You Now Here »

Aku ‘ditampar’ Tuhan  (Read 156 times - 112 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,112
  • Poin: 23.189
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Aku ‘ditampar’ Tuhan
« on: June 09, 2020, 08:22:12 AM »




Rosita:
Saya Muslim. Pengalaman masbro juga bisa  menjadi refleksi.

Ariati:
Selamat berefleksi.
Kita kan sama2 manusia yg penuh dosa.
Semoga makin menjadi Muslim yg sejati.

Mas B:
Terima kasih atas sharingnya. Kalo pas ke Srby, sy meluangkan waktu saat pagi hari utk ke GK (lupa namanya) yg lokasinya tidak jauh dr stasiun Gubeng, hitung-2 sambil jalan sehat .. :)

Anton Satya:
Gereja Kristus Raja?

Mas B:
oh ya, anda benar .. :)

Ariati:
Wah, selamat masih bisa berkunjung ke Surabaya.
Sudah bertahun-tahun saya tidak berkunjung ke Surabaya.

Dulu Gereja paroki Saya bukan di HKY, tp sy sangat nyaman ke HKY, meski lebih jauh.

Mas B:
wah mbak , itu pengalaman sy sewaktu sebelum covid-19 lho ...
hehe

Mas B:
Jk membagikan link video dari utube, ternyata dihapus oleh tim seword ya .. hehe

Khaterine Jessica Sihotang:
kenapa ceritanya di dua kalikan?

Dua kemudian, saya mengikuti Misa Pemberkatan Minyak Krisma di Katedral Hati Kudus Yesus. Awalnya semuanya berjalan biasa saja, seperti misa-misa pada umumnya, sampai tiba saat homili. (Alm) Bapak Uskup Mgr. Yohanes Hadiwikarta mengawali homili dengan meminta maaf atas nama pribadi dan atas nama para romo yang lain, bila ada sikap, tindakan para romo yang kurang berkenan di hati umat. “Bagaimanapun kami para imam juga manusia yang tidak luput dari kesalahan”, begitu kata (Alm) Mgr. Hadi, “Hanya, apabila romonya yang salah, ya jangan Yesus yang jadi korban!. Tidak suka dengan romonya, kemudian tidak mau menerima komuni dari romo tsb. Yesus-nya tidak salah, malah ditolak gara-gara romonya yang salah bertindak!” Kata-kata (Alm) Mgr. Hadi itu serasa tamparan tangan Tuhan yang tepat mengenai muka saya, karena itu mengingatkan saya pada tindakan salah yang saya lakukan dua hari sebelumnya. ‘Tamparan’ itu tidak menyakitkan, tapi sangat mengagetkan hati saya, sampai sepertinya lidah saya menjadi kelu. Dalam hati saya berkecamuk berbagai perasaan : kaget, malu, menyesal; tetapi sekaligus juga geli karena menyadari cara Yesus menegur saya yang begitu tepat, seolah-olah ‘tembakan’-Nya tepat mengenai sasaran, yaitu hati saya. Meskipun saya mendengar semua itu dari mulut (Alm) Mgr. Hadi, tetapi saat itu saya merasa bahwa Yesus-lah yang telah berbicara dalam hati … bergema memenuhi hati saya.

Dua kemudian, saya mengikuti Misa Pemberkatan Minyak Krisma di Katedral Hati Kudus Yesus. Awalnya semuanya berjalan biasa saja, seperti misa-misa pada umumnya, sampai tiba saat homili. (Alm) Bapak Uskup Mgr. Yohanes Hadiwikarta mengawali homili dengan meminta maaf atas nama pribadi dan atas nama para romo yang lain, bila ada sikap, tindakan para romo yang kurang berkenan di hati umat. “Bagaimanapun kami para imam juga manusia yang tidak luput dari kesalahan”, begitu kata (Alm) Mgr. Hadi, “Hanya, apabila romonya yang salah, ya jangan Yesus yang jadi korban!. Tidak suka dengan romonya, kemudian tidak mau menerima komuni dari romo tsb. Yesus-nya tidak salah, malah ditolak gara-gara romonya yang salah bertindak!” Kata-kata (Alm) Mgr. Hadi itu serasa tamparan tangan Tuhan yang tepat mengenai muka saya, karena itu mengingatkan saya pada tindakan salah yang saya lakukan dua hari sebelumnya. ‘Tamparan’ itu tidak menyakitkan, tapi sangat mengagetkan hati saya, sampai sepertinya lidah saya menjadi kelu. Dalam hati saya berkecamuk berbagai perasaan : kaget, malu, menyesal; tetapi sekaligus juga geli karena menyadari cara Yesus menegur saya yang begitu tepat, seolah-olah ‘tembakan’-Nya tepat mengenai sasaran, yaitu hati saya. Meskipun saya mendengar semua itu dari mulut (Alm) Mgr. Hadi, tetapi saat itu saya merasa bahwa Yesus-lah yang telah berbicara dalam hati … bergema memenuhi hati saya.

Ariati:
Duh, ada duplikasi alinea juga.

Terima kasih banyak untuk koreksinya. Saya edit segera.

Ariati:
Maaf, seharusnya dua HARI kemudian ... dst.

FAUZi:
Luar Biasa..................................

Luar biasa bagaimana pelajaran agama yamg diterima sejak kecil walau hanya  ilusi bisa tertanam dala alam bawah sadar sedemikian kuatnya

Mas B:
Selamat menempuh jalan yg berliku, karena hidup adalah pilihan, sob. Mungkinkah anda belajar ilmu yg diwariskan oleh orang-2 Saduki ?

ILusi ? anda benar-2 tidak tahu apa yg anda katakan. Lihat di KBBI, apa arti kata ILusi ?

Yesus Kristus lahir, wafat di Salib dan bangkit pada hari ke-3 itu dicatat sejarah, ada kesaksiannya sob. Dan bahkan yg mencatat adalah sejarahwan yg salah satunya bukan orang Kristen.

Keyakinan Iman Kristiani itu adalah Keyakinan Theologis yg dikonfirmasi fakta sejarah.

Selamat belajar lagi, mumpung belum terlambat, sob.

"TIMELINE adalah KUNCI."

FAUZi:
Bukan hanay Kristen .. yang lain juga sama... semua hanya "KATANYA"

kata kitab anu dan anu...

bukti otentik yang bisa dilihat dan dibuktikan tak ada

Satu contoh kecil sajalah :

Mana artefak bahtera nabi nuh (kalau memang benar pernah ada ?, suka lihat nat geo/animal planet / ada ratusan ribu / jutaan binatang trs dibawa sepasang2 ?... c'mon.. make up you mind...

Loh batu Musa... masa udah cape2 dapat terus dihancurkan.. ? itu hanya pandainya si pengarang supaya tidak bisa dimintakan bukti...

Lebih rumit ?

Manusia > hidup > mati >> Roh

lalu masuk neraka / surga..

Nah bentuk roh saja tak ada pembuktian... kalau mengikuti imajinasi pelukis sih ya tetap seperti waktu hidup.. tapi faktanya mana ?

Masuk neraka >> disiksa >> sakit dll >> lah indra perasa dan otak nya saja sudah jadi tanah dimakan cacing atau jadi abu di kremasi, mau merasa sakit gimana

Masuk surga >> senang dll>> sama saja... apa yang dipakai tolok ukur secara fisik sudah tak ada ...

Maka benar kata sigmund freud.. itu semua ilusi .. yang dijejalkan dalam alam bawah sadar kita ... dan tujuannya ??? >>> BISNIS

(coba kalau seluruh umat dan jemaat atau apalah sebutannya sedunia berhenti memberikan sumbangan/donasi/persembahan/zakat/perpuluhan atau apalah sebutannya) ingin tahu bertapa lama agama bertahan

Disitu juga yang bikin meragukan 'katanya' Tuhan Maha Kuasa.. tapi manusia juga yang harus rogoh kocek... Tuhan dong yang membuatkan uang untuk agama dan rumah ibdadah dan menggaji pihak pihak yang membantunya, masa nggak bisa ?

Ariati:
Anda ini ngomong ttg apa?

Kasihan sekali, komentar anda menunjukkan bahwa bahwa anda bak seorang buta yg membahas bahwa warna hijau itu sebuah ilusi.

Benar itu ilusi bagi org buta, tapi nyata bagi yang TIDAK buta.

FAUZi:
Dan tidak bisa membuktikannya ... hanya wajib harus percaya, entah sebenarnya dibohongi atau tidak  oleh pengarang2nya

Ariati:
Kasihan ada orang buta yg ngoceh bahwa warna itu hny ilusi ... Dia sdg membodohi diri sendiri dg mencela sesuatu kemampuan yg tak dimilikinya.

FAUZi:
kasihan, saking kuatnya alam bawah sadar nya dipengaruhi... warna itu otentik.. bisa di ketahui dan faktual, juga ada kajian ilmiahnya...




analogi untuk membuatku terpengaruh sama sekali tak masuk... , yang kutanya pembuktian otentik.. bukan kitab kitab karangan story teller yang wajib dipercaya tanpa bukti...




kalau terdesak lalu keluar jurus dogma, EENS,




Seperti dogma trinitas yang didasarkan Konsili Konstantinopel 1155: DS 421




jadi wajib dipercaya ?

seperti kutipan ini

* Dia memiliki [kuasa Ilahi] omniscience (ie. Maha Tahu) dan mewahyukan kepada Gereja misteri-misteri yang hanya diketahui Allah (I Korintus 2:10);

* Adalah Dia yang mendistribusikan kharismata (ie. karunia-karunia) (1 Kor., 12:11);

* Dia adalah pemberi kehidupan supernatural (2 Kor., 3: 8);

* Dia bersemayan dalam Gereja dan dalam jiwa-jiwa individu manusia, sebagai kuilNya (Roma 8:9-11; 1 Korintus 3:16, 6:19).

* Karya pembenaran dan pengudusan di atributkan kepadaNya (1 Kor., 6:11; Rom., 15:16), sama seperti bagaimana operasi yang sama tersebut (ie.  pembenaran dan pengudusan) di atributkan kepada Kristus (I Kor., 1:2;  Gal., 2:17).


semua kan "kata kitab anu dan anu........

Fakta otentiknya ??? walahhu a'lam

kutipan kusesuaikan dengan keyakina si mbak yang marah marah he he

kalau keyakinannya lain ya pasti kutipannya lain

SolaSido 5671:
.. dan akan ngkau temui bukti, dengan cahaya-hati mu yg ngkau telah padamkan.. bgmana akan ngkau nyalakan lagi.. bilamana jiwa-mu sirna, berpisah ruh dari jasad..

Ariati:
Eh, ada satu lagi org buta yg ngoceh ttg warna.

SolaSido 5671:
.. xixi mampu bedakan warna dan berbagai ragam corak wujud, tidaklah disebut buta.. tidak melihat itulah yg buta.. xixixi..

FAUZi:
Itulah maka kukatakan ilusi ............

Pembuktian setelah tidak bisa membuktikan... ,

Ariati:
Warna hijau itu jelas ilusi bagi org buta, tapi nyata bagi orang TIDAK BUTA.

SILAKAN NGOCEH SAJA SEPUASMU.

FAUZi:
nanya pembuktian tidak boleh kah ?

bagaimana harus percaya kalau tak ada bukti ?

yang bisa dijelaskan logika sajalah...

ilustrasi para pelukis selalu keadaan neraka / surga, bentuk orang2nya sama dengan semasa hidup, padahal jazadnya sudah mati/jadi kerangka/dikremasi dll...

nah bentuk sebenarnya dari roh itu bagimana ?, indra dan syaraf perasanya bagaimana ? kok bisa merasakan siksaan dll.. (katanya)

jawaban yang masuk secara logikanya bagaimana ? (jangan menurut kitab anu dan anu ya... tapi bukrti otentik yang bisa dipertanggung jawabkan)

Karena agama itu sejatinya hanyalah bisnis, sumber peperangan, sumber pertikaian dan pembenaran untuk saling membunuh kok

Ariati:
Lho ... tetaplah saja spt ini : gak percaya. Gak ada yg peduli koq dg anda koq

FAUZi:
jawaban standart orang yang tidak bisa menjawab dengan logika, karena sduah kena brainwash sejak kecil.............. kasihan

Ariati:
Kasihanilah dirimu yang buta itu. Mengapa mengasihani org lain yg melek.

KAMU YG TERBRAINWASH smp BUTA.

FAUZi:
ditanya bentuk roh itu seperti apa saja ga bisa jawab kok ...

ditanya artefak perahu nabi nuh (kalau ada) ga bisa jawab
ditanya 'loh batu' yang "katanya" didapat musa kok malah dirusak sendiri dengan alasan bla bla (padahal hanya menghilangkan agar tak perlu kasih bukti)

dan masih banyak lagi baik di perjanjian baru atau lama yang hanya imaginasi pengarangnya belaka .........

jadi siapa yang di brainwash (tanpa bukti tapi percaya)

eh............ tahukah kalau 10 perintah allah adalah cuplikan hukum hamurabbi jaman babylonia ? jauh lebih tyua dari jaman Musa dan artefaknya ada sampai sekarang ?

sungguh aku kasihan pada dirimu

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Aku ‘ditampar’ Tuhan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/spiritual/aku-ditampar-tuhan-YLYY6yU2es

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: