakin bodoh, jadi gampang dikadalin! Yg tukang kadalin semakin berkuasa dan kaya. Banyak contohnya. Pembodohan sistematik !!

Barkah Adi:
Ngakak guling² kalau bener gubernur kaya gitu. Bangke koplak.

Paijo:
paling koplak adalah yg milih itu gubernur Bang,  ada pulak yg milih tuh orang. Bangke Koplak

Barkah Adi:
Bener banget. Hahaha...

Alex R.:
Injil dalam bahasa Arab juga harus dilarang....

Papi Rafael Sirait:
.. kalau itu ga bisa dilarang, karena Injil bahasa Arab sudah ratusan tahun duluan

Alex R.:
Maksudnya di Indonesia yang harus dilarang karena bisa menyesatkan umat....

Cahkene:
Kalau Alkitab bahasa Arab dilarang di Indonesia tambah ketahuan keblingernya dong

Bossi Thian:
???kasian dong orang kristen koptik yang ada di tim teng.
????

Brian:
Wah justru kelompok2 tertentu akan makin seneng kalau "ide" ini terlaksana.

Kesempatan untuk promosi kitab yang lain

Wanda Bagus Sebastian:
Bener-bener gak disangka. Masak Sumatra Barat lebih kacau daripada Aceh yang mayoritasnya Islam tapi bahasanya untuk diterjemahkan di Alkitab boleh ????

DC:
Apa kabar dengan keturunan Aceh, Minang dan lainnya yang sudah pindah agama, bahkan ada yang menjadi ateis dan tinggal di luar negeri? Halo? Apakah mereka bukan lagi Aceh, Minang dan lainnya? Apakah tidak lelah dengan politik identitas?

firman proindo:
Budaya Minangkabau bukan berasal dari Islam tapi murni budaya Indonesia

Turbocharged:
Mana implementasi Rahmat Il Alamin nya

oloan sitanggang:
Saya bangga dng Gub ini. Dulu Saulus juga begitu....kejam sama umat Kristus...eh..malah dia dipakai Kristus utk menyebarkan dan memuliakan nama Kristus Yesus ke seluruh dunia. Maaf manusia, klo Roh Tuhan yg bekerja, apakah ada manusia yg sanggup utk menghambat keinginan Tuhan Allah. Imppossible. Jadi...ndak usah ribut....kita saling mengasihi saja. Toh 100 tahun lagi kita ndak tau ada dimana lagi.....ha....ha..

bambang:
Kalau di Malaysia, status "Melayu" dalam kewarganegaraan itu mutlak harus beragama Islam. Mungkin terkesan aneh, tapi wajar di sana.

Santai Saja:
Minang dan Melayu memang sama, kalau bukan Islam berarti bukan Melayu ataupun bukan Minang

Anwar bunawar:
Injil ada apanya ya  ..kok begitu ditakuti

silabo hatung:
.. ketegaan sistem kapitalis tanpa perasaan kasihan wajib menghabisi sang kompetitor yang terlihat kolaps memang menjadi tak terlalu salah sebab disini berlaku mirip dalam pertempuran. menembak atau ditembak .. bagi sistem kemanusiaan yang bertalian dengan hidup mati yang sesungguhnya gunakan lah rasa belas kasihan. artinya lebih dari sepuluh rasa kasih. pada istilah lain dikatakan berbela rasa .. kegelisahan dan kegalauan serta kepiluan umat atas konstelasi yang ada, dimana selama puluhan abad tertutup rapat apa yang sesungguhnya terjadi disana, kini terkuak oleh kemajuan gila gilaan teknologi !! bisa diduga dapat menimbulkan eskalasi perpecahan besar antar manusia, lebih dari sekadar ekses covid 19 yang mampu merubah segalanya .... rasa gengsi, kecewa, malu, marah, geram, murka, sampai pada mengamuk sengamuk ngamuknya .. seperti yang diperlihatkan keresahan seorang gubernur .... pasti selalu ada perdebatan pro dan kontra. kemungkinan loncat kapal, atau bahkan melakukan huru hara besar besaran lintas benua ... selain itu, juga banyak yang pasrah saja. tetap melanjutkan hidup berlayar bersama kapal kepercayaannya yang telah diyakini turun temurun .. untuk tiba di pelabuhan terakhirnya .... maka, dalam menghadapi fenomena peristiwa yang amat sangat besar ini, yang pasti berhubungan dengan keberakhiran sejarah dunia .. idealnya (atau eloknya) bagi yang merasa mantaf telah berada di kapal yang benar, bersikaplah bijaksana ! .. ingat, ya pernyataan tuhan asli akan tetap selalu mengasihi semua bangsa dan suku bangsa dimana pun. termasuk suku minang, dan tak menginginkan seorang pun binasa .. perkara orang per orang menolak bahkan membencinya menjadi tanggung jawab dan risiko masing masing ..

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Negeri Mabuk Agama: Bahasa Minang Ternyata Beragama Islam yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/politik/negeri-mabuk-agama-bahasa-minang-ternyata-VcOq6oPDCm

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: