You Now Here »

Beragama Tanpa Akal, Lagu Anak Dikafirkan  (Read 219 times - 127 votes) 

must_know

  • More Share Forum Topic
  • [MS] kepala suku
  • ******
  • must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!must_know sangat terkenal!
  • Rep Power: 6
  • Join: March 15, 2013
  • Posts: 23,415
  • Poin: 23.492
  • About me: Segera Lapor Momod Jika Konten bermasalah!
  • IP member tracker Logged
Beragama Tanpa Akal, Lagu Anak Dikafirkan
« on: June 13, 2020, 08:26:31 AM »




Maanaa Taahaan:
inilah akibatnya jika semua diidentikkan dgn agama
bahasa identik dgn agama (trend: bahasa minang dan arab identik dgn islam)

pohon diidentikkan dgn agama (cemara=kristen, korma=islam)
artinya : pegunungan adalah milik kristen karena banyak cemara. haram bagi orang islam pergi ke gunung

warna ijo diidentikkan dgn islam makanya lagu balonku diharamkan karena yg meletus adalah warna ijo, dianggap warna ijo (baca: islam) yg bikin hati kacau

ilmu agamanya sangat dangkal makanya dia ambil tema receh dan yg paling gampang adalah menghalal-haramkan dan mengkafirkan segala sesuatu ... sama seperti si ustad zonkmad

Budi Armansyah:
Pola pikir kaum bigot/radikal kan emang gitu. Anak itu bagi mereka hanyalah objek doktrinasi. Segala sesuatunya dalam hidup ini bagi mereka hanya soal pemujaan dan kebencian. Jadi mereka pikir semua orang/pihak sama seperti mereka.
Jelas-jelas lagu ini dibuat hanya untuk menghibur anak-anak.
Dasar goblok

Oen:
Balonku ada lima , rupa rupa rasanya , melon strawberry pisang , merah muda dan hitam , meletus balon merah croot , hatiku sangat senang , wuahahaaaaaaa

Maanaa Taahaan:
warna darah perawan makanya halal bin harum yaa

Zeffanya N Zeevanka:
Sedih dgrnya....makin milenial makin bodo2  penjabarannya! Lebih milih anak2 nyanyi entah APA yg merasukiku.... ???? cemara ga ada hub dgn Kristen! Byk Hutan cemara di Indonesia

Oen:
Naik naik ke Puncak Cipanas
Enak enak sekali
Atas bawah ajib ajib rindang sekali
Ohhh ahhhh uuuhhhh. enak enak sekali
Lagu wajib wisatawan Arab di Puncak wuahahaaaaaaa

Cahkene:
Wkwk... Itu lagu jaman kecil n untuk hiburan, dipermasalahkan jaman sekarang. Anak2 kecil yang dulu/sekarang menyanyikan lagu itu loh yo gak kacau hatinya karna balon meletus. Hahaha

Onta Punuk dua:
ga nyambung tp dipaksakan cocok
cocokmology

Jesse Sihombing:
Gile ya, berarti siapa nyanyi balonku, penistaan donk, ayo di demo sampai 7 juta umat di monas

Zombie dongook:
Naik naik ke puncak nyari gunung kembar...... Kaleeeeeeee

Muhammad Triswedi Susilo:
Jadi kalau ada lyrik lagu " hatiku hancur mengenang dikau" berarti menghancurkan Islam, apa begitu?

Menurut hemat saya segala sesuatu yang ada kaitannya dengan hati adalah jika seseorang sakit hati, hati kecewa, hati susah dlsb. Menunjukkan bahwa seseorang itu tidak menggunakan hati, sehingga hatinya sakit , hatinya kecewa

Tentang seseorang yang mempelajari agama siapapun orang itu adalah bukan teorinya yang disampaikan. Tetapi sampai sejauh mana seseorang itu mempraktekkannya sendiri, untuk dirinya sendiri dan bukan untuk orang lain. Terlebih jika teorinya di copas dan disampaikan pada orang lain. Terkecuali segala sesuatu yang sifatnya adalah ilmu. Adapun agama itu sifatnya adalah Rasa, jadi untuk dirasakan sendiri dan dibuktikan sampai menyaksikan apa yang telah didapatkan dari hasil dirinya MEMELUK agama dan bukan MEMPELAJARI Agama.

*------------NOTE:
Demikian Kumpulan nyinyiran netizen terkait artikel Beragama Tanpa Akal, Lagu Anak Dikafirkan yang dituangkan dalam bentuk Komentar. Semua komentar diatas bukanlah rekayasa dan memang benar apa adanya hasil cuitan keluh kesah yang kita kutip dari sumber resminya. Kami tidak bertanggung jawab atas isi komentar tersebut! Hanya sekedar memberi informasi yang sedang viral diperbincangkan! jika ingin membaca dan ingin mengetahui sumber resmi berita aslinya, silakan langsung ke sumber resminya. Terimakasih.


Code: (Sumber Resmi) [Select]
https://seword.com/umum/beragama-tanpa-akal-lagu-anak-dikafirkan-Ks3HXLyQTa

:beer: :beer: :beer:


View Mobile Web Short URL: